Kinerja Penjualan Eceran Diramal Terkontraksi, Ini Penyebabnya

Rabu, 11 Februari 2026 | 08:24 WIB
Kinerja Penjualan Eceran Diramal Terkontraksi, Ini Penyebabnya
Ilustrasi rekreasi. [ChatGPT]
Baca 10 detik
  • Penjualan eceran Januari 2026 diprakirakan tumbuh 7,9 persen tahunan, namun terkontraksi 0,6 persen bulanan.
  • Kontraksi bulanan terjadi karena normalisasi konsumsi pasca perayaan Natal dan Tahun Baru 2026.
  • Ekspektasi inflasi Maret dan Juni 2026 diprakirakan meningkat didorong antisipasi HBKN Idulfitri 1447 H.

Suara.com - Kinerja penjualan eceran pada Januari 2026 diprakirakan meningkat secara tahunan. Namun, terkontraksi secara bulanan.

Hal ini tecermin dari Indeks Penjualan Riil (IPR) Januari 2026 yang diprakirakan tumbuh sebesar 7,9 persen (yoy).

Direktur Eksekutif Komunikasi BI, Ramdan Denny, mengatakan penurunan ini disebabkan kinerja penjualan eceran tersebut terutama ditopang oleh pertumbuhan Kelompok Barang Budaya dan Rekreasi, Makanan, Minuman, dan Tembakau, serta Subkelompok Sandang.

"Secara bulanan, penjualan eceran pada Januari 2026 diprakirakan terkontraksi sebesar 0,6 persen(mtm) sejalan dengan normalisasi konsumsi masyarakat setelah Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru," katanya dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Rabu (11/2/2026).

Meski demikian, kontraksi tersebut lebih rendah dibandingkan dengan kontraksi pada periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 4,7 persen (mtm).

Pada Desember 2025, IPR tumbuh sebesar 3,5 persen (yoy). Terutama didukung oleh pertumbuhan penjualan Suku Cadang dan Aksesori, Makanan, Minuman, dan Tembakau, serta Barang Budaya dan Rekreasi.

Secara bulanan, penjualan eceran pada Desember 2025 tumbuh sebesar 3,1 persen (mtm), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pada bulan sebelumnya sebesar 1,5 persen (mtm).

Peningkatan tersebut didorong oleh kinerja mayoritas kelompok, terutama Peralatan Informasi dan Komunikasi, Barang Budaya dan Rekreasi, Suku Cadang dan Aksesori, serta Makanan, Minuman, dan Tembakau sejalan dengan peningkatan permintaan masyarakat saat HBKN Natal dan Tahun Baru.

Dari sisi harga, tekanan inflasi tiga dan enam bulan yang akan datang, yaitu Maret dan Juni 2026, diprakirakan meningkat. Hal ini tecermin dari Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) Maret dan Juni 2026 yang tercatat masing-masing sebesar 175,7 dan 156,3, lebih tinggi dibandingkan dengan IEH pada periode sebelumnya sebesar 168,6 dan 154,5.

Baca Juga: Thomas Djiwandono: Agen Prabowo yang Bakal Robohkan 'Tembok Berlin' Fiskal-Moneter?

Peningkatan tersebut didorong oleh ekspektasi kenaikan harga pada periode HBKN Idulfitri 1447 H.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI