Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Harga Bitcoin Terjun Bebas Gegara Perang Tarif Eropa-AS, Analis Ungkap Proyeksinya

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 19 Januari 2026 | 10:47 WIB
Harga Bitcoin Terjun Bebas Gegara Perang Tarif Eropa-AS, Analis Ungkap Proyeksinya
Harga Bitcoin 19 Januari 2026 [Tradingview]
  • Bitcoin (BTC) terkoreksi signifikan pada Minggu malam (18/1/2026), jatuh di bawah $92.000, memicu pelemahan pasar kripto.
  • Koreksi harga ini menyebabkan likuidasi derivatif senilai $544,25 juta; Solana dan XRP turun lima persen dalam sejam.
  • Penyebab utama tekanan jual adalah ketidakpastian ekonomi global dan isu geopolitik termasuk tarif baru AS.

Suara.com - Pasar aset digital mengawali pekan baru dengan tren negatif setelah Bitcoin (BTC) mengalami koreksi signifikan pada Minggu malam (18/1/2026).

Aset kripto nomor satu terjun bebas ke bawah zona $92.000 seiring dengan meningkatnya tekanan jual.

Saat berita ini disusun, harga BTC berupaya stabil di bawah level $92.500 setelah menyerap gelombang penjualan dengan volume perdagangan yang sangat tinggi.

Pelemahan ini memberikan dampak berantai ke seluruh ekosistem kripto. Kapitalisasi pasar kripto global menyusut sekitar 2% menjadi US$ 3,16 triliun.

Di jajaran sepuluh besar aset utama, Solana (SOL) dan XRP menjadi yang paling terdampak dengan penurunan harga masing-masing mencapai 5% hanya dalam kurun waktu satu jam.

Data dari Coinglass mengungkap skala kerusakan yang terjadi di pasar derivatif. Dalam waktu singkat, dana sebesar US$ 544,25 juta terhapus dari pasar, di mana sekitar US$ 137 juta di antaranya merupakan posisi long (beli) Bitcoin yang hangus terbakar.

Sepanjang hari Minggu, total likuidasi mencapai angka fantastis sebesar US$ 653,92 juta. Sebanyak 235.442 trader terpaksa merelakan posisi mereka menghilang, membuktikan bahwa aksi jual Minggu malam kali ini memiliki dampak yang sangat destruktif.

Tipisnya likuiditas di akhir pekan membuat pasar menjadi sangat sensitif terhadap tekanan harga, sehingga memicu pergerakan yang lebih ekstrem.

Ketidakpastian ekonomi global menjadi pemicu utama di balik mode "de-risking" atau pengurangan risiko oleh para investor.

Pada 17 Januari 2026, Presiden AS Donald Trump melalui akun Truth Social mengumumkan rencana tarif baru yang menyasar delapan negara Eropa. Langkah ini disebut sebagai bagian dari upaya panjangnya untuk mengakuisisi Greenland dari Denmark.

Selain isu tarif dan ketegangan geopolitik, sentimen negatif juga datang dari ranah regulasi. Keputusan Senat AS untuk menunda RUU struktur pasar kripto selama akhir pekan menambah lapisan kehati-hatian bagi para pelaku pasar.

Di tengah ambruknya aset digital, aset aman (safe haven) justru menguat, dengan emas menyentuh angka US$ 4.679 per ons dan perak di level US$ 93,38.

Proyeksi Jangka Pendek

Hingga saat ini, volatilitas masih memegang kendali penuh atas pergerakan pasar. Likuidasi posisi leverage yang menumpuk telah mengubah aksi jual rutin menjadi kejatuhan pasar secara luas.

Para ahli berpendapat bahwa selama volume perdagangan belum stabil dan tingkat leverage belum mendingin, pasar kripto masih berisiko mengalami gejolak serupa di masa depan.

Bagi para trader, kondisi "whiplash" atau pembalikan harga yang tiba-tiba di akhir pekan menjadi pengingat penting akan besarnya risiko berinvestasi di aset digital saat likuiditas pasar sedang menipis.


DISCLAIMER: Investasi pada aset kripto memiliki risiko volatilitas yang sangat tinggi dan dapat menyebabkan kehilangan modal secara instan. Artikel ini merupakan ringkasan informasi pasar dan bukan merupakan saran keuangan atau ajakan investasi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) sebelum mengambil keputusan finansial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Antam Tembus Rp 2,7 Juta/Gram Hari Ini

Harga Emas Antam Tembus Rp 2,7 Juta/Gram Hari Ini

Bisnis | Senin, 19 Januari 2026 | 09:43 WIB

Harga Emas di Pegadaian Stabil, Pembeli Bisa Pesan Secara Online

Harga Emas di Pegadaian Stabil, Pembeli Bisa Pesan Secara Online

Bisnis | Senin, 19 Januari 2026 | 08:35 WIB

Rentetan Penelitian Ungkap Kerusakan Permanen Akibat Tambang Ilegal

Rentetan Penelitian Ungkap Kerusakan Permanen Akibat Tambang Ilegal

Bisnis | Senin, 19 Januari 2026 | 06:49 WIB

Terkini

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:49 WIB

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:43 WIB

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:53 WIB

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:34 WIB

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:22 WIB

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:06 WIB

Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan

Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 14:57 WIB

Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula

Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 14:31 WIB

Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar

Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 13:21 WIB