Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.492

Jelang Ramadan, Mendag Budi Santoso Pastikan Harga Ayam Ras Masih Terkendali

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 18 Februari 2026 | 13:05 WIB
Jelang Ramadan, Mendag Budi Santoso Pastikan Harga Ayam Ras Masih Terkendali
Aktivitas pedagang di Pasar Kramat Jati, Jakarta, Selasa (2/10). [Suara.com/Muhaimin A Untung]
  • Rata-rata nasional harga ayam Rp40.259/kg, Mendag pastikan stok aman jelang Ramadan.
  • Pemerintah telusuri penyebab harga ayam Rp45 ribu/kg di pasar tertentu akibat distribusi.
  • Sinergi Kemendag, Bapanas, dan Satgas Pangan kawal stabilitas harga pangan nasional.

Suara.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso memberikan sinyal positif terkait stabilitas harga pangan menjelang bulan suci Ramadan. Ia menegaskan bahwa secara rata-rata nasional, harga komoditas daging ayam ras masih dalam kondisi terkendali meski terdapat fluktuasi di sejumlah titik.

Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) per 13 Februari 2026, harga daging ayam ras tercatat berada di level Rp40.259 per kilogram. Mendag mengklarifikasi kabar miring mengenai harga ayam yang disebut-sebut telah menembus angka Rp45 ribu di pasar.

"Artinya memang ada yang Rp45 ribu, tapi ada juga pasti di bawah Rp40 ribu. Jadi bukan berarti rata-rata nasionalnya Rp45 ribu. Tapi yang harga mahal tadi tetap kita cek," ujar Budi usai menghadiri Pasar Murah Ramadan dan Idul Fitri di Kantor Kemendag, Jakarta seperti menukil Antara, Rabu (18/2/2026).

Budi menekankan, pemerintah tidak tinggal diam melihat adanya disparitas harga di lapangan. Tim akan dikerahkan untuk menelusuri pasar-pasar yang mencatat harga tinggi guna memastikan akar masalahnya, apakah karena kendala distribusi atau murni lonjakan permintaan lokal.

Target pemerintah tetap jelas: harga harus berada di kisaran Harga Acuan Pembelian (HAP) dan Harga Eceran Tertinggi (HET).

"Biasanya kan memang kalau mendekati Lebaran, permintaan menjadi meningkat. Tapi kita minta diantisipasi. Pasokan harus terjaga, jadi ketika permintaan melonjak, harga tetap stabil," tegasnya.

Kabar baiknya, hasil koordinasi dengan pelaku usaha menunjukkan bahwa pasokan ayam nasional dalam kondisi mencukupi. Tidak ditemukan adanya gangguan produksi maupun kendala pada harga pakan ternak.

Untuk menjaga tren positif ini, Kemendag bersinergi dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Kementerian Pertanian, Pemerintah Daerah, hingga Satgas Pangan Polri untuk memantau harga secara real-time melalui sistem SP2KP maupun sidak langsung.

Tak hanya ayam, komoditas telur ayam ras juga terpantau stabil di angka rata-rata nasional Rp30.570 per kilogram. Bahkan, di beberapa wilayah seperti Sukoharjo dan Palembang, harga telur menyentuh level Rp28 ribu hingga Rp29 ribu per kilogram.

Dengan pasokan yang melimpah, pemerintah optimis masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang tanpa dibayangi lonjakan harga kebutuhan pokok yang ekstrem.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cek 6 Titik Pembagian Takjil Gratis di Bandung, Ada Ribuan Paket Takjil

Cek 6 Titik Pembagian Takjil Gratis di Bandung, Ada Ribuan Paket Takjil

Lifestyle | Rabu, 18 Februari 2026 | 12:59 WIB

5 Anime Seru Cocok untuk Bapak-Bapak Ngabuburit tapi Tetap Bocil Friendly

5 Anime Seru Cocok untuk Bapak-Bapak Ngabuburit tapi Tetap Bocil Friendly

Tekno | Rabu, 18 Februari 2026 | 12:04 WIB

Sahur atau Buka, Kapan Waktu Terbaik Minum Kopi saat Puasa Ramadan? Ini Kata Dokter

Sahur atau Buka, Kapan Waktu Terbaik Minum Kopi saat Puasa Ramadan? Ini Kata Dokter

Lifestyle | Rabu, 18 Februari 2026 | 12:35 WIB

Terkini

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:43 WIB

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:27 WIB

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:40 WIB

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:55 WIB

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:50 WIB

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:39 WIB

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:32 WIB

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:24 WIB

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:10 WIB

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:00 WIB