Baca 10 detik
- IHSG ditutup melemah 2,08 persen ke level 7.935 pada 6 Februari 2026 akibat respons negatif pasar terhadap outlook utang Indonesia oleh Moody's.
- Rupiah juga melemah di pasar spot menjadi Rp 16.876 per dolar AS, sementara cadangan devisa Januari 2026 turun menjadi USD 154,6 miliar.
- Pertumbuhan indeks harga properti Indonesia pada Q4 2025 melambat menjadi 0,83 persen secara tahunan, menandai laju paling lambat sejak 2023.
Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, PADI, PIPA, ARKO, SSTM, COIN, FILM, SAFE, BMAS, CTTH, TRUE, TRON.
Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi. Investor disarankan untuk melakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan.