Bahlil Sebut Mandatori B40 Bikin Keuangan Negara Tokcer, Mau Setop Impor Solar di 2026

Mohammad Fadil Djailani, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Jum'at, 09 Januari 2026 | 11:17 WIB
Bahlil Sebut Mandatori B40 Bikin Keuangan Negara Tokcer, Mau Setop Impor Solar di 2026
Petugas menunjukkan sampel bahan bakar minyak (BBM) B-20, B-30, dan B-100 di Jakarta, Selasa (26/2/2019). Foto: Antara/Aprillio Akbar.
baca 10 detik
  • Mandatori B40 hemat devisa Rp130,21 T; impor solar turun dari 8,3 juta ke 5 juta ton.
  • Konsumsi biodiesel 2025 capai 14,2 juta kL, melampaui target IKU hingga 105,2 persen.
  • Bahlil optimis setop impor solar di 2026 lewat B50 dan operasional Kilang Balikpapan.

Suara.com - Kebijakan mandatori biodiesel B40 (campuran 40% minyak sawit dan 60% solar) terbukti ampuh memperkuat ketahanan energi nasional. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaporkan bahwa sepanjang tahun 2025, implementasi program ini berhasil menghemat devisa negara hingga Rp130,21 triliun.

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, mengungkapkan bahwa pemberlakuan B40 telah menekan angka ketergantungan impor solar secara signifikan. Data menunjukkan penurunan drastis volume impor bahan bakar tersebut dalam dua tahun terakhir.

"Saya bersyukur bahwa impor solar kita di tahun 2024 itu masih kurang lebih sekitar 8,3 juta ton. Kemudian impor kita di tahun 2025 turun menjadi kurang lebih 5 juta ton," ujar Bahlil dalam konferensi pers capaian kinerja Kementerian ESDM tahun 2025 di Jakarta, Jumat (9/1/2026).

Berdasarkan data kementerian, konsumsi biodiesel domestik sepanjang 2025 mencapai 14,2 juta kilo liter (kL). Angka ini melampaui target Indikator Kinerja Utama (IKU) yang ditetapkan sebesar 13,5 juta kL, atau setara dengan capaian 105,2 persen.

Selain penghematan devisa yang fantastis, program B40 juga memberikan dampak positif bagi lingkungan dan hilirisasi industri sawit.

Berkaca pada kesuksesan tersebut, Bahlil optimis Indonesia akan benar-benar menghentikan impor solar pada tahun 2026. Strategi utama yang disiapkan adalah peningkatan mandatori menjadi B50 pada semester II 2026.

Kemandirian energi ini juga akan ditopang oleh operasional proyek strategis nasional, yaitu Refinery Development Master Plan (RDMP) Kilang Balikpapan di Kalimantan Timur yang dijadwalkan mulai beroperasi tahun ini.

"Kalau B50 kita pakai dan RDMP kita di Kalimantan Timur diresmikan dalam waktu dekat, maka kita tidak akan melakukan impor solar lagi di tahun 2026," tegas Bahlil.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Kenaikan DMO, Bahlil: Kebutuhan Dalam Negeri Harus Dipenuhi Dulu

Soal Kenaikan DMO, Bahlil: Kebutuhan Dalam Negeri Harus Dipenuhi Dulu

Bisnis | Kamis, 08 Januari 2026 | 20:37 WIB

Bahlil: Realisasi Investasi Sektor ESDM Investasi Turun, PNBP Gagal Capai Target

Bahlil: Realisasi Investasi Sektor ESDM Investasi Turun, PNBP Gagal Capai Target

Bisnis | Kamis, 08 Januari 2026 | 20:25 WIB

Realisasi PNBP Migas Jauh dari Target, Ini Alasan Bahlil

Realisasi PNBP Migas Jauh dari Target, Ini Alasan Bahlil

Bisnis | Kamis, 08 Januari 2026 | 18:34 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×