Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.630.000
Beli Rp2.525.000
IHSG 5.875,780
LQ45 581,783
Srikehati 287,931
JII 348,084
USD/IDR 17.955

Berkat Perjanjian Prabowo-Trump, AS Bisa Kuasai Mineral Kritis RI

Mohammad Fadil Djailani, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Jum'at, 20 Februari 2026 | 15:14 WIB
Berkat Perjanjian Prabowo-Trump, AS Bisa Kuasai Mineral Kritis RI
Presiden Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump resmi menandatangani Agreement on Reciprocal Trade (ART) di Washington D.C., sebuah kesepakatan strategis yang bakal mengubah peta rantai pasok global. Foto ist.
baca 10 detik
  • Prabowo & Trump teken ART, perkuat rantai pasok mineral kritis RI-AS secara strategis.
  • RI hapus pembatasan ekspor mineral kritis dan tanah jarang khusus untuk pasar Amerika Serikat.
  • Fokus pada investasi hilirisasi, AS berkomitmen tanam modal di sektor pertambangan Indonesia.

Suara.com - Indonesia dan Amerika Serikat resmi membuka babak baru dalam hubungan ekonomi bilateral. Presiden Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump resmi menandatangani Agreement on Reciprocal Trade (ART) di Washington D.C., sebuah kesepakatan strategis yang bakal mengubah peta rantai pasok global.

Salah satu poin krusial dalam dokumen tersebut adalah pelonggaran arus ekspor mineral kritis dari Indonesia menuju Negeri Paman Sam.

Dalam kesepakatan yang dikutip pada Jumat (20/2/2026), Indonesia berkomitmen menghapus pembatasan ekspor komoditas industri tertentu ke AS guna memperkuat konektivitas rantai pasok kedua negara.

"Indonesia harus menghapus pembatasan ekspor ke Amerika Serikat atas komoditas industri, termasuk mineral kritis," bunyi salah satu poin penting dalam perjanjian tersebut.

Tak hanya soal ekspor, kesepakatan ini mewajibkan kedua negara meningkatkan kolaborasi demi menjamin percepatan pasokan mineral kritis yang aman, termasuk unsur tanah jarang (rare earths).

Indonesia diminta bersinergi dengan korporasi asal AS dalam ekosistem pertambangan, mulai dari pengolahan hingga produksi hilir yang berbasis pertimbangan komersial.

Merujuk pada Keputusan Menteri ESDM No. 296.K/MB.01/MEM.B/2023, daftar mineral kritis RI mencakup komoditas strategis seperti nikel, bauksit, tembaga, hingga logam tanah jarang.

Menanggapi hal ini, Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia, menegaskan bahwa poin-poin dalam ART lebih menitikberatkan pada komitmen investasi Amerika Serikat di tanah air, bukan sekadar pengiriman bahan mentah secara cuma-cuma.

"Itu lebih di bidang investasi ya, mereka akan berinvestasi di Indonesia. Untuk detailnya akan dibahas lebih lanjut lagi nanti," ujar Anggia singkat.

baca juga

Langkah ini dipandang sebagai sinyal kuat bahwa Indonesia mulai melunak dalam kebijakan ekspor demi menarik raksasa teknologi dan industri otomotif AS untuk membangun basis produksi di dalam negeri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tekstil RI Bebas Tarif ke AS, 4 Juta Pekerja Bisa Bernapas Lega

Tekstil RI Bebas Tarif ke AS, 4 Juta Pekerja Bisa Bernapas Lega

Bisnis | Jum'at, 20 Februari 2026 | 15:08 WIB

Deal Dagang Prabowo-Trump: Hilirisasi hingga Perpanjangan Freeport jadi 'Gula-gula' Pemerintah RI

Deal Dagang Prabowo-Trump: Hilirisasi hingga Perpanjangan Freeport jadi 'Gula-gula' Pemerintah RI

Bisnis | Jum'at, 20 Februari 2026 | 14:38 WIB

Negosiasi Dagang Rampung, RI Siap Borong Produk Energi AS Senilai Rp235 Triliun

Negosiasi Dagang Rampung, RI Siap Borong Produk Energi AS Senilai Rp235 Triliun

Bisnis | Jum'at, 20 Februari 2026 | 14:11 WIB

Terkini

Harga Minyak Dunia Semakin Melorot, Gimana Nasib Harga Pertamax?

Harga Minyak Dunia Semakin Melorot, Gimana Nasib Harga Pertamax?

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 09:36 WIB

IHSG Mulai Bergerak ke Level 5.900 Pagi Ini

IHSG Mulai Bergerak ke Level 5.900 Pagi Ini

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 09:21 WIB

Harga Emas Antam dan Galeri 24 di Pegadaian Awal Pekan, Senin 6 Juli 2026

Harga Emas Antam dan Galeri 24 di Pegadaian Awal Pekan, Senin 6 Juli 2026

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 09:06 WIB

Harga Emas Antam Masih Sama Rp2,67 Juta/Gram, Layak untuk Dibeli

Harga Emas Antam Masih Sama Rp2,67 Juta/Gram, Layak untuk Dibeli

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 09:02 WIB

IHSG Uji Level 6.000: Cek 6 Saham Rekomendasi, BUMI Ikut Disebut

IHSG Uji Level 6.000: Cek 6 Saham Rekomendasi, BUMI Ikut Disebut

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 08:49 WIB

RI Absen di Pemakaman Ali Khamenei, Politik Luar Negeri Dikritik: Indonesia Penakut

RI Absen di Pemakaman Ali Khamenei, Politik Luar Negeri Dikritik: Indonesia Penakut

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 08:39 WIB

Danantara Percepat Perampingan BUMN, Libatkan Kejagung hingga BPK

Danantara Percepat Perampingan BUMN, Libatkan Kejagung hingga BPK

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 08:34 WIB

Komisi Ojol 8% Berlaku, Pendapatan Naik? Ini Kata Driver Ojol!

Komisi Ojol 8% Berlaku, Pendapatan Naik? Ini Kata Driver Ojol!

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 07:42 WIB

Perempuan Tak Lagi Perlu Buktikan Mampu, Kini Tantangannya Akses Modal hingga Teknologi

Perempuan Tak Lagi Perlu Buktikan Mampu, Kini Tantangannya Akses Modal hingga Teknologi

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 07:34 WIB

Ekonom: Investor Butuh Kepastian Hukum di Indonesia, Bukan Sekedar Insentif!

Ekonom: Investor Butuh Kepastian Hukum di Indonesia, Bukan Sekedar Insentif!

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 21:13 WIB

×