Jurus Purbaya Ciptakan Indonesia Emas 2045 lewat Ekonomi

Dicky Prastya Suara.Com
Selasa, 13 Januari 2026 | 16:56 WIB
Jurus Purbaya Ciptakan Indonesia Emas 2045 lewat Ekonomi
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. [Dok. Kemenkeu]
Baca 10 detik
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa Visi Indonesia Emas 2045 adalah agenda besar lintas generasi.
  • Pencapaian visi ini mengandalkan tiga mesin pertumbuhan utama: fiskal, sektor keuangan, dan investasi yang harus selaras.
  • Pemerintah mengoptimalkan belanja negara dan koordinasi kebijakan fiskal-moneter untuk mendukung visi tersebut.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa visi Indonesia Emas 2045 bukan sekadar slogan, melainkan agenda besar lintas generasi.

Menkeu Purbaya menyebut bahwa lewat Asta Cita, pemerintah mendorong pertumbuhan ekonomi yang tinggi, menjaga stabilitas nasional, serta memastikan pemerataan manfaat pembangunan bagi seluruh masyarakat.

Untuk mencapai visi tersebut, pemerintah mengandalkan tiga mesin pertumbuhan utama, yakni fiskal, sektor keuangan, dan investasi. Ketiganya dinilai Purbaya dapat bergerak selaras dan saling memperkuat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

“Asta Cita menuntut pertumbuhan tinggi, stabilitas nasional, dan pemerataan manfaat pembangunan. Mesin pertumbuhan harus bekerja selaras. Mesin fiskal, mesin sektor keuangan, dan investasi,” ungkap Menkeu dalam keterangannya, Selasa (13/1/2026).

Di sektor fiskal, pemerintah akan mengoptimalkan belanja negara agar dilaksanakan tepat waktu, tepat sasaran, dan bebas dari kebocoran. Sementara itu di sektor keuangan, pemerintah terus memperkuat koordinasi dengan Bank Sentral agar kebijakan moneter sejalan dengan kebijakan fiskal.

Dari sisi investasi, pemerintah telah membentuk satuan tugas Percepatan Program Strategis Pemerintah untuk mengatasi debottlenecking investasi melalui mekanisme penyelesaian hambatan investasi secara rutin.

Setiap pekan, pemerintah menggelar sidang untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi pelaku usaha di Indonesia, sehingga iklim investasi dapat semakin kondusif.

“Saya pikir nanti kalau tiga sistem itu, sistem fiskal, moneter, dan investasi sudah jalan baik, kita bisa tumbuh lebih cepat,” tandas Menkeu.

Untuk mendukung Visi Indonesia Emas 2045, APBN 2026 diarahkan bersifat ekspansif namun tetap terukur, dengan fokus pada delapan agenda prioritas.

Baca Juga: Purbaya Heran Kapal Bantuan Bencana Sumatra Ditagih Bea Cukai Rp 30 Miliar

Purbaya menyebut, belanja negara ditujukan untuk memberikan dampak langsung kepada masyarakat, memperkuat fondasi jangka panjang, serta meningkatkan produktivitas nasional. 

×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI