Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Kepala BGN: Program MBG Diakui Jadi Program yang Bermanfaat

Achmad Fauzi | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Jum'at, 13 Februari 2026 | 20:47 WIB
Kepala BGN: Program MBG Diakui Jadi Program yang Bermanfaat
Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan inspeksi mendadak atau sidak ke sejumlah dapur penyedia Makan Bergizi Gratis (MBG) di Cipanas, Cianjur, pada Senin (19/1/2026) dini hari. [Dok. BGN]
  • Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terbukti berdampak ekonomi dan mulai diakui sebagai pendekatan pembangunan baru oleh ekonom.
  • Anggaran MBG tahun 2026 ditetapkan Rp 268 triliun, dengan 93 persen dana disalurkan langsung ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
  • Hingga 13 Februari 2026, BGN telah mencairkan dana Rp 32,1 triliun, menciptakan peredaran uang besar di daerah-daerah.

Suara.com - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) , Dadan Hindayana mengungkap, bahwa program badan bergizi gratis (MBG) telah memberikan dampak secara ekonomi dan mulai diakui sebagai program yang bermanfaat.

Hal itu disampaikan Dadan dalam paparan pada agenda Indonesia Economic Outlook (IEO) 2026 yang digelar di Wisma Danantara, Jakarta pada Jumat (13/2/2026). 

"Alhamdulillah sekarang sudah berjalan satu tahun dan kemudian mulai mendapat pengakuan dari rekan sejawat saya ahli ekonomi dari IPB, yang tadinya skeptis dengan program makan bergizi,  akhirnya beliau sekarang melihat bahwa MBG ini merupakan pendekatan ekonomi baru dalam pembangunan di Indonesia," ujar Dadan. 

Dadan mengungkap bahwa dana MBG untuk tahun 2026 telah dianggarkan sebesar Rp 268 triliun, dengan dana cadangan sebesar Rp 67 triliun. 

Kepala BGN, Dadan Hindayana. (Suara.com/Lilis)
Kepala BGN, Dadan Hindayana. (Suara.com/Lilis)

"Sehingga akan mencapai sekitar 335 triliun dan jangan lupa bahwa 93 persen dari anggaran tersebut itu dialirkan oleh BGN melalui KPPN langsung ke satuan pelayanan pemenuhan gigi di setiap SPPG, di setiap provinsi, di kampung-kampung," kata Dadan. 

"Dan uang yang cair kepada mereka rata-rata setiap bulan itu hampir Rp 1 miliar, dimana 70 persen digunakan untuk beli bahan baku, 20 persen digunakan untuk membiayai operasional termasuk gaji relawan,  dan 10 persen diberikan untuk insentif bagi mereka yang kemudian membangun SPPG di setiap lokasi," sambungnya. 

Dadan pun memaparkan sebaran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), seperti Aceh yang memiliki 608 SPPG, dan Jawa Barat 5.295 SPPG. Menurutnya sebaran SPPG itu mencerminkan peredaran uang. 

"Itu mencerminkan jumlah uang yang beredar di daerah tersebut, kali 1 miliar. Jadi kalau ada 608 SPPG itu artinya Rp 608 miliar ada di Aceh dalam satu bulan.  Kemudian di Jawa Barat ada 5295 SPPG itu artinya ada 5,295 triliun per bulan di Jawa Barat," sebutnya. 

"Sehingga kalau kita lihat di proyeksi uang beredar saat ini satu setengah bulan, itu kita sudah proyeksikan ada 29 triliun uang sudah beredar di masyarakat dan masing-masing ini dimiliki dan menyebar merata di seluruh provinsi," sambung Dadan. 

Sementara per tanggal 13 Februari 2026, BGN telah mencairkan dana sebesar Rp 32,1 triliun. 

"Dan belum pernah ada sepanjang sejarah republik,  ada sebuah kementerian yang sudah mencairkan Rp 32,1 triliun dalam waktu satu setengah bulan. Dan itu 70 persen  untuk beli bahan baku, 20 persen untuk bayar biaya operasional. Dan 10 persen untuk memberikan intensif kepada mereka yang melakukan bantuan di dalam program makanan bergizi gratis," pungkasnya.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo: 60,2 Juta Warga Sudah Terima MBG, Setara Penduduk Afrika Selatan

Prabowo: 60,2 Juta Warga Sudah Terima MBG, Setara Penduduk Afrika Selatan

Bisnis | Jum'at, 13 Februari 2026 | 18:09 WIB

Ekonom UI: Program Makan Bergizi Gratis Bisa Ciptakan Surplus Konsumsi Kelas Menengah

Ekonom UI: Program Makan Bergizi Gratis Bisa Ciptakan Surplus Konsumsi Kelas Menengah

Bisnis | Jum'at, 13 Februari 2026 | 16:22 WIB

Utang Pemerintahan Prabowo Meroket ke Rp9.637 Triliun

Utang Pemerintahan Prabowo Meroket ke Rp9.637 Triliun

Bisnis | Jum'at, 13 Februari 2026 | 15:05 WIB

Terkini

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:43 WIB

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:27 WIB

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:40 WIB

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:55 WIB

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:50 WIB

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:39 WIB

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:32 WIB

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:24 WIB

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:10 WIB

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:00 WIB