Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Rupiah Masih Meriang, Dolar AS Sentuh Level Rp16.908

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Jum'at, 20 Februari 2026 | 09:44 WIB
Rupiah Masih Meriang, Dolar AS Sentuh Level Rp16.908
Ilustrasi nilai tukar rupiah pada dolar hari ini. [Ist]
baca 10 detik
  • Rupiah dibuka melemah pada Jumat (20/2/2026) menjadi Rp16.908 per dolar AS, turun 0,08% dari hari sebelumnya.
  • Pelemahan rupiah dipicu penguatan dolar AS didukung data ekonomi kuat dan pernyataan hawkish The Fed.
  • Faktor geopolitik Timur Tengah dan Iran turut menekan rupiah karena meningkatkan ketidakpastian pasar mata uang berisiko.

Suara.com - Pergerakan nilai tukar rupiah terus melemah pada pembukaan hari ini. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar Jumat (20/2/2026) dibuka Rp16.908 per dolar Amerika Serikat (AS).

Pelemahan ini membuat mata uang garuda masuk di zona merah dan turun 0,08 persen dibanding penutupan pada Kamis (19/2/2026) yang berada di level Rp16.894 dolar AS.

Sedangkan, kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat di Rp16.925 per dolar AS. Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan pelemahan rupiah karena dolar AS mengalami penguatan.

"Rupiah berpotensi melemah terhadap dolar AS yang melanjutkan penguatan oleh data-data ekonomi yang lebih kuat dan pejabat-pejabat the Fed yang kembali memberikan pernyataan hawkish," katanya saat dihubungi Suara.com.

Dia mengatakan, faktor lain yang membuat rupiah tertekan dikarenakan faktor geopoltik. Salah satunya mengenak perang di Timur Tengah dan Iran.

" Ketidakpastian geopolitik di Timteng - Iran juga menekan mata uang beresiko seperti rupiah. Range 16.850-17.000," jelasnya.

Di awal perdagangan Asia, dolar mempertahankan penguatannya dan menekan poundsterling ke dekat level terendah satu bulan di 1,3457 dolar AS. Sterling menuju pelemahan mingguan hampir 1,5 persen.

Euro juga turun tipis 0,02 persen dan berpotensi melemah 0,8 persen sepanjang pekan ini, terbebani ketidakpastian terkait masa jabatan Presiden European Central Bank, Christine Lagarde.

Sedangkan, Greenback berada di jalur kenaikan mingguan lebih dari 1 persen, yang akan menjadi performa terbaik dalam lebih dari empat bulan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Amblas Imbas Moody's Kasih Rating Negatif ke Indonesia

Rupiah Amblas Imbas Moody's Kasih Rating Negatif ke Indonesia

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 09:58 WIB

Pertumbuhan Ekonomi 5,11 Persen, Rupiah Malah Amblas ke Level Rp16.842!

Pertumbuhan Ekonomi 5,11 Persen, Rupiah Malah Amblas ke Level Rp16.842!

Bisnis | Kamis, 05 Februari 2026 | 15:48 WIB

Dolar AS Perkasa, Rupiah Turun ke Level Rp16.805

Dolar AS Perkasa, Rupiah Turun ke Level Rp16.805

Bisnis | Kamis, 05 Februari 2026 | 09:40 WIB

Bank Indonesia Selidiki Cacahan Uang Rupiah yang Dibuang di TPS Liar Bekasi

Bank Indonesia Selidiki Cacahan Uang Rupiah yang Dibuang di TPS Liar Bekasi

Bisnis | Kamis, 05 Februari 2026 | 08:21 WIB

Rupiah Terpeleset Jatuh Setelah Ada Kabar Misbakhun Jadi Calon Ketua OJK

Rupiah Terpeleset Jatuh Setelah Ada Kabar Misbakhun Jadi Calon Ketua OJK

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 15:37 WIB

Dolar AS Menguat, Rupiah Turun ke Level Rp16.766

Dolar AS Menguat, Rupiah Turun ke Level Rp16.766

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 10:09 WIB

Terkini

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Bri | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:00 WIB

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:14 WIB

Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut

Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×