Aset Pengguna Tokocrypto Tembus Rp5,8 Triliun, Diaudit Teknologi Canggih!

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 12 Januari 2026 | 11:33 WIB
Aset Pengguna Tokocrypto Tembus Rp5,8 Triliun, Diaudit Teknologi Canggih!
Ilustrasi. Tokocrypto mengambil langkah proaktif untuk memperkuat kepercayaan investor melalui penerapan Proof of Reserves (PoR) atau Bukti Cadangan. Foto ist.
baca 10 detik
  • Aset pengguna Tokocrypto tembus Rp5,8 triliun per Januari 2026, terjamin 1:1.
  • Gunakan teknologi Merkle Tree dan zk-SNARKs untuk audit cadangan yang transparan.
  • Transaksi Tokocrypto capai Rp150 triliun, perkuat keamanan dengan standar ISO.

Suara.com - Di tengah dinamika pasar aset kripto global yang penuh tantangan, Tokocrypto mengambil langkah proaktif untuk memperkuat kepercayaan investor melalui penerapan Proof of Reserves (PoR) atau Bukti Cadangan.

Melalui mekanisme ini, platform yang berlisensi OJK tersebut memastikan bahwa seluruh dana pengguna dikelola secara bertanggung jawab dan dapat diverifikasi secara mandiri oleh publik.

Hingga per 1 Januari 2026, Tokocrypto mencatatkan pertumbuhan nilai aset yang sangat signifikan. Total aset pengguna yang terverifikasi dalam sistem PoR mencapai US$345.379.785 atau setara Rp5,806 triliun. Angka ini melonjak hampir dua kali lipat dibandingkan saat awal peluncuran fitur tersebut pada tahun 2023.

CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, menegaskan bahwa transparansi adalah pondasi utama industri. “Proof of Reserves kami adalah bentuk komitmen agar pengguna bisa melihat dan mengecek bahwa aset mereka tersedia secara utuh dengan prinsip cakupan aset 1:1,” ujar Calvin.

Tokocrypto tidak hanya sekadar merilis data, namun mengadopsi teknologi keamanan tingkat tinggi untuk menjamin akurasi sekaligus privasi pengguna salah satunya memungkinkan setiap pengguna melakukan verifikasi mandiri (self-verification) untuk memastikan saldo mereka benar-benar tercatat dalam total kewajiban perusahaan.

Selain itu teknologi Zero-Knowledge ini membuktikan bahwa total saldo pengguna setara dengan cadangan perusahaan tanpa perlu membocorkan data sensitif ke publik.

Adapun aset utama yang tersimpan mencakup koin-koin berkapitalisasi besar seperti 1.246 BTC, 10.005 ETH, 12.272 BNB, hingga 75,5 juta USDT. Seluruh aset cadangan ini disimpan di akun terpisah dari aset operasional perusahaan.

Meskipun pasar kripto global sempat berada dalam fase koreksi, minat investor di Indonesia tetap kokoh. Hal ini tercermin dari total nilai transaksi Tokocrypto hingga Desember 2025 yang sukses melampaui angka Rp150 triliun.

Selain audit cadangan, Tokocrypto juga memperkuat benteng pertahanannya dengan sertifikasi internasional ISO 27001 dan ISO 27017. "Kami ingin memastikan proyek-proyek lokal dan ekosistem kripto nasional tumbuh sehat dan berkelanjutan," tambah Calvin. Pengguna dapat memantau transparansi ini kapan saja melalui laman resmi perusahaan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nilai Transaksi Kripto 2025 Capai Rp482,23 Triliun, Turun dari 2024

Nilai Transaksi Kripto 2025 Capai Rp482,23 Triliun, Turun dari 2024

Bisnis | Jum'at, 09 Januari 2026 | 14:20 WIB

Pantau Saham AS dan Kripto Kini Bisa Lebih Mudah

Pantau Saham AS dan Kripto Kini Bisa Lebih Mudah

Bisnis | Jum'at, 09 Januari 2026 | 10:43 WIB

Timothy Ronald dan Akademi Crypto Mendadak Viral, Apa Penyebabnya

Timothy Ronald dan Akademi Crypto Mendadak Viral, Apa Penyebabnya

Bisnis | Kamis, 08 Januari 2026 | 20:01 WIB

Terkini

Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026

Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026

Jawa Tengah | Minggu, 13 September 2026 | 09:08 WIB

Iran dan Negara Arab Resmi Rancang Koridor Jalur Pelayaran Baru Selat Hormuz

Iran dan Negara Arab Resmi Rancang Koridor Jalur Pelayaran Baru Selat Hormuz

News | Minggu, 13 September 2026 | 09:05 WIB

Jepang Kirim Bantuan Untuk Atasi Karhutla di Kalimantan

Jepang Kirim Bantuan Untuk Atasi Karhutla di Kalimantan

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 09:00 WIB

Komdigi Koordinasi dengan 3 Operator Selular Cari Lokasi 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Komdigi Koordinasi dengan 3 Operator Selular Cari Lokasi 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Minggu, 13 September 2026 | 08:55 WIB

Single Life Bukan Kegagalan: Saat Perempuan Tak Lagi Takut Hidup Melajang

Single Life Bukan Kegagalan: Saat Perempuan Tak Lagi Takut Hidup Melajang

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 08:45 WIB

Emil Audero Debut 7 Penyelamatan Saat Rayo Vallecano Dipermalukan Kylian Mbappe

Emil Audero Debut 7 Penyelamatan Saat Rayo Vallecano Dipermalukan Kylian Mbappe

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 08:40 WIB

7 Cara Memilih Kompor Portable untuk Camping dan Traveling yang Aman Sekaligus Praktis

7 Cara Memilih Kompor Portable untuk Camping dan Traveling yang Aman Sekaligus Praktis

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 08:25 WIB

Dihadiri Wali Kota dan Plt Gubernur Riau, PSPS Pekanbaru Malah Kalah di Semarang

Dihadiri Wali Kota dan Plt Gubernur Riau, PSPS Pekanbaru Malah Kalah di Semarang

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 08:15 WIB

Apakah Puff Cushion yang Lembap Bisa Memicu Timbulnya Jerawat Baru?

Apakah Puff Cushion yang Lembap Bisa Memicu Timbulnya Jerawat Baru?

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 08:13 WIB

Iran Berjuang Menjadi Anggota NDB BRICS Demi Lepas dari Sanksi Amerika Serikat

Iran Berjuang Menjadi Anggota NDB BRICS Demi Lepas dari Sanksi Amerika Serikat

News | Minggu, 13 September 2026 | 08:05 WIB

×