PLN Mobile Perkuat Ekosistem EV Berbasis Green Energy, Dari Rumah Charging hingga SPKLU

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah | Suara.com

Minggu, 08 Februari 2026 | 19:38 WIB
PLN Mobile  Perkuat Ekosistem EV Berbasis Green Energy, Dari Rumah Charging hingga SPKLU
Di IIMS 2026, PLN mengusung tema EV Ecosystem Powered by PLN Mobile – Your EV Partner. (Dok: PLN)

Suara.com - Kehadiran PT PLN (Persero) dalam Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 bukan sekadar meramaikan pameran otomotif tahunan. Lebih dari itu, PLN datang membawa gagasan besar tentang masa depan mobilitas hijau Indonesia.

Melalui platform PLN Mobile, perusahaan listrik negara ini menegaskan komitmennya membangun ekosistem kendaraan listrik (electric vehicle/EV) yang terintegrasi, mudah diakses, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna. Upaya ini tidak hanya berfokus pada penyediaan tenaga listrik dan infrastruktur, tetapi juga membangun keyakinan bagi pemilik maupun calon pemilik kendaraan listrik.

Revanny Yudhistira, Vice President Pengelola Pemasaran PLN, menegaskan bahwa PLN tidak hanya bertugas menyediakan pasokan listrik dan infrastruktur pengisian daya.

“Kami ingin para pemilik dan calon pemilik EV punya keyakinan bahwa setelah mereka membeli kendaraan listrik, sudah ada ekosistem yang mendukung seluruh kebutuhannya. Lewat PLN Mobile, semua kebutuhan itu dijawab dalam satu platform,” ujarnya

PLN Mobile, “Your EV Partner”

Di IIMS 2026, PLN mengusung tema EV Ecosystem Powered by PLN Mobile – Your EV Partner. Platform ini dirancang menjadi pintu masuk utama bagi seluruh layanan kelistrikan yang berkaitan dengan kendaraan listrik. Mulai dari pengisian daya di rumah, pengisian di perjalanan melalui SPKLU, hingga layanan untuk pengguna motor listrik.

Menurut Revanny, langkah ini merupakan bagian dari peran PLN sebagai enabler transisi energi. “Tujuan PLN membangun green energy harus diikuti dengan menjawab kebutuhan masyarakat. Ketika masyarakat beralih ke kendaraan listrik, kami harus hadir di sisi layanan, bukan hanya sebagai penyedia listrik,” jelasnya.

PLN Mobile menyediakan berbagai fitur layanan kelistrikan bagi pengguna EV, antara lain layanan Home Charging Ultima untuk pengisian daya di rumah hingga pengisian saat perjalanan jauh melalui Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), serta informasi real-time lokasi SPKLU. Bagi pengguna roda dua, PLN juga menghadirkan ekosistem SPKLU R2 khusus motor listrik untuk mendukung mitra pekerja transportasi online, yang kini banyak digunakan oleh ojek daring.

“Motor listrik digunakan mitra online untuk bekerja. Kebutuhan pengisian daya mereka harus dijawab agar tidak menjadi kendala,” kata Revanny.

Home Charging sebagai Basis Utama Pengisian Daya EV

Revanny menjelaskan, sebagian besar pengguna EV melakukan pengisian daya di rumah. Polanya mirip dengan kebiasaan mengisi baterai ponsel. “Saat selesai beraktivitas dan beristirahat, mobil juga diistirahatkan sambil di-charge. Itulah fungsi utama home charging,” katanya.

Melalui produk Home Charging Ultima, PLN menawarkan paket premium yang terintegrasi dengan sistem kelistrikan PLN. Keunggulan utamanya adalah tarif diskon pada pukul 22.00–05.00. Dengan skema ini, biaya pengisian bisa turun hingga Rp178 per kilometer—jauh lebih murah dibanding pengisian di SPKLU yang berkisar Rp370 per kilometer, apalagi dibanding mobil berbahan bakar bensin yang mencapai sekitar Rp1.300 per kilometer.

“Perbandingannya sangat terasa. Dari Rp1.300 turun ke Rp370, lalu ke Rp178. Bagi masyarakat yang cermat mengatur pengeluaran, ini sangat menguntungkan,” ujar Revanny.

Peran Strategis SPKLU di Perjalanan

Meski home charging menjadi basis, keberadaan SPKLU tetap krusial. Terutama untuk perjalanan jarak jauh, kondisi darurat, serta kebutuhan kendaraan operasional seperti taksi online.

“Mobilitas kita tidak selalu terencana. Bisa saja lupa mengisi daya di rumah, atau tiba-tiba ada tugas mendadak. Di situlah SPKLU hadir sebagai solusi cepat. Pengisian di SPKLU rata-rata hanya 20–30 menit sudah penuh,” jelasnya.

Melalui PLN Mobile, pengguna dapat melihat peta SPKLU secara real-time, mengetahui ketersediaan charger, daya yang tersedia, hingga antrean. Fitur trip planner membantu pengguna merancang perjalanan dengan lebih tenang.

“Pengalaman pelanggan selama ini benar-benar kami gali agar aplikasi ini relevan dengan kebutuhan nyata,” tambah Revanny.

Membuka Peluang Bisnis bagi Mitra

PLN juga tidak memonopoli ekosistem SPKLU. Justru perusahaan mendorong keterlibatan pelaku usaha untuk ikut membangun jaringan pengisian daya.

“SPKLU bisa menjadi bisnis bagi mitra. PLN hanya menjadi inisiator awal, tetapi kami sangat terbuka bagi badan usaha yang ingin berinvestasi. Skema kemitraan sudah tersedia dan bisa diajukan langsung melalui PLN Mobile,” katanya.

Proses pengajuan dibuat sederhana, mulai dari pendaftaran hingga panduan teknis tersedia di aplikasi. Hal serupa berlaku untuk layanan Home Charging Ultima yang dapat diajukan secara mandiri oleh pelanggan.

Promo Khusus IIMS 2026: Power Up Event

Kehadiran PLN di IIMS 2026 juga diwarnai berbagai promo menarik. Salah satunya program Power Up Event, diskon 50 persen untuk layanan tambah daya.

Caranya cukup mudah: pengunjung melakukan check-in di booth PLN melalui PLN Mobile, lalu melakukan transaksi. Sistem akan otomatis memberikan potongan harga tanpa perlu proses manual. Promo ini berlaku selama pameran dan dapat digunakan untuk seluruh ID pelanggan di Indonesia, dari Jayapura hingga Aceh.

Selain itu, pengunjung yang bertransaksi minimal Rp50.000 di booth juga berkesempatan mendapat hadiah langsung dari PLN Mobile.

PLN Mobile sebagai Super Apps Kelistrikan

Lebih luas lagi, PLN Mobile diposisikan sebagai super apps yang mengintegrasikan seluruh layanan kelistrikan. Mulai pembelian token dengan biaya admin paling murah, pembayaran tagihan, pengajuan layanan, hingga program loyalitas seperti SWACAM dan undian Gelegar PLN Mobile.

“Tidak perlu lagi mencari orang dalam atau kenalan. Semua layanan cukup diakses lewat PLN Mobile. Tujuan kami satu: semuanya makin mudah,” tegas Revanny.

Ia juga mengajak masyarakat untuk aktif mengikuti media sosial PLN agar tidak ketinggalan informasi promo dan inovasi terbaru.

Apresiasi Pengguna pada Layanan Dan Fitur PLN Mobile

Salah satu pengunjung booth PLN di IIMS 2026, Rudy Hudin, mengaku seluruh layanan kelistrikan kini dapat diakses melalui PLN Mobile. Ia menilai proses administrasi seperti tambah daya hingga perubahan layanan dapat diselesaikan dengan cepat tanpa harus datang ke kantor PLN.

“Pengisian daya di rumah rasanya seperti punya SPKLU sendiri. Biayanya murah dan sangat mendukung mobil listrik untuk Indonesia yang lebih hijau,” ujarnya.

Pengunjung lainnya, Rajha Effendy, menyebut aplikasi PLN Mobile cukup membantu karena pengguna dapat memantau status baterai dan ketersediaan SPKLU.

“Ya lumayan simple sih lewat aplikasi PLN Mobile untuk nge-charge mobil, Terus kan bisa diliat juga ya baterai kita pas lagi nge-charge berapa-berapa. Terus yang lagi pakai ada orang apa enggak. Ya lumayan simple sih Aplikasinya lumayan membantu,” katanya.

Sementara itu, pengunjung lainnya, Mus Mulyadi, mengapresiasi kehadiran booth PLN yang memberikan informasi promo pemasangan home charging. Ia menilai penggunaan EV jauh lebih efisien secara operasional dibandingkan mobil konvensional, serta didukung jaringan SPKLU PLN yang luas dan dapat digunakan berbagai unit kendaraan.

“Kebetulan saya juga pengguna PLN Mobile untuk SPKLU-nya khususnya. Kenapa? Karena itu sudah tersebar banyak. Beda dengan provider-provider lain, itu ada yang khusus unit tertentu. Kalau di PLN, kita semua unit bisa. Dan itu sudah tersebar di mana-mana,” ujarnya.

Melalui platform PLN Mobile, PLN berupaya menghadirkan ekosistem kendaraan listrik yang terintegrasi dan mudah diakses, mulai dari layanan home charging hingga SPKLU untuk perjalanan jarak jauh.

Menatap Masa Depan Mobilitas Hijau

Partisipasi PLN di IIMS 2026 menjadi penanda penting perjalanan transisi energi Indonesia. Dengan mengusung semangat green energy dan dukungan teknologi digital, PLN berupaya memastikan bahwa adopsi kendaraan listrik tidak berhenti pada pembelian unit, tetapi berlanjut pada pengalaman penggunaan yang nyaman dan ekonomis.

“PLN hadir sebagai partner bagi seluruh pengguna EV. Your EV Partner itulah komitmen kami,” tutup Revanny.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rexco Tawarkan Solusi Perawatan Kendaraan untuk Mobil Listrik di IIMS 2026

Rexco Tawarkan Solusi Perawatan Kendaraan untuk Mobil Listrik di IIMS 2026

Otomotif | Sabtu, 07 Februari 2026 | 15:51 WIB

Jajaran Mobil Listrik yang Meluncur di IIMS 2026, Dari SUV Sampai Mobil Perkotaan

Jajaran Mobil Listrik yang Meluncur di IIMS 2026, Dari SUV Sampai Mobil Perkotaan

Otomotif | Sabtu, 07 Februari 2026 | 15:55 WIB

Suzuki XBee Mobil Berdimensi Mini yang Curi Perhatian dengan Teknologi Mild Hybrid

Suzuki XBee Mobil Berdimensi Mini yang Curi Perhatian dengan Teknologi Mild Hybrid

Otomotif | Sabtu, 07 Februari 2026 | 14:15 WIB

V-KOOL Hadirkan Perlindungan Bodi Mobil PPF Luxor Diamond di Ajang IIMS 2026

V-KOOL Hadirkan Perlindungan Bodi Mobil PPF Luxor Diamond di Ajang IIMS 2026

Otomotif | Sabtu, 07 Februari 2026 | 12:37 WIB

Pacifiic Bike Bawa Jajaran Sepeda Motor Listrik Baru dan Umumkan Aktivitas Ekspor di IIMS 2026

Pacifiic Bike Bawa Jajaran Sepeda Motor Listrik Baru dan Umumkan Aktivitas Ekspor di IIMS 2026

Otomotif | Sabtu, 07 Februari 2026 | 12:11 WIB

Ancaman Baru MPV Premium, GAC Perkenalkan Produk Hybrid 7 Penumpang di IIMS 2026

Ancaman Baru MPV Premium, GAC Perkenalkan Produk Hybrid 7 Penumpang di IIMS 2026

Otomotif | Sabtu, 07 Februari 2026 | 11:38 WIB

Terkini

Harga Emas di Pegadaian Naik Hari Ini, Galeri 24 dan UBS Kompak Menguat!

Harga Emas di Pegadaian Naik Hari Ini, Galeri 24 dan UBS Kompak Menguat!

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:00 WIB

Mark Up Video Promosi Desa: Pakar Sebut Amsal Sitepu Tak Bisa Dipidana Tanpa Bukti 'Kick Back'

Mark Up Video Promosi Desa: Pakar Sebut Amsal Sitepu Tak Bisa Dipidana Tanpa Bukti 'Kick Back'

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:57 WIB

IHSG Masih Diramal Bakal Tertekan, Cek Saham Hari Ini yang Cuan

IHSG Masih Diramal Bakal Tertekan, Cek Saham Hari Ini yang Cuan

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:33 WIB

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:11 WIB

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 20:28 WIB

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:29 WIB

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:20 WIB

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:16 WIB

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:09 WIB