Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Luhut Ikut Buka Suara soal Tambang Emas Martabe: Tak Ada Tekanan dari Luar!

Liberty Jemadu | Suara.com

Jum'at, 13 Februari 2026 | 14:05 WIB
Luhut Ikut Buka Suara soal Tambang Emas Martabe: Tak Ada Tekanan dari Luar!
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan Presiden Prabowo Subianto tidak terpengaruh tekanan dari luar soal tambang emas Martabe yang dikelola PTAR. [Suara.com/Novian]
  • Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan Presiden Prabowo tidak terpengaruh tekanan dari luar terkait kisruh tambang emas Martabe.
  • Menteri ESDM Bahlil mengevaluasi IUP PTAR di Martabe atas arahan Presiden untuk memastikan kepastian hukum investor.
  • Investor besar seperti Jardine Matheson resah pasca pencabutan izin, namun pemerintah membuka jalur pengajuan keberatan resmi.

Suara.com - Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan Presiden Prabowo Subianto tidak dipengaruhi tekanan dari luar terkait kisruh tambang emas Martabe milik PT Agincourt Resources (PTAR) di Tapanuli, Sumatera. 

Hal itu disampaikan Luhut setelah Hashim Djojohadikusumo, adik Presiden Prabowo, mengaku didekati dan dititipi pesan oleh pengusaha asal Amerika Serikat. Pesan itu isinya meminta Presiden untuk memulihkan izin usaha 28 perusahaan di Sumatera.

PTAR, anak usaha PT United Tractors (UNTR) yang terafiliasi dengan PT Astra International (ASII), adalah satu dari 28 perusahaan yang izinnya dicabut pada akhir Januari lalu.

Luhut, pada Jumat (13/2/2026) di Jakarta juga bilang, kesimpulan atas kisruh tersebut sudah ada.

“Tidak ada (tekanan luar). Mana ada Presiden itu mau ditekan-tekan,” tegas Luhut di Kantor DEN.

Dia pun mengaku telah bertemu dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk membicarakan persoalan Martabe. Bahlil, kata dia, telah bergerak cepat untuk mengevaluasi izin usaha pertambangan (IUP) untuk tambang emas Martabe yang saat ini dikantongi oleh Agincourt, sebagaimana arahan Presiden Prabowo.

“Saya bicara sama Pak Menteri Bahlil kemarin. Beliau sudah diperintahkan Presiden untuk mengevaluasi cepat dan sedang dilakukan, kira-kira kesimpulannya sudah ada,” tuturnya.

Sebelumnya Bahlil pada Kamis kemarin mengaku sudah diperintahkan Presiden Prabowo untuk mengevaluasi dugaan pelanggaran yang dilakukan PTAR. Pada Januari lalu izin tambang ini dicabut sepihak oleh Satgas PKH yang dipimpin Menhan Sjafrie Samsoeddin, karena dinilai melakukan pelanggaran yang memperparah banjir Sumatera.

Belakangan bahkan para pejabat Danantara mengatakan tambang itu akan dikelola oleh BUMN baru bernama PT Perminas.

Tapi Bahlil menegaskan pihaknya sebagai regulator belum mencabut izin usaha pertambangan atau IUP PTAR di Martabe.

"Tadi Bapak Presiden sudah mengarahkan dalam rapat bahwa silakan dicek, kalau memang tidak ada pelanggaran, harus kita pulihkan hak-hak investor, dan kalau memang itu ada pelanggaran ya diberikan sanksi secara proporsional," kata Bahlil.

Ia juga mengatakan bahwa hal ini penting dilakukan untuk memberi kepastian hukum serta jaminan pada investor asing di Indonesia.

"Ya kita harus fair. Kita harus fair. Kita harus bisa memberikan kepastian," beber Bahlil.

Sebelumnya dalam acara ASEAN Climate Forum di Jakarta pada pekan ini Hashim mengatakan ada pengusaha AS yang menitip pesan ke Prabowo, meminta agar izin usaha 28 perusahaan di Sumatera yang dicabut pada Januari untuk dipulihkan kembali.

Tapi Hashim mengatakan permintaan itu sukar untuk dikabulkan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Pejabat Baru BEI-OJK, Luhut Ikut Cawe-cawe ke Prabowo: Nanti Sore Saya Sampaikan ke Presiden

Soal Pejabat Baru BEI-OJK, Luhut Ikut Cawe-cawe ke Prabowo: Nanti Sore Saya Sampaikan ke Presiden

Bisnis | Jum'at, 13 Februari 2026 | 13:39 WIB

Luhut: Ekonomi Tumbuh 5% Bukan Prestasi, Target 8% Harga Mati!

Luhut: Ekonomi Tumbuh 5% Bukan Prestasi, Target 8% Harga Mati!

Bisnis | Jum'at, 13 Februari 2026 | 11:54 WIB

Sorot Agincourt, Prabowo Instruksikan Penilaian Proporsional Izin Tambang Martabe

Sorot Agincourt, Prabowo Instruksikan Penilaian Proporsional Izin Tambang Martabe

Bisnis | Kamis, 12 Februari 2026 | 11:38 WIB

Dapat Arahan Prabowo, Bahlil Ungkap Izin Tambang Emas Martabe Belum Dicabut

Dapat Arahan Prabowo, Bahlil Ungkap Izin Tambang Emas Martabe Belum Dicabut

Bisnis | Rabu, 11 Februari 2026 | 18:23 WIB

Pemerintah Cabut Izin 28 Perusahaan, Investor Asing Resah

Pemerintah Cabut Izin 28 Perusahaan, Investor Asing Resah

Bisnis | Senin, 09 Februari 2026 | 17:01 WIB

Terkini

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:34 WIB

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:24 WIB

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:30 WIB

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:09 WIB

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:58 WIB

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:48 WIB

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:47 WIB

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:22 WIB

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:17 WIB