Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Menuju Swasembada, YSPN Salurkan Empat Ton Beras ke Bali

Dythia Novianty, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 13 Januari 2026 | 11:29 WIB
Menuju Swasembada, YSPN Salurkan Empat Ton Beras ke Bali
Ketua Pengurus YSPN Marsekal Madya TNI (Purn), Daryatmo dalam penyaluran bantuan, Senin (12/1/2026). [YSPN]
  • YSPN menyalurkan empat ton beras kepada siswa di Kabupaten Buleleng pada 12 Januari 2026 sebagai bagian penguatan swasembada pangan.
  • Kegiatan ini meliputi distribusi beras, bantuan benih, dan pupuk untuk mendukung produksi pangan lokal berbasis komunitas dan sekolah.
  • YSPN dan Pemkab Buleleng mengembangkan program edukasi menanam seperti satu anak satu polybag untuk kemandirian pangan pelajar.

Suara.com - Langkah menuju swasembada pangan terus diperkuat melalui aksi nyata di daerah. Yayasan Swatantra Pangan Nusantara (YSPN) menyalurkan bantuan pangan berupa empat ton beras kepada siswa sekolah di Kabupaten Buleleng, Bali.

Penyaluran bantuan tersebut dilakukan dalam rangka kunjungan kerja YSPN ke Bali pada 12 Januari 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari program Self Sufficient Indonesian Food Foundation yang berfokus pada penguatan edukasi, produksi, serta kemandirian pangan berbasis komunitas dan sekolah.

Bantuan beras disalurkan kepada siswa yang membutuhkan di sejumlah sekolah, mulai dari tingkat dasar hingga menengah kejuruan. Sekolah penerima bantuan di antaranya SDN 3 Banjar Jawa, SMPN 1 Singaraja, SMAN 1 Singaraja, serta SMKN 3 Singaraja.

Setiap siswa menerima alokasi lima kilogram beras sebagai dukungan pemenuhan kebutuhan pangan dasar.

Program ini diharapkan mampu membantu meringankan beban keluarga sekaligus memastikan kecukupan pangan bagi para pelajar.

Tak hanya berhenti pada distribusi beras, YSPN juga mendorong penguatan produksi pangan lokal.

Dalam kegiatan tersebut, yayasan menyalurkan benih padi dan pupuk formula untuk mendukung penanaman di lahan seluas satu hektare di Bali.

Program tersebut dirancang tidak sekadar sebagai bantuan jangka pendek. YSPN menempatkannya sebagai langkah awal membangun ekosistem pangan lokal yang berkelanjutan melalui produksi, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat.

Para siswa tidak hanya menerima bantuan pangan, tetapi juga diperkenalkan langsung pada proses menanam dan merawat tanaman.

Pendekatan ini dijadikan bagian dari pendidikan karakter agar siswa memahami nilai pangan sejak dini.

Rangkaian kegiatan itu turut dihadiri jajaran pengurus YSPN yang diketuai Marsekal Madya TNI (Purn) Daryatmo, bersama perwakilan pemerintah pusat dan daerah.

Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi simbol sinergi dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Selain bantuan fisik, pendekatan edukatif jangka panjang juga menjadi fokus utama.

YSPN bersama Pemerintah Kabupaten Buleleng mengembangkan program berbasis sekolah melalui gerakan satu anak satu polybag yang melibatkan siswa secara langsung dalam praktik menanam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kementan Pastikan Perkuat Tata Kelola Pupuk 2026: Sudah Dimulai Dari Aspek Perencanaan

Kementan Pastikan Perkuat Tata Kelola Pupuk 2026: Sudah Dimulai Dari Aspek Perencanaan

Bisnis | Kamis, 16 Oktober 2025 | 20:56 WIB

Sawah Baru di Tanah Laut Siap Dongkrak Produksi Padi Kalsel, Kementan Perkuat Mekanisasi Pertanian

Sawah Baru di Tanah Laut Siap Dongkrak Produksi Padi Kalsel, Kementan Perkuat Mekanisasi Pertanian

Bisnis | Kamis, 16 Oktober 2025 | 14:46 WIB

Kinerja Kementan Bikin Publik Optimis Pangan Nasional Aman, Swasembada di Depan Mata

Kinerja Kementan Bikin Publik Optimis Pangan Nasional Aman, Swasembada di Depan Mata

Bisnis | Sabtu, 11 Oktober 2025 | 12:19 WIB

Percepat Swasembada Pangan, Mentan Pastikan Indonesia Siap Hentikan Impor Beras

Percepat Swasembada Pangan, Mentan Pastikan Indonesia Siap Hentikan Impor Beras

Bisnis | Kamis, 09 Oktober 2025 | 20:23 WIB

Penggunaan Teknologi Drone untuk Penanaman Padi di Cetak Sawah Rakyat

Penggunaan Teknologi Drone untuk Penanaman Padi di Cetak Sawah Rakyat

Foto | Rabu, 13 Agustus 2025 | 10:00 WIB

Pertamina Jadi Tulang Punggung Swasembada Energi, Produksi Tembus 1,04 Juta MBOEPD

Pertamina Jadi Tulang Punggung Swasembada Energi, Produksi Tembus 1,04 Juta MBOEPD

Bisnis | Selasa, 12 Agustus 2025 | 18:33 WIB

Terkini

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:00 WIB

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:45 WIB

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:18 WIB

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:49 WIB

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:28 WIB

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:55 WIB

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:54 WIB

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:38 WIB

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:16 WIB