Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

IHSG Hari Ini Berpotensi Konsolidasi di Tengah 'Perang' Lawan 'Saham Gorengan'

M Nurhadi

Rabu, 04 Februari 2026 | 07:23 WIB
IHSG Hari Ini Berpotensi Konsolidasi di Tengah 'Perang' Lawan 'Saham Gorengan'
Pekerja memantau grafik pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Treasury BTN, Jakarta, Senin (2/2/2026). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj]
  • IHSG menguat signifikan 2,52% namun dibayangi aksi jual bersih investor asing senilai Rp760 miliar.
  • Pada Rabu (4/2/2026), IHSG diprediksi bergerak mendatar dengan level support 7.900 dan resistance 8.300.
  • Bursa Asia menguat, namun bursa Amerika Serikat melemah didorong rotasi aset dari sektor teknologi.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menutup perdagangan sebelumnya dengan penguatan signifikan sebesar 2,52%.

Meski demikian, kenaikan ini dibayangi oleh aksi jual bersih (net sell) investor asing yang mencapai angka Rp760 miliar.

Sejumlah saham perbankan dan big caps menjadi target utama pelepasan aset oleh pemodal luar negeri, di antaranya BMRI, BBCA, ANTM, BBRI, dan TLKM.

Untuk perdagangan hari ini, Rabu (4/2/2026), pasar diperkirakan akan memasuki fase jenuh atau bergerak mendatar.

Meski demikian, sentimen pergerakan BEI dan kepolisian yang mulai tegas terhadap saham gorengan dan 'bandar' diperkirakan akan sedikit berdampak pada IHSG.

Untuk diketahui, pada Selasa (3/2/2026) kemarin, Bareskrim memeriksa Shinhan Sekuritas berkaitan dengan IPO saham PIPA yang diduga melanggar regulasi.

Saat ini tiga tersangka sudah ditetapkan, termasuk eks pejabat BEI.

Proyeksi IHSG

Fanny Suherman, CFP®, Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas, memperkirakan IHSG memiliki kecenderungan untuk bergerak sideways sepanjang hari ini. Fokus investor diperkirakan akan tertuju pada area pertahanan dan hambatan berikut:

Support IHSG: 7.900 – 8.000

Resistance IHSG: 8.175 – 8.300

Di tengah potensi konsolidasi ini, beberapa saham komoditas dan metal menarik untuk diperhatikan sebagai trading idea, antara lain MBMA, NCKL, CDIA, ARCI, BRMS, dan BUMI.

Sementara itu, Mandiri Sekuritas melalui Head of Technical Analyst Department, Hadiyansyah, memberikan rekomendasi pada saham BBNI, INCO, dan TLKM.

Bursa Asia Kompak Menghijau

Berbeda dengan gejolak pekan lalu, bursa saham di kawasan Asia mencatatkan pemulihan serentak pada perdagangan Selasa (3/2). Pasar mulai menunjukkan stabilitas setelah fluktuasi harga komoditas emas dan perak mereda.

Indeks Kospi Korea Selatan memimpin penguatan dengan lonjakan fantastis 6,84%, disusul oleh Nikkei 225 Jepang yang melesat 3,92%.

Perbaikan aktivitas manufaktur di Amerika Serikat memberikan sinyal positif bagi prospek laba perusahaan global.

Namun, perhatian khusus tertuju pada Australia, di mana bank sentralnya (RBA) menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 bps menjadi 3,85% sebagai langkah meredam inflasi yang masih di atas target.

Dari bursa Amerika Serikat, tekanan justru datang pada sektor teknologi. Para investor mulai melakukan rotasi aset keluar dari saham-saham pertumbuhan tinggi menuju sektor yang lebih sensitif terhadap perbaikan ekonomi riil.

Indeks Nasdaq memimpin penurunan sebesar 1,43%, sementara S&P 500 dan Dow Jones turut melemah.

Fenomena "Magnificent Seven" tampak mulai meredup sementara:

Nvidia turun hampir 3%, memperpanjang fase koreksi di sektor AI.

Microsoft dan Meta terpangkas lebih dari 2%.

Sebaliknya, Walmart melonjak 3% hingga menembus kapitalisasi pasar USD 1 triliun, didorong oleh keberhasilan ekspansi digitalnya.


DISCLAIMER: Investasi saham memiliki risiko fluktuasi harga yang dipengaruhi oleh dinamika pasar global dan domestik. Analisis yang disajikan merupakan proyeksi teknikal dan bukan merupakan jaminan keuntungan pasti. Investor diharapkan melakukan kajian mandiri dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan sebelum mengambil keputusan investasi. Penulis tidak bertanggung jawab atas kerugian yang mungkin timbul dari keputusan transaksi berdasarkan artikel ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Skandal Saham PIPA, Ini Profil dan Para Pemegang Sahamnya

Skandal Saham PIPA, Ini Profil dan Para Pemegang Sahamnya

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 06:42 WIB

Profil PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) dan Pemilik Sahamnya

Profil PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) dan Pemilik Sahamnya

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 06:26 WIB

IHSG Menguat Lagi, Purbaya: Pasar Mulai Terima Thomas Djiwandono

IHSG Menguat Lagi, Purbaya: Pasar Mulai Terima Thomas Djiwandono

Bisnis | Selasa, 03 Februari 2026 | 20:03 WIB

Diminta Bereskan Saham Gorengan, Purbaya: Jangan Biarkan Investor Ritel Rugi

Diminta Bereskan Saham Gorengan, Purbaya: Jangan Biarkan Investor Ritel Rugi

Bisnis | Selasa, 03 Februari 2026 | 18:40 WIB

Purbaya: Saya Tak Bisa Kendalikan Saham, Tapi Pastikan Ekonomi Naik Cepat

Purbaya: Saya Tak Bisa Kendalikan Saham, Tapi Pastikan Ekonomi Naik Cepat

Bisnis | Selasa, 03 Februari 2026 | 18:30 WIB

IHSG Akhirnya Kembali ke Level 8.000, Pasar Mulai Tenang?

IHSG Akhirnya Kembali ke Level 8.000, Pasar Mulai Tenang?

Bisnis | Selasa, 03 Februari 2026 | 17:17 WIB

Terkini

Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing

Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:20 WIB

Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:54 WIB

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:47 WIB

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:19 WIB

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:25 WIB

Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang

Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:20 WIB

IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya

IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:57 WIB

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:43 WIB

Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh

Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:11 WIB

Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik

Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:37 WIB