Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.750.000
IHSG 7.026,782
LQ45 714,581
Srikehati 342,341
JII 479,563
USD/IDR 16.990

Harga Cabai Masih 'Pedas', Bapanas Siapkan Intervensi

Achmad Fauzi | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Senin, 16 Februari 2026 | 19:31 WIB
Harga Cabai Masih 'Pedas', Bapanas Siapkan Intervensi
Pedagang menata barang dagangannya di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Senin (29/1/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Bapanas dan Satgas Saber melakukan sidak ke tiga pasar Jakarta pada Senin (16/2/2026) jelang HBKN.
  • Pemantauan menunjukkan pasokan pangan memadai dan harga komoditas utama masih sesuai HAP dan HET.
  • Pemerintah siapkan instrumen stabilisasi distribusi pangan untuk meredam kenaikan harga cabai rawit merah.

Suara.com - Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Satgas Sapu Bersih (Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan melakukan inspeksi dadakan (sidak) ke tiga pasar utama di Jakarta.

Sidak dilakukan untuk memastikan ketersediaan pangan serta menjaga stabilitas harga menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Imlek dan Ramadan.

Ada tiga lokasi yang disambangi, yakni Pasar Induk Kramat Jati dan Pasar Tradisional Kramat Jati, Jakarta Timur, serta Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Senin (16/2/2026). Bapanas ingin distribusi komoditas strategis berjalan normal sehingga tidak memicu lonjakan harga di tingkat konsumen.

Hasil pemantauan menunjukkan pasokan pangan secara umum masih mencukupi. Harga bawang merah terpantau Rp 35.000 per kilogram dan masih berada dalam kisaran Harga Acuan Pemerintah (HAP).

Pedagang beraktivitas di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Kamis (18/1/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pedagang beraktivitas di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Kamis (18/1/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Untuk komoditas protein hewani, harga daging sapi berada di rentang Rp130.000 hingga Rp140.000 per kilogram. Angka tersebut juga masih sesuai dengan rentang HAP yang ditetapkan pemerintah.

Sementara itu, beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dijual Rp 12.500 per kilogram. Harga tersebut sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang berlaku di pasar.

Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa menegaskan, fokus utama pemerintah adalah menjaga kelancaran suplai harian.

"Secara prinsip yang harus kita pastikan adalah pasokan relatif bagus. Di Pasar Kramat Jati, pasokan cabai, bawang putih, dan bawang merah relatif bagus karena suplai harian masih ada," ujar Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) I Gusti Ketut Astawa dalam keterangannya, Senin (16/2/2026).

Meski stok dinilai aman, pemerintah tetap mencermati dinamika harga, khususnya pada komoditas cabai rawit merah. Bapanas mencatat harga masih berada di atas rentang HAP, meski sudah turun dari Rp 90.000 per kilogram menjadi Rp 80.000 per kilogram di Pasar Induk Kramat Jati.

Untuk meredam gejolak harga, pemerintah menyiapkan langkah stabilisasi melalui berbagai instrumen distribusi pangan.

"Langkah stabilisasi dilakukan salah satunya melalui FDP (Fasilitasi Distribusi Pangan) yang mana kita harapkan akan bisa mengoreksi harga komoditas pangan yang kenaikannya signifikan," ujar Ketut.

Dari sisi pengawasan, Satgas Pangan Polri memastikan koordinasi lintas lembaga terus diperkuat selama periode HBKN.

"Kami dari Satgas Pangan Polri tentunya bersama-sama dengan Bapanas, sama-sama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan dari perdagangan tentunya, sama-sama terus memonitor dan melakukan pengawasan terhadap ketersediaan dan kestabilan harga," bebernya

Pengawasan terpadu akan terus diintensifkan menjelang Ramadan hingga Idulfitri. Pemerintah menegaskan tidak akan mentoleransi praktik penimbunan maupun kenaikan harga yang tidak wajar di pasar.

"Sesuai arahan Bapak Kepala Badan Pangan Nasional, tidak boleh ada penimbunan dan tidak boleh ada kenaikan harga yang tidak wajar. Kalau kendalanya distribusi karena hujan misalnya, kita carikan solusi. Salah satunya melalui Fasilitasi Distribusi Pangan (FDP)," pungkas Ketut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Hari Jelang Ramadan, Harga Cabai Rawit Masih Pedas dan Daging Kerbau Melambung

3 Hari Jelang Ramadan, Harga Cabai Rawit Masih Pedas dan Daging Kerbau Melambung

Bisnis | Senin, 16 Februari 2026 | 12:08 WIB

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Rawit Merah Kembali Sentuh Rp70 Ribu

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Rawit Merah Kembali Sentuh Rp70 Ribu

Bisnis | Jum'at, 13 Februari 2026 | 12:33 WIB

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Rawit Rp68.781, Beras Khusus dan Daging Kerbau Lokal Ikut Naik

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Rawit Rp68.781, Beras Khusus dan Daging Kerbau Lokal Ikut Naik

Bisnis | Kamis, 12 Februari 2026 | 10:10 WIB

Terkini

Target IPO 2026 Tak Berubah Meski Awal Tahun Sepi di Pasar Modal

Target IPO 2026 Tak Berubah Meski Awal Tahun Sepi di Pasar Modal

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 14:32 WIB

BNI Ajak Nasabah Kurangi Emisi Lewat Fitur wondr earth, Hitung Jejak Karbon hingga Tanam Pohon

BNI Ajak Nasabah Kurangi Emisi Lewat Fitur wondr earth, Hitung Jejak Karbon hingga Tanam Pohon

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 14:25 WIB

Pasca - Gempa M 7,3 Sulut, PLTP Lahendong Dipastikan Tetap Stabil

Pasca - Gempa M 7,3 Sulut, PLTP Lahendong Dipastikan Tetap Stabil

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 14:22 WIB

Menaker Dorong Hubungan Industrial Naik Kelas Hadapi AI

Menaker Dorong Hubungan Industrial Naik Kelas Hadapi AI

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 14:19 WIB

IHSG Sepekan Loyo ke Level 7.026, Asing Jual Rp 33 Triliun!

IHSG Sepekan Loyo ke Level 7.026, Asing Jual Rp 33 Triliun!

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 14:04 WIB

Usai Divonis Bebas Kasus Video Profil Desa, Amsal Sitepu Ditunjuk Jadi Ketua Gekrafs Karo

Usai Divonis Bebas Kasus Video Profil Desa, Amsal Sitepu Ditunjuk Jadi Ketua Gekrafs Karo

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 13:51 WIB

Sektor Properti 2026 Ngegas! Kredit Tembus 13 Persen

Sektor Properti 2026 Ngegas! Kredit Tembus 13 Persen

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 13:46 WIB

Bos BP BUMN Cari Peruntungan Sektor Energi Lewat Kolaborasi ExxonMobil

Bos BP BUMN Cari Peruntungan Sektor Energi Lewat Kolaborasi ExxonMobil

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 12:46 WIB

Harga BBM Terancam Naik, Ekonom Minta Pemerintah Gaungkan Kembali Insentif EV

Harga BBM Terancam Naik, Ekonom Minta Pemerintah Gaungkan Kembali Insentif EV

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 12:35 WIB

Bukan Prediksi, Ini Strategi Raih Profit saat Trading Emas

Bukan Prediksi, Ini Strategi Raih Profit saat Trading Emas

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 12:26 WIB