Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Bitcoin Masih Tertekan Aksi Jual, Harganya Kembali Melemah

M Nurhadi

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:36 WIB
Bitcoin Masih Tertekan Aksi Jual, Harganya Kembali Melemah
Dok: BTC
baca 10 detik
  • Bitcoin gagal mencapai target US$100.000 setelah sempat menyentuh US$97.000 pada Januari 2026.
  • Investor besar Amerika Serikat ("Whale") menjadi pemicu koreksi tajam harga Bitcoin melalui aksi jual agresif.
  • Harga BTC dipengaruhi signifikan oleh jam operasional bursa saham AS dan kebijakan suku bunga The Fed.

Suara.com - Ambisi komunitas kripto untuk menyaksikan Bitcoin (BTC) mencetak sejarah di angka psikologis US$ 100.000 kembali menemui jalan buntu.

Meski sempat memberikan harapan besar saat menembus US$ 97.000 pada pertengahan Januari 2026, aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar ini justru tergelincir ke level US$ 92.263 pada akhir pekan kemarin, Minggu (19/1/2026).

Padahal, sentimen pasar sebelumnya berada di zona sangat positif. Hal ini dipicu oleh data SoSoValue yang mencatat arus masuk (inflow) harian pada ETF Bitcoin Spot di Amerika Serikat mencapai US$ 843,62 juta—rekor tertinggi dalam tiga bulan terakhir. Namun, euforia tersebut hanya bertahan singkat sebelum tekanan jual masif menghantam pasar.

Analis dari platform CryptoQuant mengungkapkan bahwa aktor utama di balik koreksi tajam ini adalah para investor bermodal besar atau "Whale" asal Amerika Serikat.

Fenomena ini terdeteksi melalui indikator Coinbase Premium Gap (CPG) yang menunjukkan angka negatif.

Coinbase Premium Gap merupakan metrik selisih harga BTC antara bursa Coinbase (representasi pasar AS) dan Binance (representasi pasar global).

Premium Negatif: Menandakan bahwa investor di AS melakukan aksi jual yang lebih agresif dibandingkan investor di wilayah lain.

Strategi Akhir Pekan: Para "Whale" diketahui melakukan aksi ambil untung besar-besaran saat pasar tradisional (bursa saham Nasdaq) tutup di akhir pekan. Akibatnya, harga di bursa Coinbase merosot lebih dalam dibandingkan bursa global lainnya.

Saat ini, Bitcoin diperdagangkan di kisaran US$ 93.024 (BTC to USD), mencatatkan penurunan lebih dari 2% dalam kurun waktu 24 jam terakhir. 

baca juga

Memasuki tahun 2026, dinamika pasar kripto telah bertransformasi secara signifikan. Ketergantungan terhadap jam operasional bursa saham AS serta kebijakan moneter The Federal Reserve (The Fed) menjadi faktor dominan yang menentukan arah harga.

Target US$ 100.000 kini menjadi benteng resistensi yang sangat kokoh. Setiap kali harga mendekati angka keramat tersebut, para investor institusi dan "Whale" cenderung melakukan profit taking, yang secara otomatis menekan harga kembali turun.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto memiliki risiko volatilitas yang sangat ekstrem. Pergerakan harga di bawah level $93.000 menunjukkan sentimen pasar yang masih tidak stabil. Artikel ini bukan merupakan ajakan membeli atau menjual. Selalu lakukan analisis fundamental dan teknikal secara mandiri (DYOR) sebelum memutuskan untuk berinvestasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Bitcoin Terjun Bebas Gegara Perang Tarif Eropa-AS, Analis Ungkap Proyeksinya

Harga Bitcoin Terjun Bebas Gegara Perang Tarif Eropa-AS, Analis Ungkap Proyeksinya

Bisnis | Senin, 19 Januari 2026 | 10:47 WIB

Site Bitcoin Lama Bernilai Ratusan Triliun Rupiah Bisa Dipecahkan AI dalam Waktu Dekat

Site Bitcoin Lama Bernilai Ratusan Triliun Rupiah Bisa Dipecahkan AI dalam Waktu Dekat

Bisnis | Minggu, 18 Januari 2026 | 09:47 WIB

Bitcoin Menguat ke USD97.000, Data Inflasi AS Redam Kekhawatiran Pasar Kripto

Bitcoin Menguat ke USD97.000, Data Inflasi AS Redam Kekhawatiran Pasar Kripto

Bisnis | Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:55 WIB

Terkini

Purbaya Akui China Sempat Khawatir soal Kondisi Fiskal RI

Purbaya Akui China Sempat Khawatir soal Kondisi Fiskal RI

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:21 WIB

Simulasi Krisis Siber Imersif Mulai Digaungkan kala Maraknya Lonjakan Serangan

Simulasi Krisis Siber Imersif Mulai Digaungkan kala Maraknya Lonjakan Serangan

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:18 WIB

Mulai Pamer Kinerja, Dony Oskaria Ungkap BUMN Ini Laba Bersihnya Tumbuh 380%

Mulai Pamer Kinerja, Dony Oskaria Ungkap BUMN Ini Laba Bersihnya Tumbuh 380%

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:45 WIB

MBG Dihentikan Saat Libur Sekolah, Pengusaha Protes: Bertentangan SK Kepala BGN Dadan Hindayana

MBG Dihentikan Saat Libur Sekolah, Pengusaha Protes: Bertentangan SK Kepala BGN Dadan Hindayana

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:39 WIB

Gencar Gaet Nasabah Baru, Begini Jurus Emiten AGRO

Gencar Gaet Nasabah Baru, Begini Jurus Emiten AGRO

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:39 WIB

BBM Swasta Mulai Muncul Lagi, BP Sudah Jual Bensin Saat Shell dan Vivo Masih Sepi

BBM Swasta Mulai Muncul Lagi, BP Sudah Jual Bensin Saat Shell dan Vivo Masih Sepi

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:26 WIB

Sulap 4 Bandara, InJourney Airports Kejar Standar Layanan Kelas Dunia

Sulap 4 Bandara, InJourney Airports Kejar Standar Layanan Kelas Dunia

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:23 WIB

Anak Usaha Emiten MPMX Masuk Bisnis Penyewaan Kendaraan Listrik

Anak Usaha Emiten MPMX Masuk Bisnis Penyewaan Kendaraan Listrik

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:08 WIB

Investor Asing Jual Saham Rp893 Miliar, BBCA dan DSSA Paling Banyak

Investor Asing Jual Saham Rp893 Miliar, BBCA dan DSSA Paling Banyak

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:01 WIB

BI Naikkan Lagi Suku Bunga, Mirae Asset: Benteng Terakhir Jaga Rupiah!

BI Naikkan Lagi Suku Bunga, Mirae Asset: Benteng Terakhir Jaga Rupiah!

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:54 WIB