Harga Beras hingga Jagung Kompak Turun, Tekanan Pangan Nasional Kian Melandai

Dythia Novianty, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:23 WIB
Harga Beras hingga Jagung Kompak Turun, Tekanan Pangan Nasional Kian Melandai
Ilustrasi beras. [Ist]
baca 10 detik
  • Pada Kamis (15/1/2026), harga pangan nasional mayoritas mengalami tren penurunan berdasarkan panel harga Badan Pangan Nasional.
  • Penurunan harga signifikan terlihat pada beras, jagung, kedelai impor, bawang merah, dan beberapa jenis cabai.
  • Kenaikan harga tipis terjadi pada beras khusus lokal dan daging kerbau segar lokal akibat keterbatasan pasokan.

Suara.com - Pergerakan harga pangan nasional kembali menunjukkan tren melandai pada Kamis (15/1/2026). 

Sejumlah komoditas strategis tercatat mengalami penurunan harga dibandingkan hari sebelumnya, berdasarkan panel harga pangan yang dikelola Badan Pangan Nasional.

Dari kelompok beras, harga beras SPHP tercatat berada di level Rp12443 per kilogram atau turun Rp32 setara 0,26 persen.

Penurunan ini terjadi seiring distribusi beras stabilisasi pasokan dan harga yang terus digencarkan di berbagai daerah.

Harga beras medium non SPHP juga mengalami koreksi. Rata-rata nasional beras medium non SPHP tercatat Rp13772 per kilogram atau turun Rp62 setara 0,45 persen. Kondisi ini menunjukkan tekanan harga beras konsumsi mulai mereda di tingkat pasar.

Sementara itu, harga beras medium tercatat Rp13708 per kilogram atau turun Rp52 setara 0,38 persen. Penurunan juga terjadi pada beras premium yang berada di level Rp15488 per kilogram atau melemah Rp107 setara 0,69 persen.

Di sisi lain, beras khusus lokal justru mengalami kenaikan tipis. Komoditas ini tercatat naik Rp41 atau 0,26 persen ke posisi Rp15860 per kilogram. Kenaikan tersebut dipicu oleh keterbatasan pasokan di sejumlah sentra produksi lokal.

Petani memanen jagung hasil kerja sama antara Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya dengan Polres Sidoarjo di lahan pertanian Desa Bulang, Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (31/10/2025). [ANTARA FOTO/Umarul Faruq/foc]
Petani memanen jagung. [ANTARA FOTO/Umarul Faruq/foc]

Selain beras, komoditas jagung turut mencatatkan penurunan harga. Jagung tingkat peternak tercatat di harga Rp6882 per kilogram atau turun Rp191 setara 2,70 persen. 

Penurunan ini menjadi sinyal positif bagi sektor peternakan unggas yang bergantung pada jagung sebagai pakan utama.

baca juga

Harga kedelai biji kering impor juga bergerak turun. Rata-rata nasional kedelai impor berada di level Rp10705 per kilogram atau turun Rp195 setara 1,79 persen. 

Pelemahan harga kedelai ini memberi ruang bagi pelaku industri tahu dan tempe.

Komoditas hortikultura menunjukkan tren serupa. Harga bawang merah tercatat turun Rp1790 atau 4,11 persen menjadi Rp41726 per kilogram. Penurunan tajam ini seiring meningkatnya pasokan dari daerah sentra produksi.

Sebelumnya, komoditas cabai juga mengalami koreksi signifikan. Cabai rawit merah tercatat turun Rp2243 atau 4,31 persen menjadi Rp49769 per kilogram, sementara cabai merah besar berada di level Rp36344 per kilogram atau turun Rp1427 setara 3,78 persen.

Dari kelompok protein hewani, harga daging ayam ras tercatat Rp38740 per kilogram atau turun Rp560 setara 1,42 persen. Telur ayam ras juga melemah Rp412 atau 1,33 persen ke posisi Rp30666 per kilogram.

Untuk komoditas perikanan, harga ikan bandeng tercatat Rp36177 per kilogram atau turun Rp283 setara 0,78 persen. Ikan kembung juga berada di level Rp43967 per kilogram setelah turun Rp394 atau 0,89 persen. 

Namun, harga ikan tongkol justru naik tipis Rp83 atau 0,23 persen menjadi Rp36909 per kilogram.

Pada komoditas daging merah, harga daging kerbau beku impor tercatat turun Rp1081 atau 1,00 persen ke posisi Rp107156 per kilogram. 

Sebaliknya, harga daging kerbau segar lokal mengalami kenaikan Rp2014 atau 1,44 persen menjadi Rp141806 per kilogram.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada Cuaca Ekstrem! Wamendag Pantau Pasokan Pangan dan Antisipasi Lonjakan Harga Cabai

Waspada Cuaca Ekstrem! Wamendag Pantau Pasokan Pangan dan Antisipasi Lonjakan Harga Cabai

Bisnis | Rabu, 31 Desember 2025 | 18:24 WIB

Jelang Tahun Baru, Harga Bawang Merah Anjlok Lebih dari 5 Persen

Jelang Tahun Baru, Harga Bawang Merah Anjlok Lebih dari 5 Persen

Bisnis | Rabu, 31 Desember 2025 | 12:00 WIB

Harga Pangan Merosot Jelang Akhir Tahun, Ini Daftarnya

Harga Pangan Merosot Jelang Akhir Tahun, Ini Daftarnya

Bisnis | Selasa, 30 Desember 2025 | 16:07 WIB

Pemerintah Jamin Beras Nggak Langka di 2026

Pemerintah Jamin Beras Nggak Langka di 2026

Bisnis | Selasa, 30 Desember 2025 | 13:54 WIB

HET Beras Mau Dihapus

HET Beras Mau Dihapus

Bisnis | Senin, 29 Desember 2025 | 18:43 WIB

Harga Beras Bakal Makin Murah, Stoknya Melimpah di 2026

Harga Beras Bakal Makin Murah, Stoknya Melimpah di 2026

Bisnis | Senin, 29 Desember 2025 | 18:03 WIB

Terkini

Pemain Keturunan Jember Ingatkan Taisei Marukawa Keputusan John Herdman Soal Pemain Timnas Indonesia

Pemain Keturunan Jember Ingatkan Taisei Marukawa Keputusan John Herdman Soal Pemain Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 15:09 WIB

Geger Isu Sejumlah Jenderal Polisi Ditangkap Brimob, Diduga Terlibat Pengerahan Massa di Yogyakarta?

Geger Isu Sejumlah Jenderal Polisi Ditangkap Brimob, Diduga Terlibat Pengerahan Massa di Yogyakarta?

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:08 WIB

Kritik Pemerintah Lewat Lagu, Aviwkila Diteror Komentar Jahat dan Dipaksa Hengkang dari Medsos

Kritik Pemerintah Lewat Lagu, Aviwkila Diteror Komentar Jahat dan Dipaksa Hengkang dari Medsos

Entertainment | Selasa, 03 November 2026 | 15:06 WIB

Dua Kali Mangkir, Nusron Wahid Segera Dipanggil KPK Kasus Suap HGB

Dua Kali Mangkir, Nusron Wahid Segera Dipanggil KPK Kasus Suap HGB

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:06 WIB

7 Perbedaan Walking Shoes VS Running Shoes, Mana yang Lebih Nyaman untuk Jalan Jauh?

7 Perbedaan Walking Shoes VS Running Shoes, Mana yang Lebih Nyaman untuk Jalan Jauh?

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 15:03 WIB

Akses Obat Makin Mudah, Kemenkes Dorong Masyarakat Lebih Cerdas Melakukan Swamedikasi

Akses Obat Makin Mudah, Kemenkes Dorong Masyarakat Lebih Cerdas Melakukan Swamedikasi

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:01 WIB

Hargai Diri Sendiri dan Berhentilah Tersakiti: Menempatkan Kebahagiaan di Atas Ekspektasi Orang Lain

Hargai Diri Sendiri dan Berhentilah Tersakiti: Menempatkan Kebahagiaan di Atas Ekspektasi Orang Lain

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 15:00 WIB

Bagaimana Cara Membersihkan Buku Tanpa Merusaknya? Simak Langkah Mudahnya

Bagaimana Cara Membersihkan Buku Tanpa Merusaknya? Simak Langkah Mudahnya

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:55 WIB

WNI Tentara Bayaran Rusia Dibayar Rp 50 Juta Per Bulan, Ada 58 Orang Terjebak di Perang Ukraina

WNI Tentara Bayaran Rusia Dibayar Rp 50 Juta Per Bulan, Ada 58 Orang Terjebak di Perang Ukraina

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:53 WIB

Kelalaian Bakar Sampah Picu Kebakaran Hutan di Klaten, 1,6 Hektare Ludes

Kelalaian Bakar Sampah Picu Kebakaran Hutan di Klaten, 1,6 Hektare Ludes

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:53 WIB

×