5 Fakta Isu Menteri Keuangan Purbaya Tertipu Bank Himbara Rp200 Triliun

M Nurhadi

Minggu, 25 Januari 2026 | 18:41 WIB
5 Fakta Isu Menteri Keuangan Purbaya Tertipu Bank Himbara Rp200 Triliun
ARSIP - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat konferensi pers APBN KiTa edisi Januari 2026 di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Kamis (8/1/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
baca 10 detik
  • Kementerian Keuangan secara resmi membantah hoaks penipuan Menteri Purbaya oleh bank BUMN pada Minggu (25/1/2026).
  • Kebijakan penempatan dana negara menganggur sebesar Rp276 triliun merupakan strategi manajemen kas sejak September 2025.
  • Dana yang ditempatkan telah ditarik kembali secara bertahap untuk membiayai belanja rutin kementerian dan lembaga.

Suara.com - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memberikan klarifikasi tegas terkait beredarnya informasi yang mengeklaim Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjadi korban penipuan oleh bank-bank milik negara (Himbara).

Melalui Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), pemerintah memastikan bahwa narasi tersebut adalah berita bohong atau hoaks.

Pihak Kemenkeu menghimbau agar publik tidak mudah terprovokasi oleh konten menyesatkan yang menggunakan foto resmi konferensi pers Menkeu untuk membangun narasi negatif terhadap integritas perbankan nasional.

Guna meluruskan informasi, berikut adalah deretan fakta terkait pengelolaan dana pemerintah di perbankan yang menjadi latar belakang isu tersebut:

1. Narasi Hoaks yang Beredar

Berita bohong yang tersebar di media sosial memuat kalimat provokatif seperti: “Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, telah tertipu Bank Himbara 200 T – para banker pengkhianat rakyat Indonesia. Purbaya kalah 1-0 dengan para banker.” PPID Kemenkeu secara resmi menyatakan pada Minggu (25/1/2026) bahwa seluruh isi pernyataan tersebut tidak berdasar pada realitas hukum maupun finansial.

2. Realita Penempatan Dana Pemerintah

Faktanya, Menteri Purbaya memang melakukan kebijakan penempatan dana negara yang menganggur dari Bank Indonesia ke sejumlah bank nasional.

Langkah ini merupakan strategi manajemen kas negara yang dimulai sejak 12 September 2025. Dana tersebut ditempatkan dalam bentuk deposito on call untuk menjaga produktivitas likuiditas negara.

baca juga
Kementerian Keuangan klarifikasi kabar Menteri Keuangan Purbaya tertipu Bank Himbara Rp200 T adalah Hoaks [Ist]
Kementerian Keuangan klarifikasi kabar Menteri Keuangan Purbaya tertipu Bank Himbara Rp200 T adalah Hoaks [Ist]

3. Rincian Alokasi Dana Rp276 Triliun

Pemerintah mencatat total dana yang dikelola melalui perbankan mencapai Rp276 triliun dengan rincian sebagai berikut:

Tahap Awal (Rp200 Triliun): Disalurkan ke BRI (Rp55 T), Mandiri (Rp55 T), BNI (Rp55 T), BTN (Rp25 T), dan BSI (Rp10 T).

Tahap Tambahan (10 November 2025): Sebesar Rp76 triliun yang masuk ke Bank Mandiri (Rp25 T), BRI (Rp25 T), BNI (Rp25 T), dan Bank DKI (Rp1 T).

4. Dana Tidak "Menguap", Melainkan Ditarik untuk Belanja Negara

Berlawanan dengan tuduhan hoaks bahwa dana "menguap", Menteri Purbaya menjelaskan bahwa pemerintah telah menarik kembali dana sebesar Rp76 triliun secara bertahap. Penarikan ini dilakukan untuk membiayai kebutuhan belanja rutin kementerian dan lembaga (K/L).

“Itu buat belanja rutin kementerian lembaga. Jadi saya tarik seperti ditarik dari sistem, tapi langsung dibelanjain lagi, jadi langsung masuk ke sistem perekonomian,” tegas Purbaya dalam keterangan resminya.

Dengan demikian, pergerakan dana tersebut merupakan bagian dari siklus ekonomi yang sah dan terkendali.

5. Himbauan Kewaspadaan

Kemenkeu meminta masyarakat untuk selalu melakukan verifikasi melalui kanal komunikasi resmi pemerintah sebelum menyebarkan informasi sensitif terkait keuangan negara.

Penyebaran hoaks semacam ini dinilai dapat mengganggu stabilitas kepercayaan publik terhadap sistem perbankan nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenkeu: Berita Menkeu Purbaya Tertipu Bank Himbara 100 Persen Hoaks

Kemenkeu: Berita Menkeu Purbaya Tertipu Bank Himbara 100 Persen Hoaks

Bisnis | Minggu, 25 Januari 2026 | 17:59 WIB

Update Terbaru Kenaikan Gaji PNS, PPPK, dan TNI-Polri Tahun 2026

Update Terbaru Kenaikan Gaji PNS, PPPK, dan TNI-Polri Tahun 2026

News | Minggu, 25 Januari 2026 | 10:05 WIB

Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas

Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas

Bisnis | Jum'at, 23 Januari 2026 | 17:08 WIB

Terkini

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:40 WIB

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:14 WIB

×