Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.885.000
Beli Rp2.725.000
IHSG 7.378,606
LQ45 715,878
Srikehati 346,150
JII 498,926

Pipa Gas TGI Meledak, ESDM Jamin Produksi Lapangan Migas Rokan Bisa Operasi Lusa

Achmad Fauzi | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Rabu, 21 Januari 2026 | 18:03 WIB
Pipa Gas TGI Meledak, ESDM Jamin Produksi Lapangan Migas Rokan Bisa Operasi Lusa
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman. [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut].
  • Direktur Jenderal Migas ESDM pastikan produksi Rokan normal dalam dua hari karena perbaikan pipa TGI.
  • Kebocoran pipa gas TGI sempat mengganggu operasional Blok Rokan karena mengalirkan gas pembangkit listrik.
  • Perbaikan pipa selesai, aliran gas dibuka maksimal kemarin, berpotensi mempengaruhi target lifting tahun 2026.

Suara.com - Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, memastikan produksi minyak dan gas di lapangan migas Rokan akan kembali normal kembali dalam dua hari ke depan.

Hal ini, setelah sempat adanya kebocoran pipa gas milik PT Transportasi Gas Indonesia (TGI). 

Diketahui  kebocoran pipa gas TGI yang terjadi beberapa waktu lalu berdampak terhadap operasional produksi migas di Rokan.

Karena pipa tersebut mengalirkan gas ke pembangkit listrik yang menunjang operasional di Blok Rokan, milik PT Pertamina Hulu Rokan (PHR).

"Kemarin saya komunikasi informasinya dalam 2 hari kedepan (normal kembali)," ujar Laode saat ditemui wartawan di Kementerian ESDM, Jakarta pada Rabu (21/1/2026). 

Hampir dua tahun, tim peneliti laboratorium PHR berjibaku dengan ratusan sampel bahan kimia untuk menemukan formulasi yang benar-benar mampu bekerja optimal di karakter reservoir Lapangan Rokan. [Dok PHR]
Hampir dua tahun, tim peneliti laboratorium PHR berjibaku dengan ratusan sampel bahan kimia untuk menemukan formulasi yang benar-benar mampu bekerja optimal di karakter reservoir Lapangan Rokan. [Dok PHR]

Dia menyebut pipa gas TGI yang sebelumnya mengalami kebocoran telah berhasil diperbaiki. Sehingga telah kembali mengalirkan gas ke kawasan lapangan migas Rokan. 

"Dan semalam jam 24 Itu flow-nya sudah dibuka semua maksimal. Dan tekanannya sudah berada pada tekanan yang layak untuk bisa mendapatkan gas ke tempat-tempat dimana gas tersebut terkirim termasuk di Rokan," katanya

Sebelumnya, Laode menyebut jika kebocoran pipa milik TGI berpotensi berdampak kepada target lifting yang ditetapkan untuk 2026 sebesar 610 ribu barel per hari.

"Ya, untuk awal tahun itu perlu kita pulihkannya. Karena nanti berdampak pada proyeksi akhir tahun kita yang 610 ribu (barel per hari). Jadi kita harus buru-buru, agar pipa ini segera bisa tersambung," kata Laode pada 6 Januari lalu. 

Hal itu karena pipa tersebut mengalirkan gas untuk pembangkit listrik di Blok Rokan dan sekitarnya. 

"TGI ini menyuplai gas untuk pembangkitan listrik wilayah-wilayah di Rokan. Jadi banyak mesin-mesin pompa angguk di sana yang dibangkitkan dengan listrik dan gasnya dari pipa ini. Jadi harus segera diselesaikan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dirjen Gakkum ESDM Minta Tambang Emas Ilegal Tak Disalahkan soal Insiden di Pongkor

Dirjen Gakkum ESDM Minta Tambang Emas Ilegal Tak Disalahkan soal Insiden di Pongkor

Bisnis | Selasa, 20 Januari 2026 | 20:14 WIB

Tewaskan 3 Orang, ESDM Segera Telusuri Asap Beracun Tambang Emas Pongkor

Tewaskan 3 Orang, ESDM Segera Telusuri Asap Beracun Tambang Emas Pongkor

Bisnis | Selasa, 20 Januari 2026 | 18:50 WIB

ESDM Temukan 5.000 Ton Batu Bara di Sungai Mahakam, Diduga dari Pertambangan Ilegal

ESDM Temukan 5.000 Ton Batu Bara di Sungai Mahakam, Diduga dari Pertambangan Ilegal

Bisnis | Selasa, 20 Januari 2026 | 18:15 WIB

Terkini

BP Batam 'Ngebut' di 2026: Investasi Tembus Rp17,4 Triliun, Sektor Elektronik Jadi Jawara

BP Batam 'Ngebut' di 2026: Investasi Tembus Rp17,4 Triliun, Sektor Elektronik Jadi Jawara

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 22:01 WIB

7 Hari Menuju Ambang Batas: Trump di Ujung Tanduk, Kongres Beri 'Cek Kosong' Perang?

7 Hari Menuju Ambang Batas: Trump di Ujung Tanduk, Kongres Beri 'Cek Kosong' Perang?

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 21:33 WIB

Lewat Kartini BISA Fest, Telkom Perkuat Peran Perempuan di Era Digital

Lewat Kartini BISA Fest, Telkom Perkuat Peran Perempuan di Era Digital

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 20:42 WIB

Babak Akhir Utang 'Whoosh', RI Siap Sodorkan Skema Restrukturisasi ke China

Babak Akhir Utang 'Whoosh', RI Siap Sodorkan Skema Restrukturisasi ke China

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 20:10 WIB

Pemerintah Gunakan Cara Baru Pantau BBM Subsidi Agar Tak Bocor

Pemerintah Gunakan Cara Baru Pantau BBM Subsidi Agar Tak Bocor

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 20:06 WIB

Pengguna Aktif GoPay Tembus 26 Juta

Pengguna Aktif GoPay Tembus 26 Juta

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 20:00 WIB

Danantara Umbar Biang Kerok Kinerja Garuda Indonesia Masih Seret

Danantara Umbar Biang Kerok Kinerja Garuda Indonesia Masih Seret

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 19:50 WIB

Pegang 42 Persen Cadangan Dunia, Nikel Masih Jadi 'Raja' Investasi Hilirisasi RI

Pegang 42 Persen Cadangan Dunia, Nikel Masih Jadi 'Raja' Investasi Hilirisasi RI

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 19:05 WIB

Jumlah BUMN Dipangkas Jadi Hanya 300, Begini Klaster-klasternya

Jumlah BUMN Dipangkas Jadi Hanya 300, Begini Klaster-klasternya

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 19:02 WIB

Pemerintah Diminta Tak Wajibkan Penggunaan Dolar AS untuk Transaksi Batu Bara DMO

Pemerintah Diminta Tak Wajibkan Penggunaan Dolar AS untuk Transaksi Batu Bara DMO

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 18:57 WIB