Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.340,020
LQ45 636,637
Srikehati 310,704
JII 381,030
USD/IDR 17.904

Harga Cabai Mulai Berangsur Turun, Dibanderol Rp 35.000/Kg

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 19 Januari 2026 | 12:24 WIB
Harga Cabai Mulai Berangsur Turun, Dibanderol Rp 35.000/Kg
Suasana di Pasar Lontar Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta, Senin (15/9/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Sejumlah komoditas pangan strategis seperti cabai, daging, dan minyak goreng mengalami penurunan harga rata-rata nasional pada Senin, 19 Januari 2026.
  • Cabai merah keriting dan besar mencatat penurunan signifikan, sementara daging sapi murni dan kerbau ikut terkoreksi harganya.
  • Mayoritas harga komoditas pangan tercatat turun, meskipun ikan tongkol dan beras khusus lokal menunjukkan kenaikan harga tipis.

Sejumlah komoditas pangan strategis terpantau mengalami penurunan harga pada Senin, 19 Januari 2026, seperti cabai, daging sapi, hingga minyak goreng.

Suara.com - Berdasarkan pantauan dari situs panelharga.badanpangan.go.id, harga yang ditampilkan merupakan rata-rata dari zona pasar di Indonesia. Pergerakan harga dibandingkan dengan hari sebelumnya.

Komoditas cabai menjadi salah satu yang mencatat penurunan cukup dalam. Cabai merah keriting tercatat berada di angka Rp 35.720 per kilogram, turun Rp 2.099 atau 5,55 persen dibandingkan hari sebelumnya.

Penurunan juga terjadi pada cabai merah besar. Harga komoditas tersebut tercatat Rp 35.237 per kilogram, turun Rp 2.056 atau 5,51 persen.

Harga cabai naik lagi pada Kamis (27/11/2025). [Antara]
Harga cabai naik lagi pada Kamis (27/11/2025). [Antara]

Sementara itu, cabai rawit merah turut melemah. Harga cabai rawit merah berada di level Rp 49.472 per kilogram, turun Rp 520 atau 1,04 persen.

Di sisi lain, sejumlah komoditas protein hewani juga terpantau mengalami koreksi. Daging sapi murni tercatat berada di angka Rp 134.980 per kilogram, turun Rp 1.448 atau 1,06 persen.

Tak hanya itu, daging kerbau segar lokal turut mengalami penurunan. Harganya berada di level Rp 137.105 per kilogram, turun Rp 3.312 atau 2,36 persen.

Untuk daging kerbau beku impor, harga tercatat Rp 107.922 per kilogram. Komoditas ini turun Rp 988 atau 0,91 persen dibandingkan hari sebelumnya.

Komoditas daging ayam ras juga ikut turun tipis. Harga daging ayam ras berada di angka Rp 38.937 per kilogram, turun Rp 114 atau 0,29 persen.

baca juga

Penurunan harga juga terjadi pada telur ayam ras. Berdasarkan panel harga Bapanas, telur ayam ras tercatat Rp 30.733 per kilogram, turun Rp 161 atau 0,52 persen.

Komoditas bahan pokok lain seperti bawang putih bonggol juga tercatat turun. Harganya berada di angka Rp 38.379 per kilogram, turun Rp 611 atau 1,57 persen.

Untuk minyak goreng, baik kemasan maupun curah kompak melemah. Minyak goreng kemasan berada di level Rp 20.722 per liter, turun Rp 156 atau 0,75 persen, sementara minyak goreng curah tercatat Rp 17.480 per liter, turun Rp 137 atau 0,78 persen.

Sementara MinyaKita tercatat Rp 17.572 per liter, turun Rp 116 atau 0,66 persen. Komoditas gula konsumsi juga turun tipis ke level Rp 18.074 per kilogram, turun Rp 16 atau 0,09 persen.

Penurunan harga turut terjadi pada tepung terigu, baik kemasan maupun curah. Tepung terigu kemasan tercatat Rp 12.678 per kilogram, turun Rp 152 atau 1,18 persen, sedangkan tepung terigu curah berada di level Rp 9.461 per kilogram, turun Rp 196 atau 2,03 persen.

Di tengah tren penurunan, harga ikan tongkol justru bergerak naik. Komoditas ini tercatat Rp 36.809 per kilogram, naik Rp 445 atau 1,22 persen dibandingkan hari sebelumnya.

Sementara ikan bandeng dan ikan kembung kompak turun tipis. Ikan bandeng berada di angka Rp 35.784 per kilogram, turun Rp 484 atau 1,33 persen, sedangkan ikan kembung tercatat Rp 43.824 per kilogram, turun Rp 59 atau 0,13 persen.

Adapun, garam konsumsi juga terpantau melemah. Harga garam konsumsi berada di level Rp 11.354 per kilogram, turun Rp 108 atau 0,94 persen.

Selain itu, panel harga Bapanas juga mencatat penurunan pada komoditas bawang merah. Harga bawang merah berada di level Rp 40.665 per kilogram, turun Rp 1.794 atau 4,23 persen.

Komoditas kedelai biji kering impor juga terpantau melemah. Harga kedelai impor tercatat Rp 10.804 per kilogram, turun Rp 111 atau 1,02 persen dibandingkan hari sebelumnya.

Untuk komoditas beras, sejumlah jenis beras tercatat turun tipis. Beras SPHP berada di angka Rp 12.415 per kilogram, turun Rp 37 atau 0,30 persen.

Beras medium non SPHP tercatat Rp 13.797 per kilogram, turun Rp 24 atau 0,17 persen. Sementara beras medium berada di level Rp 13.349 per kilogram, turun Rp 99 atau 0,74 persen.

Beras premium juga mengalami penurunan tipis. Harga beras premium tercatat Rp 15.520 per kilogram, turun Rp 19 atau 0,12 persen.

Namun, berbeda dari tren beras lainnya, beras khusus lokal justru mengalami kenaikan. Harga beras khusus lokal tercatat Rp 15.810 per kilogram, naik Rp 163 atau 1,04 persen.

Sementara itu, jagung tingkat peternak juga mengalami penurunan. Harga jagung tercatat Rp 6.861 per kilogram, turun Rp 162 atau 2,31 persen dibandingkan hari sebelumnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bos Bulog Ungkap Stok Beras Melimpah di Aceh Jelang Ramadan

Bos Bulog Ungkap Stok Beras Melimpah di Aceh Jelang Ramadan

Bisnis | Minggu, 18 Januari 2026 | 14:58 WIB

Pemerintah-BUMN Mulai Manfaatkan Kawasan Hutan untuk Ketahanan Pangan dan Energi

Pemerintah-BUMN Mulai Manfaatkan Kawasan Hutan untuk Ketahanan Pangan dan Energi

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 20:34 WIB

Harga Beras hingga Jagung Kompak Turun, Tekanan Pangan Nasional Kian Melandai

Harga Beras hingga Jagung Kompak Turun, Tekanan Pangan Nasional Kian Melandai

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 12:23 WIB

Terkini

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Jabar | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:39 WIB

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:37 WIB

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:35 WIB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:29 WIB

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:28 WIB

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Entertainment | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:13 WIB

×