Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Monorel vs LRT: Serupa tapi Tak Sama, Mana yang Lebih Unggul?

M Nurhadi

Rabu, 11 Februari 2026 | 07:33 WIB
Monorel vs LRT: Serupa tapi Tak Sama, Mana yang Lebih Unggul?
Ilustrasi Monorail dan LRT (Ilustrasi AI)

Suara.com - Di kota-kota besar yang padat seperti Jakarta, transportasi berbasis rel menjadi pahlawan untuk menembus kemacetan. Kita sering mendengar istilah Monorel dan LRT (Light Rail Transit).

Jika dilihat sekilas, keduanya tampak mirip: sama-sama melayang di atas jalan raya dan terlihat modern. Namun, jika kita membedah "jeroannya", kedua transportasi ini memiliki perbedaan yang sangat mendasar, mulai dari bentuk rel hingga kapasitas angkutnya.

Mari kita ulas perbedaannya agar Anda tidak tertukar lagi saat mengobrol di tongkrongan.

1. Bentuk Lintasan (Rel)

Perbedaan paling mencolok terletak pada kakinya, alias relnya.

  • Monorel: Sesuai namanya (Mono berarti satu), kereta ini hanya berjalan di atas satu rel tunggal yang biasanya terbuat dari beton. Posisi keretanya bisa "menunggangi" rel tersebut (seperti duduk di atas balok) atau "menggelantung" di bawahnya.
  • LRT: Menggunakan dua bilah rel baja, persis seperti kereta api biasa atau Commuter Line, hanya saja ukurannya lebih ramping dan teknologinya lebih ringan. Karena menggunakan dua rel, LRT jauh lebih stabil dan mudah berpindah jalur dibandingkan monorel.

2. Kapasitas Penumpang

Jika diibaratkan kendaraan di jalan raya, monorel itu seperti minibus, sedangkan LRT adalah bus besar.

  • Monorel: Umumnya dirancang untuk jarak pendek dengan kapasitas penumpang yang terbatas. Sangat cocok sebagai penghubung antar gedung atau di dalam area wisata (seperti monorel di TMII dulu).
  • LRT: Memiliki kapasitas yang jauh lebih besar. Satu rangkaian LRT biasanya terdiri dari beberapa gerbong yang mampu mengangkut ratusan orang sekaligus dalam satu perjalanan. Ini menjadikannya solusi efektif untuk transportasi massal perkotaan.

3. Kecepatan dan Fleksibilitas

  • LRT unggul dalam hal kecepatan. Karena berjalan di atas dua rel baja, LRT bisa dipacu lebih kencang dan lebih stabil saat menikung. Selain itu, rel LRT bisa terhubung dengan jaringan rel kereta api konvensional jika ukurannya disesuaikan (standar gauge).
  • Monorel cenderung lebih lambat. Kelebihannya hanya pada kemampuannya mendaki tanjakan curam dan melewati tikungan yang sangat tajam di tengah gedung-gedung tinggi karena bodinya yang lebih ramping.

4. Biaya dan Perawatan

baca juga

Inilah alasan mengapa banyak kota sekarang lebih memilih LRT daripada monorel.

  • LRT menggunakan teknologi rel standar yang suku cadangnya mudah ditemukan di seluruh dunia. Jika ada kerusakan, perbaikannya lebih simpel.
  • Monorel bersifat eksklusif. Jika Anda membeli sistem monorel dari satu merek, maka seluruh suku cadang dan teknologinya harus dari merek tersebut selamanya. Ini membuat biaya perawatan monorel cenderung sangat mahal dalam jangka panjang.

Monorel menang dari segi estetika yang terlihat futuristik dan hemat ruang di lahan sempit, namun LRT jauh lebih unggul dalam hal kapasitas, kecepatan, dan keberlanjutan operasional.

Itulah sebabnya Indonesia akhirnya lebih memilih mengembangkan LRT Jabodebek daripada melanjutkan proyek monorel yang sempat terbengkalai.

Kontributor : Rizqi Amalia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pramono Anung Minta Pembongkaran Tiang Monorel di Rasuna Said Dipercepat: Lima Tiang Sehari!

Pramono Anung Minta Pembongkaran Tiang Monorel di Rasuna Said Dipercepat: Lima Tiang Sehari!

News | Jum'at, 06 Februari 2026 | 13:50 WIB

Menuju 81 Tahun Indonesia Merdeka: Saat MRT Melaju, Desa Masih Gelap

Menuju 81 Tahun Indonesia Merdeka: Saat MRT Melaju, Desa Masih Gelap

Your Say | Jum'at, 06 Februari 2026 | 08:05 WIB

Rute MRT Balaraja Dapat Restu Komisi D DPRD DKI: Gebrakan Baru Transportasi Aglomerasi

Rute MRT Balaraja Dapat Restu Komisi D DPRD DKI: Gebrakan Baru Transportasi Aglomerasi

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 18:38 WIB

DPRD DKI Pastikan Tiang Monorel Rasuna Said Kembali ke Adhi Karya usai Dibongkar Pemprov

DPRD DKI Pastikan Tiang Monorel Rasuna Said Kembali ke Adhi Karya usai Dibongkar Pemprov

News | Kamis, 15 Januari 2026 | 19:32 WIB

Pembongkaran Tiang Monorel Rasuna Said Tak Langgar Prosedur, Pemprov: Itu Berdiri di Atas Tanah Kita

Pembongkaran Tiang Monorel Rasuna Said Tak Langgar Prosedur, Pemprov: Itu Berdiri di Atas Tanah Kita

News | Kamis, 15 Januari 2026 | 19:16 WIB

Perempuan Lentera Kehidupan Hadir dalam 12 Potret Terbaik dari Jurnalis Nasional di MRT Bundaran HI

Perempuan Lentera Kehidupan Hadir dalam 12 Potret Terbaik dari Jurnalis Nasional di MRT Bundaran HI

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 18:04 WIB

Terkini

Prediksi Harga Emas Pekan Ini, Perang AS-Iran Bisa Picu Penguatan?

Prediksi Harga Emas Pekan Ini, Perang AS-Iran Bisa Picu Penguatan?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:02 WIB

Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong

Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 19:34 WIB

Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:57 WIB

Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus

Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:36 WIB

Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco

Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 15:51 WIB

Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris

Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 15:25 WIB

Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?

Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:55 WIB

Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?

Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:07 WIB

Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris

Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:51 WIB

Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam

Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:39 WIB

×