Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.760.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 6.318,500
LQ45 630,677
Srikehati 317,136
JII 401,976
USD/IDR 17.600

Pejabat Tinggi Bea Cukai Pusat Diperiksa KPK, Anak Buah Menkeu Purbaya Pasrah

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 04 Februari 2026 | 17:06 WIB
Pejabat Tinggi Bea Cukai Pusat Diperiksa KPK, Anak Buah Menkeu Purbaya Pasrah
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dilaporkan tengah melakukan pemeriksaan terhadap salah satu pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan. (beacukai.go.id)
  • KPK periksa pejabat Bea Cukai; detail kasus belum diungkap ke publik.
  • Bea Cukai pastikan sikap kooperatif dan hormati proses hukum yang berjalan di KPK.
  • Pemeriksaan ini berlangsung di tengah rentetan OTT KPK di Banjarmasin dan Jakarta.

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dilaporkan tengah melakukan pemeriksaan terhadap salah satu pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi mengenai detail kasus yang menyeret anak buah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tersebut.

Kasubdit Humas dan Penyuluhan DJBC, Budi Prasetyo, membenarkan adanya proses hukum yang sedang berjalan. Namun, ia masih enggan membeberkan identitas pejabat yang dimaksud maupun substansi dari pemeriksaan tersebut.

"Saat ini sedang berlangsung pemeriksaan oleh tim KPK terhadap pejabat Bea Cukai," ujar Budi dalam keterangan tertulisnya, Rabu (4/2/2026).

Budi menegaskan bahwa pihaknya pasrah dan akan mengikuti seluruh prosedur hukum yang berlaku. Ia menjamin bahwa institusinya akan memberikan dukungan penuh terhadap upaya penegakan hukum yang dilakukan oleh lembaga antirasuah tersebut.

"Bea Cukai berkomitmen untuk bersikap kooperatif dan menghormati proses yang berlangsung. Kami masih mengikuti perkembangan lebih lanjut," tambahnya.

Kabar pemeriksaan pejabat Bea Cukai ini muncul di tengah intensitas tinggi kegiatan penindakan KPK. Sebelumnya, KPK diketahui telah melancarkan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap pejabat pajak di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, yang diduga terkait dengan kasus restitusi pajak.

Selain itu, KPK juga dikabarkan melakukan operasi serupa di Jakarta untuk kasus yang berbeda, meski rincian mengenai kasus di ibu kota tersebut masih belum dibuka ke publik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Sebut Revisi UU P2SK Bisa Perbaiki Gejolak Pasar Saham

Purbaya Sebut Revisi UU P2SK Bisa Perbaiki Gejolak Pasar Saham

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 16:00 WIB

KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?

KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 14:54 WIB

KPK Gelar OTT Senyap di Kalsel, Siapa yang Terjaring di KPP Banjarmasin?

KPK Gelar OTT Senyap di Kalsel, Siapa yang Terjaring di KPP Banjarmasin?

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 14:37 WIB

Terkini

Perang AS-Iran: 6 Juta Barel Lolos dari Selat Hormuz, Harga Minyak Turun

Perang AS-Iran: 6 Juta Barel Lolos dari Selat Hormuz, Harga Minyak Turun

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 10:13 WIB

Pengusaha Khawatir Pasar Ekspor Terganggu Imbas Pembentukan DSI, Begini Respons Danantara

Pengusaha Khawatir Pasar Ekspor Terganggu Imbas Pembentukan DSI, Begini Respons Danantara

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 09:39 WIB

Rupiah Dibuka Menguat Tipis ke Level Rp17.652 per Dolar AS

Rupiah Dibuka Menguat Tipis ke Level Rp17.652 per Dolar AS

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 09:21 WIB

IHSG Mulai Reborn, Menghijau di Awal Perdagangan Kamis

IHSG Mulai Reborn, Menghijau di Awal Perdagangan Kamis

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 09:18 WIB

Pasokan Kritis Akibat Blokade Selat Hormuz, Harga Minyak Kembali Melesat ke Level 105 Dolar AS

Pasokan Kritis Akibat Blokade Selat Hormuz, Harga Minyak Kembali Melesat ke Level 105 Dolar AS

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 09:04 WIB

Harga Emas Antam Lompat Tinggi, Hari Ini Dibanderol Rp 2,8 Juta/Gram

Harga Emas Antam Lompat Tinggi, Hari Ini Dibanderol Rp 2,8 Juta/Gram

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:48 WIB

Literasi Keuangan Tertinggal dari Inklusi, Mahasiswa Rentan Terjebak Utang di Era Cashless

Literasi Keuangan Tertinggal dari Inklusi, Mahasiswa Rentan Terjebak Utang di Era Cashless

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:43 WIB

OJK Terbitkan Dua Aturan Baru Efek dan Manajer Investasi, Update Modal Minimal

OJK Terbitkan Dua Aturan Baru Efek dan Manajer Investasi, Update Modal Minimal

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:37 WIB

Kontraktor Tambang Andalan Perkuat Armada, Bidik Lonjakan Laba 31%

Kontraktor Tambang Andalan Perkuat Armada, Bidik Lonjakan Laba 31%

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:30 WIB

Biaya Logistik RI Membengkak, Kapal Antre Berhari-hari di Pelabuhan

Biaya Logistik RI Membengkak, Kapal Antre Berhari-hari di Pelabuhan

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:21 WIB