Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.565.000
Beli Rp2.437.000
IHSG 6.039,521
LQ45 598,887
Srikehati 293,773
JII 363,965
USD/IDR 18.094

Siapa Ibnu Sutowo? Sosok Eks Dirut Pertamina yang Viral Usai Disinggung Prabowo

M Nurhadi

Rabu, 14 Januari 2026 | 10:13 WIB
Siapa Ibnu Sutowo? Sosok Eks Dirut Pertamina yang Viral Usai Disinggung Prabowo
Ibnu Sutowo [Wiki]

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto menyoroti sejarah kepemimpinan Direktur Utama pertama Pertamina, Ibnu Sutowo ketika peresmian proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Kilang Balikpapan senilai Rp123 triliun pada Senin (12/1/2026).

Prabowo mendorong agar Pertamina masa kini mengambil peran sebagai penggerak modernisasi dan pembangunan nasional sebagaimana yang dilakukan pada awal berdirinya perusahaan, era Ibnu Sutowo.

Lantas, menarik diulas, Siapa Ibnu Sutowo? Sosok yang juga dikenal sebagai kakek mertua dari aktris Dian Sastrowardoyo ini merupakan pilar penting di era Orde Baru, sebelum akhirnya dicopot oleh Presiden Soeharto akibat krisis besar yang melanda perusahaan.

Profil Ibnu Sutowo

Ibnu Sutowo lahir di Grobogan, Jawa Tengah, pada 23 September 1914. Perjalanan profesionalnya dimulai dengan menempuh pendidikan kedokteran selama satu dekade di Nederlands Artsen School (NIAS) Surabaya.

Setelah lulus pada tahun 1940, ia memulai praktiknya sebagai dokter di wilayah Palembang dan Martapura, termasuk aktif dalam upaya penanganan malaria.

Titik balik hidupnya terjadi pasca-kemerdekaan Indonesia. Pada akhir 1946, ia resmi bergabung dengan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) dan dipercaya menjabat sebagai Kepala Jawatan Kesehatan Tentara di Sumatera Selatan.

Karier militernya terus menanjak hingga ia menduduki posisi strategis sebagai Deputi II Bidang Operasi Kepala Staf Angkatan Darat pada periode 1956-1968.

Peluang besar bagi Ibnu Sutowo muncul pada tahun 1957, saat ia ditunjuk memimpin PT Permina, cikal bakal Pertamina, di tengah kebijakan Dwifungsi ABRI.

baca juga

Kepemimpinannya didukung penuh oleh Presiden Soeharto, yang kemudian membawanya menduduki kursi-kursi menteri di bidang migas pada medio 1966-1967.

Puncaknya, pada tahun 1968, ia dilantik sebagai Direktur Utama pertama Pertamina.

Di bawah arahannya, Pertamina berkembang menjadi raksasa energi global yang tidak hanya mengelola minyak, tetapi juga masuk ke berbagai sektor pembangunan infrastruktur dan modernisasi.

Meski dikenal visioner, gaya manajemen Ibnu Sutowo kerap dinilai terlalu independen dan mengabaikan transparansi.

Pertamina beroperasi tanpa pengawasan ketat dari Bappenas maupun DPR, yang pada akhirnya memicu kebocoran finansial masif.

Krisis memuncak saat terungkap bahwa Pertamina terjerat utang luar negeri hingga US$ 10,5 miliar, angka yang jauh melampaui kemampuan bayar negara saat itu.

Skandal ini mencoreng nama besar perusahaan dan hampir membangkrutkan cadangan devisa Indonesia.

Merespons hal tersebut, Presiden Soeharto membentuk tim khusus untuk menyelidiki dugaan korupsi besar-besaran di tubuh Pertamina.

Berdasarkan penyelidikan terkait, ditemukan adanya dugaan penyelewangan yang dilakukan para petinggi, termasuk Ibnu Sutowo. Namun, tidak ada tindakan hukum apapun yang dijatuhkan kepada para pelaku.

Akibat beban utang yang mengancam stabilitas nasional, Ibnu Sutowo akhirnya diberhentikan dari jabatannya pada 5 Maret 1976.

Meskipun penyelidikan menemukan banyak kejanggalan, Sutowo tidak pernah diproses secara pidana hingga akhir hayatnya pada tahun 2001, dengan alasan kurangnya bukti hukum yang kuat.

Kontributor : Rizqi Amalia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dugaan Korupsi Minyak Mentah: Saksi Bantah Ada Kontrak Sebut Tangki BBM OTM Jadi Milik Pertamina

Dugaan Korupsi Minyak Mentah: Saksi Bantah Ada Kontrak Sebut Tangki BBM OTM Jadi Milik Pertamina

News | Selasa, 13 Januari 2026 | 22:45 WIB

Kerry Riza Ajak Masyarakat Lihat Perkaranya Berdasarkan Fakta Bukan Fitnah

Kerry Riza Ajak Masyarakat Lihat Perkaranya Berdasarkan Fakta Bukan Fitnah

News | Selasa, 13 Januari 2026 | 23:15 WIB

Presiden Prabowo Subianto Resmikan 166 Sekolah Rakyat

Presiden Prabowo Subianto Resmikan 166 Sekolah Rakyat

Video | Selasa, 13 Januari 2026 | 22:00 WIB

Terkini

Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi

Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:59 WIB

Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI

Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:44 WIB

Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026

Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:34 WIB

Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!

Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:11 WIB

Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya

Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:56 WIB

Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional

Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:34 WIB

Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas

Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:12 WIB

Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu

Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:12 WIB

Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026

Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:07 WIB

Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM

Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:01 WIB

×