Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.492

Isu Saham PIPA Ubah Bisnis Jadi Perusahaan Migas, Ini Kata Manajemen

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 09 Februari 2026 | 07:08 WIB
Isu Saham PIPA Ubah Bisnis Jadi Perusahaan Migas, Ini Kata Manajemen
PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA)

Suara.com - PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA), emiten yang sebelumnya dikenal sebagai produsen pipa PVC dan lem kabarnya bertransformasi menjadi perusahaan di sektor minyak dan gas bumi (Migas).

Perubahan haluan strategis ini terjadi setelah kendali perusahaan berpindah ke tangan pemilik baru, Morris Capital Indonesia.

Sebagai langkah awal transisi, PIPA telah menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 26 Januari 2026.

Pertemuan tersebut mengesahkan perombakan total pada struktur kepemimpinan perusahaan untuk menyesuaikan dengan visi baru di industri energi.

Dalam RUPSLB tersebut, pemegang saham menyetujui pengunduran diri Imanuel Kevin Mayola dari posisi Direktur Utama. Jabatan tertinggi tersebut kini diamanatkan kepada Firrisky Ardi Nurtomo, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur di perusahaan tersebut.

Selain pergantian kursi kepemimpinan, PIPA kini tengah menggodok berbagai rencana aksi korporasi. Fokus utama manajemen baru adalah mencari instrumen pendanaan guna mendukung pembangunan infrastruktur logistik serta pabrik produksi (production plant) di sektor migas.

Sekadar pengingat, proses akuisisi oleh Morris Capital Indonesia dilakukan dalam dua tahap pada 6 dan 10 Oktober 2025.

Perusahaan investasi tersebut membeli saham PIPA dengan harga rata-rata pelaksanaan sebesar Rp10,60 per lembar saham.

Rekam Jejak dan Kontroversi Hukum: Dugaan "Goreng Saham"

Meski kini tengah berupaya memperbaiki citra melalui transformasi bisnis, PIPA masih membawa beban persoalan hukum yang cukup serius.

Nama emiten ini sempat mencuat setelah Bareskrim Polri melakukan penyelidikan terkait dugaan manipulasi harga saham saat proses penawaran umum perdana atau Initial Public Offering (IPO).

Beberapa poin krusial dalam kasus hukum yang melibatkan PIPA antara lain:

  • Dugaan Manipulasi IPO: Bareskrim Polri mengendus adanya praktik tidak wajar dalam perdagangan saham PIPA. Pihak otoritas menduga adanya upaya sistematis untuk mendongkrak harga saham secara semu agar terlihat atraktif di mata investor publik.
  • Keterlibatan Pihak Sekuritas: Kasus ini turut menyeret PT Shinhan Sekuritas Indonesia yang bertindak sebagai penjamin emisi (underwriter) saat IPO berlangsung. Penyelidikan difokuskan pada peran sekuritas dalam menciptakan permintaan semu yang mengarah pada aktivitas "goreng saham".
  • Status Penyelidikan: Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami bukti-bukti terkait pelanggaran hukum pasar modal untuk menentukan pihak-pihak yang paling bertanggung jawab atas pergerakan harga saham yang tidak wajar tersebut.

Sebelum bertransformasi, PIPA dikenal luas sebagai manufaktur bahan bangunan yang memproduksi pipa PVC, fitting, serta bahan perekat.

Langkah Morris Capital membawa PIPA ke sektor migas dinilai sebagai upaya diversifikasi ekstrem untuk meningkatkan nilai perusahaan di mata pasar.

Namun, keberhasilan transformasi ini sangat bergantung pada kemampuan manajemen baru dalam menyelesaikan persoalan hukum di masa lalu serta transparansi dalam rencana pendanaan aset logistik migas yang tengah dipersiapkan.

Kontributor : Rizqi Amalia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saham HOTL Terancam Delisting, Manajemen Tegaskan Itikad Baik ke BEI

Saham HOTL Terancam Delisting, Manajemen Tegaskan Itikad Baik ke BEI

Bisnis | Minggu, 08 Februari 2026 | 19:25 WIB

6 Fakta Skandal IPO REAL, Manipulasi Berbuntut Izin UOB Kay Hian Dibekukan

6 Fakta Skandal IPO REAL, Manipulasi Berbuntut Izin UOB Kay Hian Dibekukan

Bisnis | Minggu, 08 Februari 2026 | 16:33 WIB

Saham BUMI Banting Harga Ekstrem, Lalu Diserok Investor Asing

Saham BUMI Banting Harga Ekstrem, Lalu Diserok Investor Asing

Bisnis | Minggu, 08 Februari 2026 | 13:48 WIB

IHSG Ditutup Tersungkur 2,08 Persen, 673 Saham Merosot

IHSG Ditutup Tersungkur 2,08 Persen, 673 Saham Merosot

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 16:50 WIB

Tekanan Jual Masih Hantui IHSG di Sesi I, 702 Saham Kebakaran

Tekanan Jual Masih Hantui IHSG di Sesi I, 702 Saham Kebakaran

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 13:14 WIB

IHSG Rungkad, Saham Apa yang Masih Layak Dibidik?

IHSG Rungkad, Saham Apa yang Masih Layak Dibidik?

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 12:48 WIB

Terkini

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:43 WIB

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:27 WIB

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:40 WIB

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:55 WIB

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:50 WIB

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:39 WIB

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:32 WIB

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:24 WIB

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:10 WIB

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:00 WIB