Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.370,679
LQ45 634,821
Srikehati 316,336
JII 410,153
USD/IDR 17.714

Target Harga DEWA saat Sahamnya Uji Level Resistance

M Nurhadi | Suara.com

Rabu, 18 Februari 2026 | 11:51 WIB
Target Harga DEWA saat Sahamnya Uji Level Resistance
PT Darma Henwa Tbk (DEWA) [Suara.com]
  • Pada Rabu (18/2/2026), saham DEWA menguat 4,84% menjadi Rp645, menunjukkan pemulihan teknikal solid setelah pelemahan bulanan.
  • BNI Sekuritas merekomendasikan strategi beli jika harga saham konsisten bertahan di atas level Rp620, dengan target terdekat Rp660.
  • Meskipun menguat mingguan, saham DEWA masih mencatat pelemahan 18,95% dalam sebulan terakhir, investor perlu disiplin batas risiko di bawah Rp600.

Suara.com - Pergerakan harga saham emiten kontraktor pertambangan, PT Darma Henwa Tbk (DEWA), cukup menarik diikuti pada sesi perdagangan tengah pekan ini.

Saham yang tergabung dalam ekosistem Grup Bakrie ini menunjukkan tanda-tanda pemulihan teknikal yang cukup solid setelah sempat mengalami tekanan dalam satu bulan terakhir.

Berdasarkan pantauan pasar pada Rabu (18/2/2026), saham DEWA bergerak aktif di level Rp645. Angka tersebut merepresentasikan penguatan yang cukup signifikan, yakni sekitar 4,84% dibandingkan dengan harga pembukaan pada hari yang sama. 

Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas, Fanny Suherman, dalam riset terbarunya memproyeksikan adanya potensi penguatan lanjutan. Secara teknikal, saham ini telah berhasil keluar dari zona konsolidasi bawah dan sedang menguji level psikologis baru.

BNI Sekuritas merekomendasikan strategi "Buy if Break 620". Artinya, investor disarankan untuk mulai masuk atau menambah posisi jika harga saham berhasil bertahan di atas level Rp620 secara konsisten.

Berikut adalah panduan teknis untuk memaksimalkan keuntungan pada saham DEWA:

  • Target Harga Terdekat: Analis mematok target kenaikan pada kisaran Rp640 hingga Rp660. Level ini merupakan titik resistance (batas atas) yang harus ditembus untuk mengonfirmasi kelanjutan tren penguatan (bullish).
  • Area Pembelian: Investor dapat mencermati area Rp620 sebagai titik masuk yang strategis.
  • Batasan Risiko (Stop Loss): Untuk meminimalisir potensi kerugian apabila arah pasar berbalik, pemodal disarankan melakukan cut loss jika harga melorot di bawah level Rp600.

Sejak bel pembukaan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, DEWA sudah menunjukkan taringnya dengan apresiasi awal sebesar 2,42% ke posisi Rp635, sebelum akhirnya terus merangkak naik ke level Rp645.

Jika menilik ke belakang, perjalanan harga DEWA cukup fluktuatif namun mulai menunjukkan perbaikan jangka pendek. Dalam kurun waktu satu pekan terakhir, saham ini tercatat telah menguat sebesar 9,73%.

Namun, jika ditarik dalam rentang satu bulan, performa DEWA masih membukukan rapor merah dengan pelemahan mencapai 18,95%. Begitu pula dengan kinerja year-to-date (YTD) yang masih mencatatkan penurunan sebesar 7,46%.

Kondisi harga yang sudah terdiskon cukup dalam pada bulan lalu nampaknya mulai dimanfaatkan oleh investor institusi. Hal ini terlihat dari data perdagangan Jumat (13/2/2026) yang mencatatkan aksi beli bersih (net buy) oleh investor asing senilai Rp3,16 miliar. 

Secara fundamental, kenaikan DEWA hari ini didukung oleh volume perdagangan yang cukup stabil. Pergerakan di atas Rp620 mengindikasikan bahwa tekanan jual mulai jenuh dan pembeli mulai mendominasi pasar.

Target di Rp660 merupakan level kunci; jika level ini ditembus dengan volume yang kuat, bukan tidak mungkin DEWA akan menguji level harga yang lebih tinggi untuk menutup celah (gap) penurunan bulan lalu.

Namun, investor perlu tetap waspada terhadap volatilitas sektor pertambangan yang sangat bergantung pada harga komoditas global dan sentimen makroekonomi.

Penurunan di bawah level Rp600 harus diwaspadai sebagai tanda pembatalan skenario rebound, sehingga disiplin dalam menerapkan batas cut loss menjadi kunci utama dalam menjaga portofolio tetap sehat.


DISCLAIMER: Investasi di pasar modal, termasuk saham PT Darma Henwa Tbk (DEWA), memiliki risiko fluktuasi harga yang dipengaruhi oleh kinerja perusahaan, kondisi industri, dan kebijakan ekonomi makro. Artikel ini disusun untuk tujuan informasi berita dan edukasi, bukan merupakan perintah beli atau jual.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

RMKE Torehkan Pertumbuhan Eksponensial di Awal 2026

RMKE Torehkan Pertumbuhan Eksponensial di Awal 2026

Bisnis | Rabu, 18 Februari 2026 | 10:31 WIB

5 Fakta Stock Split DSSA: Rasio 1:25 hingga Target Saham

5 Fakta Stock Split DSSA: Rasio 1:25 hingga Target Saham

Bisnis | Rabu, 18 Februari 2026 | 10:14 WIB

IHSG Menghijau Pagi Ini Usai Libur Panjang, 331 Saham Melonjak

IHSG Menghijau Pagi Ini Usai Libur Panjang, 331 Saham Melonjak

Bisnis | Rabu, 18 Februari 2026 | 09:19 WIB

IHSG Diramal Menghijau Usai Libur Panjang, Cek Rekomendasi Saham Ini

IHSG Diramal Menghijau Usai Libur Panjang, Cek Rekomendasi Saham Ini

Bisnis | Rabu, 18 Februari 2026 | 07:21 WIB

Deretan Saham yang Diprediksi Menguat saat Ramadan

Deretan Saham yang Diprediksi Menguat saat Ramadan

Bisnis | Rabu, 18 Februari 2026 | 07:00 WIB

Ramalan IHSG untuk Sepekan Ini, Investor Diharap Fokus Saham Fundamental

Ramalan IHSG untuk Sepekan Ini, Investor Diharap Fokus Saham Fundamental

Bisnis | Selasa, 17 Februari 2026 | 17:14 WIB

Terkini

Harga Minyak Bergejolak Usai Trump Beri Ancam Serang Iran, Stok AS Menipis!

Harga Minyak Bergejolak Usai Trump Beri Ancam Serang Iran, Stok AS Menipis!

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:40 WIB

Bank Indonesia Diramal Naikkan Suku Bunga Jadi 5 Persen Hari Ini

Bank Indonesia Diramal Naikkan Suku Bunga Jadi 5 Persen Hari Ini

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:33 WIB

Wall Street Anjlok Tiga Hari Berturut-turut

Wall Street Anjlok Tiga Hari Berturut-turut

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:30 WIB

Harga Lebih Murah, Rumah Second Kini Jadi Incaran Gen Z

Harga Lebih Murah, Rumah Second Kini Jadi Incaran Gen Z

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:25 WIB

Para Vaper Sebut Produk Tembakau Alternatif Bukan Narkoba

Para Vaper Sebut Produk Tembakau Alternatif Bukan Narkoba

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:05 WIB

Pedagang Keluhkan Harga Sapi Naik Tinggi Jelang Iduladha, Ini Penyebabnya

Pedagang Keluhkan Harga Sapi Naik Tinggi Jelang Iduladha, Ini Penyebabnya

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:00 WIB

Biaya Sekolah Naik Gila-gilaan, Orang Tua Dipaksa Putar Otak Siapkan Dana Pendidikan

Biaya Sekolah Naik Gila-gilaan, Orang Tua Dipaksa Putar Otak Siapkan Dana Pendidikan

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 06:56 WIB

Arsenal Juara Liga Inggris: Kantongi Rp4,24 triliun, Tertinggi Sepanjang Sejarah

Arsenal Juara Liga Inggris: Kantongi Rp4,24 triliun, Tertinggi Sepanjang Sejarah

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 06:32 WIB

Dukung Aktualisasi dan Kreativitas Mahasiswa, Pertamina Gelar Energy AdSport Challenge di ITB

Dukung Aktualisasi dan Kreativitas Mahasiswa, Pertamina Gelar Energy AdSport Challenge di ITB

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:34 WIB

BTN JAKIM 2026 Bakal Digelar 13-14 Juni, Masyarakat Diminta Perhatikan Ruas Jalan Terdampak

BTN JAKIM 2026 Bakal Digelar 13-14 Juni, Masyarakat Diminta Perhatikan Ruas Jalan Terdampak

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:08 WIB