Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.595.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.873,372
LQ45 582,884
Srikehati 289,451
JII 342,406
USD/IDR 18.000

Program MBG Diklaim Picu Pertumbuhan Sektor Pertanian Tertinggi dalam Beberapa Tahun

Mohammad Fadil Djailani

Sabtu, 21 Februari 2026 | 10:32 WIB
Program MBG Diklaim Picu Pertumbuhan Sektor Pertanian Tertinggi dalam Beberapa Tahun
Petugas menyiapkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola Jimmy Hantu di SPPG Mutiara Keraton Solo, Tamansari, Bogor, Selasa (16/12/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Sektor pertanian tumbuh 5,33% pada 2025 dipicu serapan produk oleh program MBG.
  • MBG serap 1,4 juta pekerja, 770 ribu di antaranya perempuan di 23 ribu unit SPPG.
  • Survei RISED: MBG ringankan beban pengeluaran dan jamin gizi harian anak sekolah.

Suara.com - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terbukti bukan sekadar program sosial pemenuhan nutrisi. Memasuki awal 2026, program andalan pemerintah ini mulai menunjukkan taringnya sebagai motor penggerak ekonomi nasional, khususnya dalam memicu pertumbuhan signifikan di sektor pertanian dan pemberdayaan perempuan.

Ekonom Universitas Indonesia, Dr. Fithra Faisal Hastiadi, mengungkapkan bahwa MBG telah menciptakan ekosistem ekonomi inklusif yang menyentuh akar rumput. Berdasarkan data kuartal IV-2025, ekonomi Indonesia tercatat tumbuh 5,39% (yoy), dengan sektor pertanian menjadi salah satu primadona.

"Kita bisa melihat pertumbuhan sektor pertanian mencapai 5,33% (yoy). Ini angka yang sangat signifikan jika dibandingkan tahun 2024 yang hanya 0,68% atau 2023 yang cuma 1,31%. Produk pertanian kini terserap langsung oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)," ujar Fithra dikutip Sabtu (21/2/2026).

Menurut Fithra, lonjakan ini dipicu oleh keberanian mitra pengelola SPPG dan pengusaha untuk mulai berinvestasi di sektor hulu, seperti peternakan dan pertanian. Langkah ini dinilai sebagai solusi jangka panjang agar kebutuhan pangan MBG tidak mengganggu stabilitas harga di pasar umum.

Selain memperkuat rantai pasok, program ini juga menjadi 'panggung' bagi UMKM dan kaum perempuan. Fithra mencatat, sektor kuliner yang menjadi inti dari MBG didominasi oleh peran perempuan, baik di sektor formal maupun informal.

"Program MBG ini jauh lebih inklusif. Partisipasi perempuan menjadi lebih terlihat karena di sektor kuliner, peran mereka cenderung dominan. Ini peluang ekonomi nyata," tambahnya.

Data internal Badan Gizi Nasional memperkuat fakta tersebut. Hingga saat ini, sebanyak 23 ribu unit SPPG telah terbangun di seluruh Indonesia dan menyerap sekitar 1,4 juta tenaga kerja secara langsung.

Menariknya, sekitar 55% dari total pekerja dapur SPPG adalah perempuan. Artinya, ada sekitar 770 ribu perempuan yang kini memiliki penghasilan tetap berkat program ini, yang secara langsung berkontribusi pada peningkatan pendapatan rumah tangga.

Dampak positif MBG juga merambah ke meja makan keluarga. Riset dari Research Institute of Socio-Economic Development (RISED) terhadap 1.800 orang tua menunjukkan adanya efisiensi anggaran rumah tangga.

baca juga

Sebanyak 36% responden mengaku pengeluaran harian berkurang karena berkurangnya biaya bekal dan uang saku anak. Meski penghematan rata-rata masih di bawah 10% dari total belanja bulanan, keberadaan MBG sangat efektif menjaga stabilitas pengeluaran rutin.

Peneliti RISED, M. Fajar Rakhmadi, menambahkan bahwa selain manfaat ekonomi, ada aspek psikologis yang tak ternilai harganya. "Ada ketenangan batin bagi orang tua mengetahui anaknya tidak lapar saat pulang sekolah. Sebanyak 72% orang tua juga setuju anak mereka jadi lebih rutin mengonsumsi makanan bergizi," tandasnya.

Dengan tingkat dukungan mencapai 81% di kalangan rumah tangga rentan, MBG kini bertransformasi dari sekadar program gizi menjadi fondasi baru ketahanan ekonomi dan sosial nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Natalius Pigai: Pihak yang Ingin Tiadakan MBG Adalah Penentang HAM

Natalius Pigai: Pihak yang Ingin Tiadakan MBG Adalah Penentang HAM

News | Jum'at, 20 Februari 2026 | 20:34 WIB

Guru Honorer Gugat MK, DPR: Sampai Hari Ini Belum Terbukti MBG Pakai Anggaran Pendidikan

Guru Honorer Gugat MK, DPR: Sampai Hari Ini Belum Terbukti MBG Pakai Anggaran Pendidikan

News | Jum'at, 20 Februari 2026 | 19:57 WIB

DPR Tegaskan THR Wajib Dibayar Paling Lambat Dua Minggu Sebelum Hari Raya

DPR Tegaskan THR Wajib Dibayar Paling Lambat Dua Minggu Sebelum Hari Raya

DPR | Jum'at, 20 Februari 2026 | 19:44 WIB

Terkini

Profil Sunaryanto, Direktur Utama Pertamina Hulu Migas yang Baru

Profil Sunaryanto, Direktur Utama Pertamina Hulu Migas yang Baru

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:25 WIB

8 Bank Resmi Merger, OJK Ungkap Alasannya

8 Bank Resmi Merger, OJK Ungkap Alasannya

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 15:22 WIB

Ekonom Wanti-wanti Defisit APBN Bisa Lebihi 3% Jika Harga Minyak Dunia Tembus Segini

Ekonom Wanti-wanti Defisit APBN Bisa Lebihi 3% Jika Harga Minyak Dunia Tembus Segini

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:58 WIB

OKX Masuk Bisnis AI, Bidik Ekonomi Agen Otonom Bernilai Triliunan Dolar

OKX Masuk Bisnis AI, Bidik Ekonomi Agen Otonom Bernilai Triliunan Dolar

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:55 WIB

70 Tahun Danamon, Perkuat Komitmen Tumbuh Bersama Nasabah di Setiap Langkah

70 Tahun Danamon, Perkuat Komitmen Tumbuh Bersama Nasabah di Setiap Langkah

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:33 WIB

Aset Properti Jampidsus Febrie Adriansyah Tersebar di Jabar, Didominasi Lokasi Elit

Aset Properti Jampidsus Febrie Adriansyah Tersebar di Jabar, Didominasi Lokasi Elit

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:12 WIB

INDEF Ungkap Kelas Menengah RI Tertekan, 10 Juta Orang Turun Kelas dalam Waktu Sedekade

INDEF Ungkap Kelas Menengah RI Tertekan, 10 Juta Orang Turun Kelas dalam Waktu Sedekade

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:55 WIB

Saham-saham IPO Rontok ke Zona Merah, Emiten Punya Raffi Ahmad Apa Kabar?

Saham-saham IPO Rontok ke Zona Merah, Emiten Punya Raffi Ahmad Apa Kabar?

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:48 WIB

IHSG Berbalik ke Zona Hijau: Ini Saham-saham Paling Banyak Dibeli Investor

IHSG Berbalik ke Zona Hijau: Ini Saham-saham Paling Banyak Dibeli Investor

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:30 WIB

Beda Jauh LHKPN Jampidsus Febrie Adriansyah dengan 'Harta' yang Ditemukan Polisi

Beda Jauh LHKPN Jampidsus Febrie Adriansyah dengan 'Harta' yang Ditemukan Polisi

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:20 WIB

×