Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.875.000
Beli Rp2.760.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

Jelang Ramadan, Bulog Jamin Harga Beras, Minyak, dan Gula Tak Tembus HET

Achmad Fauzi | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Jum'at, 23 Januari 2026 | 17:35 WIB
Jelang Ramadan, Bulog Jamin Harga Beras, Minyak, dan Gula Tak Tembus HET
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal. [Suara.com/Achmad Fauzi].
  • Perum Bulog menyiapkan stabilisasi pangan menjelang Ramadan dan Idul Fitri 2026 untuk mengendalikan harga beras, minyak, dan gula di bawah HET.
  • Dirut Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyatakan dukungan logistik maksimal dan sinergi dengan Satgas Pangan, TNI, serta Polri akan diperkuat.
  • Fokus utama Bulog adalah menjaga stabilitas harga pangan selama periode puncak permintaan tersebut agar masyarakat tidak terbebani kenaikan harga.

Suara.com - Perum Bulog menyiapkan langkah stabilisasi pangan menjelang Ramadan dan Idul Fitri 2026. Bulog menargetkan harga beras, minyak goreng, dan gula tetap terkendali serta tidak melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET).

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengatakan Bulog menjalankan arahan Menteri Pertanian untuk menjaga pergerakan harga pangan di pasaran. Rizal menegaskan Bulog menyiapkan dukungan logistik secara maksimal untuk menghadapi momentum permintaan yang biasanya meningkat.

"Kemudian juga dalam waktu dekat, kita menghadapi bulan suci Ramadan. Dalam bulan suci Ramadan juga kami, Bulog, juga menyiapkan semaksimal mungkin sesuai dengan arahan Bapak Mentan kemarin pagi, agar dijaga betul harga-harga pangan, khususnya beras, minyak, dan gula, tidak boleh di atas HET," kata Rizal di dalam media , Jumat (23/1/2026).

Pedagang beras melayani pembeli di pasar Cibubur, Jakarta, Senin (19/2/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pedagang beras melayani pembeli di pasar Cibubur, Jakarta, Senin (19/2/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Rizal menyebut Bulog akan memperkuat sinergi lintas lembaga untuk menjaga stabilisasi. Bulog akan bekerja bersama Satgas Pangan, TNI, Polri, serta pemangku kepentingan di pusat dan daerah.

"Dan ini kami akan bersinergi dengan Satgas Pangan, dengan TNI-Polri, dan seluruh stakeholder terkait di pemerintah pusat maupun daerah untuk menjaga stabilisasi pangan ini," ucapnya.

Rizal menekankan stabilitas harga menjadi fokus utama dalam periode Ramadan hingga Lebaran. Bulog menilai pengendalian harga menjadi kunci agar masyarakat tidak terbebani lonjakan harga bahan pokok.

"Harapan dari Bapak Menteri Pertanian dan kami juga dari Bulog, harga-harga pangan nanti tidak ada yang di atas HET ataupun melonjak tinggi di pasaran," kata Rizal.

Rizal mengatakan Bulog berkaca pada kondisi awal tahun dan periode Natal yang berjalan relatif stabil. Bulog menilai stabilitas tersebut terjadi karena kerja sama antarinstansi dan stakeholder di lapangan.

"Karena syukur alhamdulillah di awal tahun baru kemarin maupun Natal, syukur alhamdulillah tidak ada yang terjadi kenaikan-kenaikan harga sembako yang signifikan di pasaran dalam hal ini," imbuhnya.

Rizal menyebut Bulog akan menjaga pola kerja sama tersebut agar berlanjut pada periode Ramadan-Lebaran. Bulog menilai koordinasi lintas pihak membuat situasi pasar lebih terkendali.

"Ini semua berkat kerja sama sinergi dari seluruh pemangku kepentingan sehingga ini bisa tercapai," imbuh Rizal.

Bulog juga menyiapkan dukungan logistik untuk menjaga ketersediaan pasokan. Rizal mengatakan Bulog mengisi gudang-gudang di daerah untuk memastikan distribusi berjalan lancar saat permintaan meningkat.

Rizal menyatakan Bulog menargetkan kondisi pasar tetap stabil selama Ramadan hingga Lebaran. Bulog ingin memastikan tidak ada lonjakan harga yang mengganggu daya beli masyarakat.

"Harapan kami ini juga bisa kita laksanakan nanti pada saat Ramadan maupun Lebaran menghadapi Idul Fitri. Harga-harga stabil, tidak ada yang melonjak, dan situasi terkendali, pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bulog Mau Bangun 100 Gudang

Bulog Mau Bangun 100 Gudang

Bisnis | Jum'at, 23 Januari 2026 | 17:18 WIB

Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?

Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?

Bisnis | Jum'at, 23 Januari 2026 | 15:36 WIB

Serap 4 Juta Ton Beras Petani, Bulog Mau Cari Gudang Tambahan

Serap 4 Juta Ton Beras Petani, Bulog Mau Cari Gudang Tambahan

Bisnis | Jum'at, 23 Januari 2026 | 15:32 WIB

Terkini

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:51 WIB

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:33 WIB

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:26 WIB

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 11:17 WIB

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 10:47 WIB

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:49 WIB

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:43 WIB

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:53 WIB

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:34 WIB