Bitcoin Terjepit di Level USD 67.000, Bearish Mengintai

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 12 Februari 2026 | 15:30 WIB
Bitcoin Terjepit di Level USD 67.000, Bearish Mengintai
Ilustrasi bitcoin (Photo by Traxer on Unsplash)
  • Bitcoin siang ini di US$67.126, namun indikator teknikal membentuk pola *bear flag* mengindikasikan potensi tren turun.
  • Level kunci support saat ini adalah US$63.000, tempat banyak pemegang aset berada pada posisi impas.
  • Kegagalan support $63.000 berpotensi memicu koreksi tajam hingga target terburuk $42.510.

Suara.com - Hingga siang ini, Bitcoin (BTC) terpantau berada di posisi US$67.126. Meski angka ini menunjukkan penguatan tipis dibandingkan posisi pagi tadi yang sempat menyentuh kisaran US$66.000, indikator teknikal justru memberikan sinyal peringatan bagi para investor.

Mengutip laporan dari Beincrypto, pergerakan harga Bitcoin pasca aksi jual besar-besaran di bulan Januari telah membentuk formasi bear flag pada grafik harian.

Secara teknis, pola ini muncul ketika aset mengalami penurunan tajam yang diikuti oleh pemulihan lemah dalam rentang yang sempit.

Sejarah mencatat bahwa bear flag biasanya menjadi indikasi kelanjutan tren turun (downtrend), bukan tanda pemulihan permanen.

Setelah sempat merosot 38% menuju level US$60.130 di pertengahan Januari, BTC sempat bangkit ke US$72.200 pada awal Februari. Namun, kenaikan inilah yang kini teridentifikasi sebagai jebakan pola bear flag.

Pada 10 Februari lalu, harga Bitcoin secara resmi menembus batas bawah pola tersebut, yang mengonfirmasi kegagalan upaya pemulihan.

Indikator momentum Relative Strength Index (RSI) juga telah memberikan peringatan dini; meskipun harga tampak berusaha stabil, RSI menunjukkan adanya tekanan jual tersembunyi (bearish divergence).

Saat ini, fokus utama pasar tertuju pada level US$63.000. Area ini merupakan dinding permintaan (demand wall) yang sangat kuat, mengingat sekitar 1,3% dari total pasokan Bitcoin dunia terkonsentrasi di titik ini.

Banyak pemegang aset (holders) berada dalam posisi impas (break-even) di harga tersebut, sehingga level ini menjadi benteng pertahanan terakhir.

Skenario Terburuk: Potensi "Reset" Struktur Pasar

Jika dukungan di level US$63.000 gagal bertahan, risiko koreksi tajam akan meningkat secara eksponensial. Berikut adalah proyeksi tingkat penurunan jika terjadi kepanikan pasar:

Target Pertama: US$57.740

Target Panik: Kisaran US$42.510

Penurunan hingga ke level terbawah tersebut akan dianggap sebagai "reset" total pada struktur harga Bitcoin terbaru. Di sisi lain, untuk membalikkan keadaan menjadi positif, Bitcoin harus mampu merebut kembali posisi US$72.130 demi mengurangi tekanan jual.

Tren turun secara umum baru akan dianggap berakhir jika BTC mampu melesat di atas US$79.290.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Bitcoin Optimis Kembali ke Level USD 90.000 Usai Terperosok ke USD 61.000

Harga Bitcoin Optimis Kembali ke Level USD 90.000 Usai Terperosok ke USD 61.000

Bisnis | Selasa, 10 Februari 2026 | 13:35 WIB

Bitcoin Kembali ke Level USD 70.000: Akumulasi Nyata atau Jebakan Bull Trap?

Bitcoin Kembali ke Level USD 70.000: Akumulasi Nyata atau Jebakan Bull Trap?

Bisnis | Senin, 09 Februari 2026 | 15:05 WIB

Bitcoin Terperosok ke USD 60.000, Analis Indodax Ungkap Dampaknya ke Pasar Kripto

Bitcoin Terperosok ke USD 60.000, Analis Indodax Ungkap Dampaknya ke Pasar Kripto

Bisnis | Minggu, 08 Februari 2026 | 13:04 WIB

FOMC 2026: The Fed Tahan Suku Bunga, Bitcoin Amblas ke Level 70.000 Dolar

FOMC 2026: The Fed Tahan Suku Bunga, Bitcoin Amblas ke Level 70.000 Dolar

Bisnis | Minggu, 01 Februari 2026 | 15:51 WIB

Dokumen Jeffrey Epstein 'Singgung' Identitas Satoshi Nakamoto dan Asal-Usul Bitcoin

Dokumen Jeffrey Epstein 'Singgung' Identitas Satoshi Nakamoto dan Asal-Usul Bitcoin

Bisnis | Minggu, 01 Februari 2026 | 09:54 WIB

Bitcoin Sulit Tembus Level USD 90.000, Proyeksi Analis di Tengah Penguatan Emas

Bitcoin Sulit Tembus Level USD 90.000, Proyeksi Analis di Tengah Penguatan Emas

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 13:41 WIB

Terkini

Dikejar Target Ekonomi 6 Persen! Menkeu Purbaya: Jika Gagal, Mungkin Disuruh Mundur!

Dikejar Target Ekonomi 6 Persen! Menkeu Purbaya: Jika Gagal, Mungkin Disuruh Mundur!

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 12:11 WIB

Prabowo ke Investor Jepang: Laporkan Masalah Langsung ke Saya, RI Siap Pangkas Regulasi

Prabowo ke Investor Jepang: Laporkan Masalah Langsung ke Saya, RI Siap Pangkas Regulasi

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:57 WIB

Nuon Maksimalkan Potensi Ekonomi Nasional dengan Mendorong Perkembangan Ekosistem Digital Lifestyle

Nuon Maksimalkan Potensi Ekonomi Nasional dengan Mendorong Perkembangan Ekosistem Digital Lifestyle

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:55 WIB

Bank di Jakarta Bangkrut, OJK Langsung Cabut Izin Usaha

Bank di Jakarta Bangkrut, OJK Langsung Cabut Izin Usaha

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:51 WIB

IHSG Bergerak Fluktuatif, Bos BEI: Itu Wajar

IHSG Bergerak Fluktuatif, Bos BEI: Itu Wajar

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:25 WIB

Harga Pangan Nasional Pascalebaran: Cabai dan Bawang Kompak Turun

Harga Pangan Nasional Pascalebaran: Cabai dan Bawang Kompak Turun

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:14 WIB

Beredar Jadi Dirut BEI Periode 2026-2030, Jeffrey Hendrik Siap Kirim Surat Lamaran ke OJK

Beredar Jadi Dirut BEI Periode 2026-2030, Jeffrey Hendrik Siap Kirim Surat Lamaran ke OJK

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:00 WIB

Prabowo Tawarkan Danantara ke Investor Jepang, Jaminan Aman Investasi di Indonesia

Prabowo Tawarkan Danantara ke Investor Jepang, Jaminan Aman Investasi di Indonesia

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:47 WIB

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.995

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.995

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 09:47 WIB

Jangan Terkecoh Bandar, Investor Ritel Diingatkan Bahaya Broker Summary

Jangan Terkecoh Bandar, Investor Ritel Diingatkan Bahaya Broker Summary

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 09:40 WIB