Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.595.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.873,372
LQ45 582,884
Srikehati 289,451
JII 342,406
USD/IDR 18.000

Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih

Mohammad Fadil Djailani

Sabtu, 21 Februari 2026 | 12:01 WIB
Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Menteri Koperasi Ferry Juliantono meminta Alfamart dan Indomaret tak ekspansi ke desa karena mengancam keberadaan Koperasi Merah Putih [ANTARA FOTO/Galih Pradipta/tom]
baca 10 detik
  • Menkop larang Alfamart & Indomaret ekspansi ke desa demi Koperasi Merah Putih.
  • Keuntungan ritel di desa harus kembali ke warga, bukan ke pemegang saham kota.
  • Pembangunan 85.000 unit Koperasi Desa ditargetkan rampung mulai Maret 2026.

Suara.com - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengeluarkan pernyataan kontroversial soal memproteksi ekonomi arus bawah. Ia secara tegas meminta dua raksasa ritel modern, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) dan PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) pengelola Alfamart dan Indomaret untuk menghentikan penambahan gerai baru di wilayah pedesaan.

Ferry menilai, dominasi ritel modern di pelosok justru menjadi "penyedot" likuiditas desa ke kota. Sebaliknya, ia mendorong Koperasi Desa (Kopdes) untuk mengambil alih peran tersebut agar perputaran uang tetap berada di tangan masyarakat lokal.

"Saya bilang stop bikin ritel modern di desa. Biarkan di desa itu koperasi yang jualan barang-barangnya," tegas Ferry dalam sebuah bincang daring, dikutip Jumat (20/2/2026).

Secara ekonomi, Ferry menyoroti ketimpangan distribusi keuntungan. Menurutnya, keuntungan dari gerai ritel modern di desa ujung-ujungnya lari ke kantong pemegang saham di kota besar. Sementara itu, jika dikelola koperasi, sisa hasil usaha (SHU) akan kembali dinikmati oleh warga desa sebagai anggota.

Meski membatasi ekspansi, Ferry tidak menutup pintu kolaborasi sepenuhnya. Produk-produk yang belum mampu diproduksi oleh koperasi masih diperbolehkan dipasok oleh peritel modern.

Namun, ia juga melempar tantangan bagi pelaku UMKM daerah untuk mulai memproduksi kebutuhan harian secara mandiri.

Target Produk: Sabun, sampo, deterjen, kecap, hingga sambal.

Dukungan Pemerintah: Penyiapan ekosistem, kurasi produk, hingga akses pembiayaan bagi generasi muda untuk membentuk koperasi produktif.

Keseriusan Kemenkop bukan isapan jempol. Pemerintah tengah memacu pembangunan fisik Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dengan skala masif. Sebanyak 60.000 unit akan dibangun menggunakan desain tunggal demi percepatan, sementara 20.000 unit lainnya menyesuaikan geografis desa.

baca juga

"Kami menargetkan setiap koperasi selesai dibangun dalam waktu 3 bulan agar bisa beroperasi pada Maret-April 2026," jelas Ferry di hadapan Komisi VI DPR.

KDMP disyaratkan berdiri di atas tanah minimal 1.000 meter persegi pada titik strategis desa. Proyek prestisius ini diharapkan menjadi benteng baru ekonomi kerakyatan sekaligus menyaingi efisiensi ritel modern yang selama ini mendominasi pasar domestik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Harga Kurma di Alfamart Terbaru, Ini 6 Manfaatnya untuk Buka Puasa

Daftar Harga Kurma di Alfamart Terbaru, Ini 6 Manfaatnya untuk Buka Puasa

Lifestyle | Sabtu, 21 Februari 2026 | 08:15 WIB

Dana Desa buat Kopdes Merah Putih Tembus Rp 34,57 T, Purbaya: Hitungan Saya Lebih Besar

Dana Desa buat Kopdes Merah Putih Tembus Rp 34,57 T, Purbaya: Hitungan Saya Lebih Besar

Bisnis | Jum'at, 20 Februari 2026 | 16:55 WIB

6 Rekomendasi Sabun Mandi untuk Memutihkan Kulit di Indomaret

6 Rekomendasi Sabun Mandi untuk Memutihkan Kulit di Indomaret

Lifestyle | Jum'at, 20 Februari 2026 | 13:05 WIB

Terkini

Purbaya Ajak Investor Negara Islam Kembangkan Industri Halal di Indonesia

Purbaya Ajak Investor Negara Islam Kembangkan Industri Halal di Indonesia

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:56 WIB

TikTok Donasi 200 Ribu Dolar AS untuk Sektor Pangan RI

TikTok Donasi 200 Ribu Dolar AS untuk Sektor Pangan RI

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:52 WIB

Indonesia Dihantam 4 Tekanan Ekonomi Sekaligus, Apa Saja?

Indonesia Dihantam 4 Tekanan Ekonomi Sekaligus, Apa Saja?

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:14 WIB

Program AURA BRI Peduli Cetak UMKM Perempuan Tangguh Dengan Peluang Ekonomi Olahan Pala

Program AURA BRI Peduli Cetak UMKM Perempuan Tangguh Dengan Peluang Ekonomi Olahan Pala

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:55 WIB

B50 Mulai Mengalir ke 57% SPBU Pertamina, Pemerintah Targetkan Transisi Tuntas dalam Dua Bulan

B50 Mulai Mengalir ke 57% SPBU Pertamina, Pemerintah Targetkan Transisi Tuntas dalam Dua Bulan

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:45 WIB

Bahlil Akan Preteli RKAB Perusahaan Tambang yang Ogah Pakai Solar B50

Bahlil Akan Preteli RKAB Perusahaan Tambang yang Ogah Pakai Solar B50

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:21 WIB

Polemik Pajak JHT, Kenapa Tabungan Hari Tua Bisa Dipotong Pajak hingga 30 Persen?

Polemik Pajak JHT, Kenapa Tabungan Hari Tua Bisa Dipotong Pajak hingga 30 Persen?

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:51 WIB

Konsumen Makin Pesimis, Penjualan Ritel Anjlok, Rupiah Ambruk ke Rp18.128 per Dolar AS

Konsumen Makin Pesimis, Penjualan Ritel Anjlok, Rupiah Ambruk ke Rp18.128 per Dolar AS

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:50 WIB

MSCI Masih Jadi Batu Sandungan, Rp75 T Dana Asing Kabur dari Bursa Meski Fiskal RI Menguat

MSCI Masih Jadi Batu Sandungan, Rp75 T Dana Asing Kabur dari Bursa Meski Fiskal RI Menguat

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:09 WIB

Siap-siap! Tarif 52 Ruas Tol Berpotensi Naik Tahun Ini

Siap-siap! Tarif 52 Ruas Tol Berpotensi Naik Tahun Ini

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 17:59 WIB

×