Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.091,386
LQ45 606,516
Srikehati 297,102
JII 361,308
USD/IDR 18.082

Pemerintah Ungkap Aceh Telah Pulih dari Bencana Banjir Sumatera

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 29 Januari 2026 | 19:41 WIB
Pemerintah Ungkap Aceh Telah Pulih dari Bencana Banjir Sumatera
Anak-anak pengungsi di Gampong Sukajadi, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang. [Suara.com/Iskandar]
baca 10 detik
  • Kabupaten Aceh Besar ditetapkan pulih normal pascabencana karena dampaknya ringan, berbeda dari wilayah Aceh lainnya.
  • Dampak bencana di Aceh Besar mayoritas hanya berupa genangan air, tidak seperti daerah lain yang mengalami endapan lumpur parah.
  • Keputusan status normal oleh Satgas didasarkan pemenuhan seluruh indikator pemulihan sarana dan prasarana daerah tersebut.

Suara.com - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi menyatakan Kabupaten Aceh Besar menjadi satu-satunya daerah di Provinsi Aceh yang telah masuk kategori pulih normal pascabencana alam.

Direktur Jenderal Kawasan, Perkotaan dan Batas Negara Kemendagri sekaligus Juru Bicara Satgas, Amran menyampaikan Aceh Besar sejak awal mengalami dampak bencana yang relatif tidak terlalu parah dibandingkan daerah lain.

"Kalau untuk di Aceh, Provinsi Aceh, memang yang dari awal sudah langsung pulih secara keseluruhan adalah Aceh Besar," ujar Amran saat konferensi pers, di Jakarta, Kamis (29/1/2026).

Kayu-kayu besar diduga milik korporasi bergelimpangan setelah terbawa banjjir di Gampong Sukajadi, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang. [Suara.com/Iskandar]
Kayu-kayu besar diduga milik korporasi bergelimpangan setelah terbawa banjjir di Gampong Sukajadi, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang. [Suara.com/Iskandar]

Ia menjelaskan, kondisi di Aceh Besar berbeda dengan wilayah terdampak lainnya. Jika di daerah lain terjadi endapan lumpur yang cukup parah, di Aceh Besar dampak bencana lebih didominasi oleh genangan air.

"Karena memang kondisi wilayah terdampak tidak terlalu parah. Gambarannya adalah kalau di tempat lain lumpur masuk, maka di Aceh Besar hanya air," kata Amran.

Dengan kondisi tersebut, pemulihan sarana dan prasarana di Aceh Besar dapat dilakukan lebih cepat. Namun demikian, Satgas masih terus memantau perkembangan daerah lain di Aceh.

Amran menegaskan, penetapan status normal dilakukan berdasarkan sejumlah indikator. Pemerintah akan menyatakan suatu daerah pulih sepenuhnya setelah seluruh indikator tersebut terpenuhi.

:Kita akan lihat perkembangannya setelah semuanya 100 persen terpenuhi, baru bisa dikatakan bahwa sudah normal," pungkasnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PU Kebut Normalisasi Sungai Aek Doras, Upaya Redam Ancaman Banjir di Sibolga

PU Kebut Normalisasi Sungai Aek Doras, Upaya Redam Ancaman Banjir di Sibolga

Bisnis | Rabu, 28 Januari 2026 | 18:55 WIB

BRI Tanggap Bencana Sumatera Pulihkan Sekolah di Aceh Tamiang Lewat Program Ini Sekolahku

BRI Tanggap Bencana Sumatera Pulihkan Sekolah di Aceh Tamiang Lewat Program Ini Sekolahku

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 18:37 WIB

Kemenperin Akan Guyur Dana Rp 318 Miliar untuk Pulihkan IKM Terdampak Banjir Sumatera

Kemenperin Akan Guyur Dana Rp 318 Miliar untuk Pulihkan IKM Terdampak Banjir Sumatera

Bisnis | Senin, 26 Januari 2026 | 18:34 WIB

Terkini

Prabowo Jajal Kereta Mewah Nusantara Explorer, Intip Kemewahan Luxury Sleeper Train Buatan KAI

Prabowo Jajal Kereta Mewah Nusantara Explorer, Intip Kemewahan Luxury Sleeper Train Buatan KAI

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 11:48 WIB

Honda Banting Harga Cicilan Brio Cuma Rp1 Juta di GIIAS 2026

Honda Banting Harga Cicilan Brio Cuma Rp1 Juta di GIIAS 2026

Otomotif | Kamis, 30 Juli 2026 | 11:48 WIB

Pilot Malaysia Tertangkap Selundupkan 26 Kg Ekstasi di Bandara Soetta, Disimpan dalam Koper Kru

Pilot Malaysia Tertangkap Selundupkan 26 Kg Ekstasi di Bandara Soetta, Disimpan dalam Koper Kru

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 11:44 WIB

Cara Pandang Gen Z pada Dunia Kerja Bergeser, IPK Tinggi Bukan Lagi Jaminan

Cara Pandang Gen Z pada Dunia Kerja Bergeser, IPK Tinggi Bukan Lagi Jaminan

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 11:40 WIB

Jadi Juri NUSANTARA SPOTLIGHT 2026, Bunga Jelitha Tekankan Pentingnya Attitude Bagi Model

Jadi Juri NUSANTARA SPOTLIGHT 2026, Bunga Jelitha Tekankan Pentingnya Attitude Bagi Model

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 11:36 WIB

Justin Hubner Dilarang Fortuna Sittard Bela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026,

Justin Hubner Dilarang Fortuna Sittard Bela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026,

Bola | Kamis, 30 Juli 2026 | 11:32 WIB

Cuek Performa Pemain Persija di Timnas Indonesia Piala AFF 2026, Shin Tae-yong: Saya Tak Sempat...

Cuek Performa Pemain Persija di Timnas Indonesia Piala AFF 2026, Shin Tae-yong: Saya Tak Sempat...

Bola | Kamis, 30 Juli 2026 | 11:30 WIB

Tunda Nyicil CBR250RR: Ini 6 Mobil Keluarga 7 Seater Bandel Harga Rasa Motor

Tunda Nyicil CBR250RR: Ini 6 Mobil Keluarga 7 Seater Bandel Harga Rasa Motor

Otomotif | Kamis, 30 Juli 2026 | 11:30 WIB

Avtur Mahal dan Dolar Naik: Mengapa Maskapai Disalahkan?

Avtur Mahal dan Dolar Naik: Mengapa Maskapai Disalahkan?

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 11:28 WIB

Jatim Media Summit 2026, Pemprov Jatim Sebut Media Jadi Motor Penggerak Ekonomi Kreatif Daerah

Jatim Media Summit 2026, Pemprov Jatim Sebut Media Jadi Motor Penggerak Ekonomi Kreatif Daerah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 11:27 WIB

×