Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.595.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.873,372
LQ45 582,884
Srikehati 289,451
JII 342,406
USD/IDR 18.000

SIG Pasok 36 Ribu Bata Interlock Untuk Percepat Huntap Sumbar

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 24 Februari 2026 | 08:30 WIB
SIG Pasok 36 Ribu Bata Interlock Untuk Percepat Huntap Sumbar
SIG mengirimkan 36.000 unit bata interlock presisi untuk pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi di Kampung Talang, Kota Padang. Foto ist
baca 10 detik
  • SIG kirim 36.000 bata interlock untuk percepat pembangunan Huntap korban banjir di Padang.
  • Dukung Asta Cita Prabowo melalui infrastruktur perumahan yang tangguh bencana dan efisien.
  • Inovasi semen hijau rendah emisi (38%) dengan TKDN tinggi di atas 90% untuk berkelanjutan.

Suara.com - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) bergerak cepat mendukung pemulihan pascabencana di Sumatra Barat. Sebagai langkah nyata, emiten semen pelat merah ini mulai mengirimkan 36.000 unit bata interlock presisi untuk pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi di Kampung Talang, Kota Padang.

Pelepasan pengiriman perdana ini dilakukan langsung oleh Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra, bersama Komisaris Utama SIG, Sigit Widyawan, di kawasan Pabrik Indarung PT Semen Padang, Kamis (12/2/2026).

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni menegaskan bahwa dalam kondisi darurat pascabencana, kecepatan dan keamanan hunian adalah prioritas utama. Bata interlock presisi hadir sebagai solusi konstruksi yang tidak hanya kuat, tetapi juga mampu memangkas waktu pembangunan secara signifikan.

"Ini adalah bentuk nyata peran SIG dalam mendukung pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat yang terdampak," ujar Vita dalam keterangan resminya.

Inovasi bata interlock ini bukan sekadar produk biasa. Vita menjelaskan, pengembangan produk derivatif ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam mempercepat pemerataan infrastruktur perumahan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

"Inovasi ini menjadi bagian penting dalam menciptakan ekosistem perumahan nasional yang lebih tangguh terhadap bencana," tambahnya.

Proyek di Kampung Talang ini merupakan kolaborasi antara Kadin Sumatra Barat dan Kadin Indonesia. SIG memastikan kapasitas produksi melalui PT Semen Padang sangat memadai. Untuk rumah tipe 36, SIG mampu memasok kebutuhan hingga 120 unit huntap per bulan, dengan jangkauan distribusi meliputi Sumbar, Sumut, hingga Aceh.

Sebelum mendarat di Padang, teknologi bata interlock SIG telah teruji di berbagai proyek strategis, termasuk di Ibu Kota Nusantara (IKN) dan proyek percontohan di Jakarta Timur.

Tak hanya soal kekuatan, SIG juga mengedepankan aspek lingkungan. Produk ini menggunakan semen hijau yang memiliki emisi karbon 38% lebih rendah dibandingkan semen konvensional.

baca juga

"Dengan TKDN lebih dari 90%, penggunaan semen hijau SIG berarti mendukung kemajuan industri dalam negeri sekaligus menjaga kelestarian lingkungan," pungkas Vita.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pembangunan Huntap di Tapanuli Terus Berjalan, Kerangka Rumah dan Batu Bata Tersusun Rapi

Pembangunan Huntap di Tapanuli Terus Berjalan, Kerangka Rumah dan Batu Bata Tersusun Rapi

News | Senin, 23 Februari 2026 | 19:54 WIB

Emiten NETV Tiba-tiba Ditinggal Direktur Utamanya

Emiten NETV Tiba-tiba Ditinggal Direktur Utamanya

Bisnis | Senin, 23 Februari 2026 | 14:48 WIB

OJK Siapkan Tanda Khusus Bagi Emiten Tak Penuhi Free Float, Paksa Transparansi atau Delisting?

OJK Siapkan Tanda Khusus Bagi Emiten Tak Penuhi Free Float, Paksa Transparansi atau Delisting?

Bisnis | Sabtu, 21 Februari 2026 | 13:48 WIB

Terkini

Profil Sunaryanto, Direktur Utama Pertamina Hulu Migas yang Baru

Profil Sunaryanto, Direktur Utama Pertamina Hulu Migas yang Baru

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:25 WIB

8 Bank Resmi Merger, OJK Ungkap Alasannya

8 Bank Resmi Merger, OJK Ungkap Alasannya

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 15:22 WIB

Ekonom Wanti-wanti Defisit APBN Bisa Lebihi 3% Jika Harga Minyak Dunia Tembus Segini

Ekonom Wanti-wanti Defisit APBN Bisa Lebihi 3% Jika Harga Minyak Dunia Tembus Segini

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:58 WIB

OKX Masuk Bisnis AI, Bidik Ekonomi Agen Otonom Bernilai Triliunan Dolar

OKX Masuk Bisnis AI, Bidik Ekonomi Agen Otonom Bernilai Triliunan Dolar

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:55 WIB

70 Tahun Danamon, Perkuat Komitmen Tumbuh Bersama Nasabah di Setiap Langkah

70 Tahun Danamon, Perkuat Komitmen Tumbuh Bersama Nasabah di Setiap Langkah

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:33 WIB

Aset Properti Jampidsus Febrie Adriansyah Tersebar di Jabar, Didominasi Lokasi Elit

Aset Properti Jampidsus Febrie Adriansyah Tersebar di Jabar, Didominasi Lokasi Elit

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:12 WIB

INDEF Ungkap Kelas Menengah RI Tertekan, 10 Juta Orang Turun Kelas dalam Waktu Sedekade

INDEF Ungkap Kelas Menengah RI Tertekan, 10 Juta Orang Turun Kelas dalam Waktu Sedekade

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:55 WIB

Saham-saham IPO Rontok ke Zona Merah, Emiten Punya Raffi Ahmad Apa Kabar?

Saham-saham IPO Rontok ke Zona Merah, Emiten Punya Raffi Ahmad Apa Kabar?

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:48 WIB

IHSG Berbalik ke Zona Hijau: Ini Saham-saham Paling Banyak Dibeli Investor

IHSG Berbalik ke Zona Hijau: Ini Saham-saham Paling Banyak Dibeli Investor

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:30 WIB

Beda Jauh LHKPN Jampidsus Febrie Adriansyah dengan 'Harta' yang Ditemukan Polisi

Beda Jauh LHKPN Jampidsus Febrie Adriansyah dengan 'Harta' yang Ditemukan Polisi

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:20 WIB

×