Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Meski IHSG Rebound, Rupiah Justru Ambles ke Level Rp 16,797 Pagi Ini

Achmad Fauzi | Rina Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 30 Januari 2026 | 09:54 WIB
Meski IHSG Rebound, Rupiah Justru Ambles ke Level Rp 16,797 Pagi Ini
Mata uang rupiah dan dolar Amerika Serikat. [Antara]
  • Rupiah melemah 0,26 persen pada Jumat, 30 Januari 2026, dibuka di Rp16.797 per dolar AS.
  • Pelemahan rupiah dipicu oleh indeks dolar AS yang mengalami rebound dan sentimen risk off domestik.
  • Yuan Tiongkok menguat, sementara mayoritas mata uang Asia lainnya, seperti Baht Thailand, mengalami pelemahan.

Suara.com - Nilai tukar mengalami pelemahan pada Jumat, 30 Januari 2026. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar spot dibuka ke level Rp 16.797 per dolar AS

Dengan kondisi itu membuat, rupiah melemah 0,26 persen dibanding penutupan pada Rabu yang berada di level Rp 16.755 dolar AS. Sedangkan, kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat di Rp 16.786 per dolar AS.

Sementara itu, pergerakan mata uang Asia sebagian bervariasi. Di mana, baht Thailand menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah ambles 0,56 persen.

Mata uang rupiah dan dolar Amerika Serikat. [Antara]
Mata uang rupiah dan dolar Amerika Serikat. [Antara]

Disusul, yen Jepang yang anjlok 0,46 persen. Lalu, ada won Korea Selatan yang tertekan 0,36 persen dan dolar Taiwan yang turun 0,28 persen. Lalu dolar Singapura yang terdepresiasi 0,24 persen.

Diikuti ringgit Malaysia yang merosot 0,21 persen. Disusul, peso Filipina yang tergelincir 0,08 persen dan dolar Hongkong yang melemah 0,03 persen.

Sedangkan yuan China menjadi satu-satunya mata uang di Asia yang menguat setelah naik 0,04 persen terhadap the greenback. 

Dalam hal ini, Analis Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan, pelemahan rupiah ini setelah indek dolar AS mengalami rebound.

"Rupiah ditutup  terhadap dolar AS di tengah sentimen risk off di pasar ekuitas domestik terkait potensi downgrade MSCI dan Goldman Sachs," katanya saat dihubungi Suara.com. 

Lukman menambahkan, IHSG masih di wilayah negatif membuat rupiah tertekan. Apalagi, tidak ada data ekonomi penting baik dari dalam maupun luar membuat investor masih perlu mencemati dampak dari perkembangan seputar MSCI dan geopolitik seputar ancaman Trump pada Iran. 

"Rupiah berpotensi kembali melemah terhadap dolar AS oleh sentimen yang masih belum pulih di pasar ekuitas domestik menyangkut pengumuman MSCI kemaren. Range Rp 16.700 - Rp 16.800," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Kembali Melemah Terseret Sentimen Global

Rupiah Kembali Melemah Terseret Sentimen Global

Bisnis | Kamis, 29 Januari 2026 | 17:32 WIB

Rupiah Melemah Tersengat IHSG yang Anjlok, Dolar AS Jadi Kuat ke Level Rp16.788

Rupiah Melemah Tersengat IHSG yang Anjlok, Dolar AS Jadi Kuat ke Level Rp16.788

Bisnis | Kamis, 29 Januari 2026 | 09:49 WIB

Beda dengan IHSG, Rupiah Justru Berjaya

Beda dengan IHSG, Rupiah Justru Berjaya

Bisnis | Rabu, 28 Januari 2026 | 17:06 WIB

Terkini

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:33 WIB

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:01 WIB

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:30 WIB

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:24 WIB

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:45 WIB

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:33 WIB

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:03 WIB

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:55 WIB

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:47 WIB

Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite

Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 10:49 WIB