Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

5 Fakta Kasus Timothy Ronald dan Dugaan Penipuan Kripto MANTA Network

M Nurhadi

Selasa, 13 Januari 2026 | 07:21 WIB
5 Fakta Kasus Timothy Ronald dan Dugaan Penipuan Kripto MANTA Network
Timothy Ronald. [Instagram]
baca 10 detik
  • Timothy Ronald dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait dugaan penipuan investasi aset kripto Manta Network senilai miliaran rupiah.
  • Kasus bermula dari janji keuntungan besar 500% melalui sinyal yang dibagikan di grup Discord pada Januari 2024.
  • Penyidik Polda Metro Jaya telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap pelapor dan saksi untuk mendalami unsur pidana kasus ini.

Untuk diketahui, Manta Network didirikan pada tahun 2020 oleh Victor Ji, Shumo Chu, dan Kenny Li. Aset ini berfungsi sebagai token utilitas di jaringannya untuk:

Biaya Transaksi: Membayar biaya aktivitas di jaringan Web3.
Staking: Mengunci aset untuk menjaga stabilitas keamanan jaringan.
Tata Kelola: Memberikan hak suara bagi pemegangnya dalam pengambilan keputusan pengembangan proyek.

Hingga saat ini, status laporan tersebut masih dalam tahap penyelidikan (lidik). Kepolisian terus mendalami apakah ada unsur pidana penipuan atau murni merupakan risiko investasi akibat fluktuasi pasar kripto yang ekstrem.

5. Keterlibatan Sosok Publik

Nama Timothy Ronald muncul ke permukaan setelah unggahan akun Instagram @cryptoholic.idn yang menunjukkan tanda terima laporan polisi viral.

Dalam laporan tersebut, Timothy bersama Kalimasada menjadi pihak yang dikaitkan dengan aktivitas pemberian sinyal perdagangan yang berujung pada kerugian besar bagi anggotanya.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto memiliki risiko volatilitas yang sangat tinggi. Seluruh keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan individu masing-masing. Artikel ini disusun berdasarkan fakta-fakta laporan kepolisian dan data pasar untuk tujuan berita informatif. Penulis tidak memberikan saran keuangan atau ajakan untuk membeli/menjual aset kripto tertentu. Pembaca dihimbau untuk selalu melakukan riset mendalam sebelum berinvestasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aturan Purbaya soal Kripto Dinilai Bikin Industri Makin Transparan

Aturan Purbaya soal Kripto Dinilai Bikin Industri Makin Transparan

Bisnis | Senin, 12 Januari 2026 | 16:25 WIB

Timothy Ronald Kupas Cara Raditya Dika Mengelola Investasi demi Kebebasan Finansial

Timothy Ronald Kupas Cara Raditya Dika Mengelola Investasi demi Kebebasan Finansial

Lifestyle | Senin, 12 Januari 2026 | 11:34 WIB

Aset Pengguna Tokocrypto Tembus Rp5,8 Triliun, Diaudit Teknologi Canggih!

Aset Pengguna Tokocrypto Tembus Rp5,8 Triliun, Diaudit Teknologi Canggih!

Bisnis | Senin, 12 Januari 2026 | 11:33 WIB

Terkini

Regulasi Nikotin Berpotensi Goyang Industri Hasil Tembakau, Petani Paling Terdampak

Regulasi Nikotin Berpotensi Goyang Industri Hasil Tembakau, Petani Paling Terdampak

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 15:05 WIB

Skandal KUR Fiktif BNI Rp41 M, Kepala Cabang Iming-imingi Petani Dapat Bansos Agar Serahkan KTP-KK

Skandal KUR Fiktif BNI Rp41 M, Kepala Cabang Iming-imingi Petani Dapat Bansos Agar Serahkan KTP-KK

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 15:03 WIB

Demi Rogoh Dividen EXCL, Emiten Sinarmas DSSA Akuisi Saham Pengendalinya Rp4 Triliun

Demi Rogoh Dividen EXCL, Emiten Sinarmas DSSA Akuisi Saham Pengendalinya Rp4 Triliun

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 14:56 WIB

Manajer Kopdes Merah Putih Ini Ungkap Sulit Saingi Indomaret, Pendapatan Kalah dari Warung Madura

Manajer Kopdes Merah Putih Ini Ungkap Sulit Saingi Indomaret, Pendapatan Kalah dari Warung Madura

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 14:37 WIB

Daftar Saham 'Paling Untung' saat IHSG Menguat Pada Sesi I Hari Ini

Daftar Saham 'Paling Untung' saat IHSG Menguat Pada Sesi I Hari Ini

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 14:35 WIB

BPJS Kesehatan Perluas Akses JKN di Wilayah 3T melalui Viola dan BPJS Keliling

BPJS Kesehatan Perluas Akses JKN di Wilayah 3T melalui Viola dan BPJS Keliling

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 14:28 WIB

Kopdes Merah Putih Melawai Baru Raup Rp78 Ribu dalam 6 Bulan, Pengurus Belum Digaji

Kopdes Merah Putih Melawai Baru Raup Rp78 Ribu dalam 6 Bulan, Pengurus Belum Digaji

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 14:21 WIB

Prabowo Mau 800 BUMN Ditutup Tahun 2026, Bagaimana Nasib Asetnya?

Prabowo Mau 800 BUMN Ditutup Tahun 2026, Bagaimana Nasib Asetnya?

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 14:17 WIB

Indonesia Bersiap Perang AS-Iran Memanas, Harga Minyak Bisa Makin Melambung

Indonesia Bersiap Perang AS-Iran Memanas, Harga Minyak Bisa Makin Melambung

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:41 WIB

Pemerintah Kaji Harga Khusus BBM untuk Kapal Nelayan 30-200 GT

Pemerintah Kaji Harga Khusus BBM untuk Kapal Nelayan 30-200 GT

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:27 WIB

×