Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.870.000
Beli Rp2.775.000
IHSG 7.559,380
LQ45 743,671
Srikehati 348,696
JII 519,691
USD/IDR 17.137

Penetrasi BEV Dinilai Paling Efektif Tekan Beban Subsidi APBN

Achmad Fauzi | Suara.com

Selasa, 20 Januari 2026 | 09:32 WIB
Penetrasi BEV Dinilai Paling Efektif Tekan Beban Subsidi APBN
mobil listrik yang memiliki pesaing di mobil bensin
  • Kendaraan listrik murni (BEV) merupakan instrumen paling efektif menekan beban subsidi energi dalam APBN negara.
  • BEV dinilai memberikan dampak fiskal dan lingkungan lebih optimal dibandingkan kendaraan konvensional atau hybrid.
  • Peningkatan adopsi BEV kunci mengurangi konsumsi BBM bersubsidi serta mendukung agenda transisi energi nasional.

Suara.com - Kendaraan listrik murni atau Battery Electric Vehicle (BEV) dinilai menjadi instrumen paling efektif untuk menekan beban subsidi energi yang selama ini membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Di tengah tren kenaikan subsidi energi, adopsi kendaraan listrik disebut dapat menjadi solusi strategis pemerintah.

Praktisi dari SDCI, Sony Susmana, menilai dibandingkan kendaraan bermesin konvensional (Internal Combustion Engine/ICE) maupun Hybrid Electric Vehicle (HEV), BEV memberikan dampak fiskal yang lebih optimal.

"Dibandingkan kendaraan bermesin konvensional (Internal Combustion Engine/ICE) maupun Hybrid Electric Vehicle (HEV), BEV dinilai memberikan dampak fiskal dan lingkungan yang lebih optimal," ujarnya seperti dikutip, Selasa (20/1/2026).

Ekosistem kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) di Indonesia tengah berada di persimpangan jalan krusial. Di tengah pertumbuhannya yang disebut bagai keajaiban, pemerintah berencana menghentikan pemberian insentif sektor ini. Desain: Syahda-Suara.com
Ekosistem kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) di Indonesia tengah berada di persimpangan jalan krusial. Di tengah pertumbuhannya yang disebut bagai keajaiban, pemerintah berencana menghentikan pemberian insentif sektor ini. Desain: Syahda-Suara.com

Menurut Sony, peningkatan penggunaan kendaraan listrik murni menjadi kunci untuk menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Selama ini, subsidi BBM masih menjadi salah satu pos pengeluaran terbesar negara.

"Dengan beralih ke transportasi berbasis listrik, pemerintah dinilai memiliki ruang lebih besar untuk mengendalikan tekanan fiskal sekaligus mendukung agenda transisi energi," katanya.

Data Kementerian Keuangan menunjukkan alokasi subsidi energi pada 2024 mencapai Rp 177,62 triliun, meningkat dibandingkan realisasi 2023 yang sebesar Rp 164,3 triliun.

Tren kenaikan tersebut dinilai menjadi sinyal kuat perlunya kebijakan yang mendorong pergeseran dari kendaraan berbasis fosil menuju kendaraan listrik.

"BEV memiliki potensi besar dalam menurunkan ketergantungan terhadap bahan bakar fosil. Dalam jangka menengah hingga panjang, hal ini berdampak positif terhadap kesehatan fiskal negara," ujar Sony.

Selain manfaat fiskal, kendaraan listrik murni juga unggul dari sisi efisiensi energi. BEV tidak melalui proses pembakaran yang menyebabkan kehilangan energi, sehingga dinilai lebih efisien dibandingkan kendaraan konvensional maupun hybrid.

Seiring dengan pertumbuhan infrastruktur pengisian daya yang terus meningkat, kendaraan listrik murni dipandang dapat menjadi pilar utama dalam transformasi transportasi nasional.

Kebijakan ini tidak hanya berdampak pada penurunan emisi, tetapi juga berperan penting dalam mengurangi beban subsidi energi yang terus membengkak.

"Dengan pertumbuhan infrastruktur pengisian daya yang terus meningkat, BEV diposisikan sebagai pilar utama dalam transformasi transportasi rendah emisi di Indonesia," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Kota Impian hingga Wacana Rusun Subsidi, Apa yang Terjadi dengan Meikarta?

Dari Kota Impian hingga Wacana Rusun Subsidi, Apa yang Terjadi dengan Meikarta?

News | Senin, 19 Januari 2026 | 17:07 WIB

BPH Migas Bongkar Pengelewengan BBM Subsidi di Lhokseumawe Aceh

BPH Migas Bongkar Pengelewengan BBM Subsidi di Lhokseumawe Aceh

Bisnis | Senin, 19 Januari 2026 | 16:27 WIB

Ketika Kas Negara Tekor Rp 695 Triliun, Apa Urusannya dengan Anda?

Ketika Kas Negara Tekor Rp 695 Triliun, Apa Urusannya dengan Anda?

Bisnis | Senin, 19 Januari 2026 | 16:13 WIB

Terkini

Harga Emas di Pegadaian Naik Lagi, Antam Hingga UBS Kompak Meroket

Harga Emas di Pegadaian Naik Lagi, Antam Hingga UBS Kompak Meroket

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 08:28 WIB

Rupiah Nyungsep, BI Diramal Tahan Suku Bunga

Rupiah Nyungsep, BI Diramal Tahan Suku Bunga

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 08:24 WIB

TERPOPULER BISNIS: Reformasi IHSG Diakui MSCI, Status "Beku" Berlanjut

TERPOPULER BISNIS: Reformasi IHSG Diakui MSCI, Status "Beku" Berlanjut

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 08:13 WIB

BRI Life Incar Pasar Gen Z Lewat Asuransi MODI

BRI Life Incar Pasar Gen Z Lewat Asuransi MODI

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 08:13 WIB

Wall Street Merah Lagi Gegara Perang Masih Berkobar

Wall Street Merah Lagi Gegara Perang Masih Berkobar

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 07:48 WIB

Imbas El Nio Godzilla, Jasindo Pastikan Klaim Premi Asuranis Buat Petani Lancar

Imbas El Nio Godzilla, Jasindo Pastikan Klaim Premi Asuranis Buat Petani Lancar

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 07:44 WIB

OJK: MSCI Akui Reformasi Pasar Modal Indonesia, Sinyal Positif untuk Investor Asing

OJK: MSCI Akui Reformasi Pasar Modal Indonesia, Sinyal Positif untuk Investor Asing

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 07:24 WIB

Promo Spesial BRI di Alfamidi, Dapatkan Hadiah Langsung Belanja Akhir Pekan

Promo Spesial BRI di Alfamidi, Dapatkan Hadiah Langsung Belanja Akhir Pekan

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 07:15 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2026 Diproyeksikan Turun ke 5 Persen

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2026 Diproyeksikan Turun ke 5 Persen

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 20:43 WIB

Purbaya Klaim Rating Utang Indonesia di S&P Aman hingga 2028

Purbaya Klaim Rating Utang Indonesia di S&P Aman hingga 2028

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 20:04 WIB