Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.186,363
LQ45 618,857
Srikehati 301,720
JII 368,583
USD/IDR 18.073

Jembatan Energi Jawa Hampir Tersambung: Proyek Cisem II Rampung Maret 2026

Mohammad Fadil Djailani, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:52 WIB
Jembatan Energi Jawa Hampir Tersambung: Proyek Cisem II Rampung Maret 2026
Ilustrasi. Pembangunan jaringan pipa gas bumi Cirebon-Semarang tahap II atau Cisem II segera rampung. Foto ist.
baca 10 detik
  • Pipa gas Cisem II sepanjang 245 km segera rampung dan targetkan fisik selesai pada Maret 2026.
  • BPH Migas percepat izin dan tarif agar operasional jual beli gas bisa dimulai Juli 2026.
  • Proyek APBN Rp 2,8 triliun ini akan hubungkan jaringan gas dari Jawa Timur hingga Jawa Barat.

Suara.com - Pembangunan jaringan pipa gas bumi Cirebon-Semarang tahap II atau Cisem II segera rampung. Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Fathul Nugroho menekankan perlunya percepatan penyelesaian aspek perizinan dan tarif pengangkutan agar pengoperasian pipa dapat berjalan seiring dengan selesainya pembangunan fisik proyek. 

Menurutnya, penyelarasan regulasi menjadi kunci agar pemanfaatan gas bumi oleh industri dapat langsung berjalan optimal.

"Kami memastikan pembangunan berjalan sesuai target yang telah ditetapkan. Infrastruktur ini sangat krusial untuk menciptakan integrasi jaringan pipa gas bumi yang terhubung dari Jawa Timur, Jawa Tengah, hingga Jawa Barat," kata Fathul lewat keterangannya pada  Rabu (28/1/2026).

Cisem Tahap II dirancang untuk melayani sejumlah konsumen utama, antara lain Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Kilang Minyak Balongan, serta industri Pupuk Kujang. Keberadaan pipa ini diharapkan memperkuat keandalan pasokan gas bumi bagi sektor industri, energi, dan manufaktur.

Jaringan pipa gas bumi Cisem II membentang sepanjang 245 kilometer dan merupakan kelanjutan dari proyek Cisem I. Proyek Cisem II digarap Kementerian ESDM dan termasuk proyek strategis nasional. 

Pembangunannya menelan biaya Rp 2,8 triliun yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan dilaksanakan dengan skema pengadaan konstruksi terintegrasi Rancang dan Bangun (design and build).

Sebelumnya, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman menyampaikan pembangunan jaringan pipa gas Cisem II ditargetkan selesai pada Maret, dan operasional jual beli gas mulai dilaksanakan pada Juli 2026. 

"Cisem II sesuai target, on target. Dan Insya Allah tahun ini selesai, Maret fisik sudah selesai, Juni sudah boleh jual beli gas,"kata Laode pada 21 Januari lalu. 

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kuota BBM Pertalite Turun di 2026 Hanya 29,27 Juta KL

Kuota BBM Pertalite Turun di 2026 Hanya 29,27 Juta KL

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 20:03 WIB

BPH Migas Klaim Hemat Rp4,98 Triliun Karena Subsidi Lebih Tepat Sasaran

BPH Migas Klaim Hemat Rp4,98 Triliun Karena Subsidi Lebih Tepat Sasaran

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 18:48 WIB

Juli Mulai Jual Beli, Proyek Pipa Gas Cisem II Ditargetkan Rampung Maret 2026

Juli Mulai Jual Beli, Proyek Pipa Gas Cisem II Ditargetkan Rampung Maret 2026

Bisnis | Rabu, 21 Januari 2026 | 18:20 WIB

Terkini

No Na Rilis Single Honk! Tampilkan Kearifan Lokal Indonesia, Ada Om Telolet Om!

No Na Rilis Single Honk! Tampilkan Kearifan Lokal Indonesia, Ada Om Telolet Om!

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:25 WIB

Tambang Batubara Meledak! 32 Pekerja Tewas di Balochistan Pakistan

Tambang Batubara Meledak! 32 Pekerja Tewas di Balochistan Pakistan

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:22 WIB

Tekanan Mereda, Kepercayaan Industri RI Kembali Menguat pada Juli 2026

Tekanan Mereda, Kepercayaan Industri RI Kembali Menguat pada Juli 2026

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:17 WIB

Dipercaya BI Jadi Pengelola Utama SKM, Ini Strategi BRI Jangkau Pelosok Karo

Dipercaya BI Jadi Pengelola Utama SKM, Ini Strategi BRI Jangkau Pelosok Karo

Bri | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:16 WIB

Gerindra Tegaskan Survei Cuma Instrumen Evaluasi, Bukan Penentu Kebijakan Pemerintah

Gerindra Tegaskan Survei Cuma Instrumen Evaluasi, Bukan Penentu Kebijakan Pemerintah

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:16 WIB

Misteri Tewasnya Satpam di Waduk Jatiluhur, Polda Jabar Turunkan Tim Gabungan

Misteri Tewasnya Satpam di Waduk Jatiluhur, Polda Jabar Turunkan Tim Gabungan

Jabar | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:15 WIB

5 Film dan Serial Netflix Agustus 2026, Komedi hingga Horor

5 Film dan Serial Netflix Agustus 2026, Komedi hingga Horor

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:15 WIB

Ngeri! Aksi Calon Pegawai BPJS Ketenagakerjaan Jalan di Atas Api Viral di Medsos

Ngeri! Aksi Calon Pegawai BPJS Ketenagakerjaan Jalan di Atas Api Viral di Medsos

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:13 WIB

Kasus Bocah Tersiram Air Panas, Puskesmas Waluran Perketat Pengawasan Pasien ODGJ

Kasus Bocah Tersiram Air Panas, Puskesmas Waluran Perketat Pengawasan Pasien ODGJ

Jabar | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:07 WIB

Amerika Gagah di Perang Iran Tapi Lagi Rapuh di Dalam Negeri, Kenapa Bisa Begitu?

Amerika Gagah di Perang Iran Tapi Lagi Rapuh di Dalam Negeri, Kenapa Bisa Begitu?

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:07 WIB

×