Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.770.000
IHSG 7.623,586
LQ45 759,945
Srikehati 349,574
JII 532,247
USD/IDR 17.136

Menteri PKP: 133.000 Rumah Subsidi Berdiri di Jateng dan Jatim di 2026

Liberty Jemadu | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Kamis, 26 Februari 2026 | 00:05 WIB
Menteri PKP: 133.000 Rumah Subsidi Berdiri di Jateng dan Jatim di 2026
Menteri PKP Maruarar Sirait (kiri) menyatakan 133.000 rumah subsidi akan diresmikan Presiden Prabowo di Jawa Tengah dan Jawa Timur tahun ini. [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih]
  • Menteri PKP Maruarar Sirait menyatakan 133.000 rumah subsidi akan diresmikan Presiden Prabowo di Jawa Tengah dan Jawa Timur tahun ini.
  • Peresmian 62.000 unit di Jawa Tengah dijadwalkan Juli, disusul 71.000 unit di Jawa Timur pada Desember 2026.
  • Kementerian PKP juga akan melakukan peletakan batu pertama 140.000 unit rumah susun di Meikarta dalam waktu dekat.

Suara.com - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait menyebut sebanyak 133.000 unit rumah subsidi bakal berdiri di kawasan Jawa Tengah dan Jawa Timur pada tahun ini. Nantinya, Presiden Prabowo Subianto yang akan meresmikannya setelah bangunan siap dihuni.

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan penyerahan kunci rumah subsidi dalam jumlah besar di Jawa Tengah dan Jawa Timur tahun ini. Totalnya mencapai 133 ribu unit rumah yang akan diresmikan secara bertahap sepanjang 2026.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait alias Ara mengatakan agenda pertama dijadwalkan berlangsung di Jawa Tengah pada pertengahan tahun.

"Bulan Juli, kami sudah mengundang Bapak Presiden (Prabowo Subianto) untuk hadir di tempatnya Pak Gubernur Jawa Tengah, Pak Luthfi, di Batang untuk (meresmikan) 62.000 (rumah subsidi)," ujar Ara saat rapat bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Rabu (25/2/2026).

Setelah itu, peresmian 71 ribu unit rumah subsidi akan digelar di Jawa Timur pada akhir tahun.

"Kemudian, bulan Desember tahun ini, kita akan undang (Prabowo) ke Jawa Timur tempatnya (Gubernur Jawa Timur) Ibu Khofifah, (meresmikan) 71.000 (rumah subsidi)," lanjut dia.

Ara mengatakan, peresmian rumah subsidi tersebut merupakan bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap hunian terjangkau melalui skema KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Ia mengingatkan tahun lalu Presiden juga telah meresmikan penyerahan kunci rumah subsidi dalam jumlah besar di sejumlah daerah.

Pada 2025, penyerahan kunci rumah subsidi dilakukan di Bogor, Jawa Barat, sebanyak 26 ribu unit. Selain itu, peresmian juga dilakukan di Serang, Banten, untuk sekitar 50 ribu unit rumah.
Ara mengklaim capaian tersebut menjadi rekor nasional dalam sejarah penyerahan rumah subsidi.

"Jadi, tahun lalu adalah rekor terbesar rumah subsidi sepanjang sejarah Republik Indonesia. Nah, kita akan mengembangkan tahun ini supaya lebih memecahkan rekor lagi," ucap Ara.

Selain agenda peresmian rumah subsidi, Kementerian PKP juga menyiapkan proyek hunian skala besar di Jawa Barat. Ara menyebut pihaknya akan melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah susun di kawasan Meikarta dalam waktu dekat.

"Saya tanggal 8 Maret, paling lama, datang ke Meikarta untuk melakukan groundbreaking untuk sekitar 140.000 unit. Ya, kita sudah siapkan 30 hektare, tanahnya itu hibah," tutur Ara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Bisa Cuma Andalkan APBN, Menteri PKP Maruarar Sirait Tagih Kolaborasi Daerah dan Swasta

Tak Bisa Cuma Andalkan APBN, Menteri PKP Maruarar Sirait Tagih Kolaborasi Daerah dan Swasta

Bisnis | Rabu, 25 Februari 2026 | 19:32 WIB

Menteri PKP Buka Peluang Integrasikan Program Gentengisasi dengan Bantuan Perumahan

Menteri PKP Buka Peluang Integrasikan Program Gentengisasi dengan Bantuan Perumahan

Bisnis | Senin, 23 Februari 2026 | 21:16 WIB

Punya 42 Tower, Meikarta Bakal Jadi Rusun Subsidi Terbesar di Indonesia

Punya 42 Tower, Meikarta Bakal Jadi Rusun Subsidi Terbesar di Indonesia

Bisnis | Selasa, 10 Februari 2026 | 08:35 WIB

Pastikan Harga Rumah Subsidi Tak Melejit, Menteri PKP: Program Gentengisasi Masih Dikaji!

Pastikan Harga Rumah Subsidi Tak Melejit, Menteri PKP: Program Gentengisasi Masih Dikaji!

Bisnis | Senin, 09 Februari 2026 | 19:33 WIB

Meikarta Jadi Rusun Subsidi, KPK Buka Suara: Unit Kami Sita?

Meikarta Jadi Rusun Subsidi, KPK Buka Suara: Unit Kami Sita?

News | Minggu, 18 Januari 2026 | 13:30 WIB

Terkini

IHSG Terkoreksi di Sesi I, 344 Saham Anjlok

IHSG Terkoreksi di Sesi I, 344 Saham Anjlok

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 13:03 WIB

Menilik Labirin Penarikan Dana Trading: Mengapa Transfer Internasional Tak Pernah Instan?

Menilik Labirin Penarikan Dana Trading: Mengapa Transfer Internasional Tak Pernah Instan?

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 13:01 WIB

Sengketa Rp119 Triliun, Emiten Milik Jusuf Hamka Tangkis Kabar Miring Ini

Sengketa Rp119 Triliun, Emiten Milik Jusuf Hamka Tangkis Kabar Miring Ini

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 12:40 WIB

Link Lowongan Kerja Manajer Kopdes Merah Putih 2026: Ada 30.000 Formasi

Link Lowongan Kerja Manajer Kopdes Merah Putih 2026: Ada 30.000 Formasi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 12:38 WIB

Apa Penyebab Plastik Makin Mahal? Ini Bahan Pokok yang Harganya Ikut Naik

Apa Penyebab Plastik Makin Mahal? Ini Bahan Pokok yang Harganya Ikut Naik

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 12:12 WIB

OJK Jawa Tengah Konsolidasikan BPR, Target Industri Lebih Sehat dan Efisien

OJK Jawa Tengah Konsolidasikan BPR, Target Industri Lebih Sehat dan Efisien

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 12:05 WIB

BRI Consumer Expo 2026 Surabaya: Promo Rumah dengan Bunga 1,75%, Liburan Impian Cashback Rp8 Juta

BRI Consumer Expo 2026 Surabaya: Promo Rumah dengan Bunga 1,75%, Liburan Impian Cashback Rp8 Juta

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 11:37 WIB

Trump Bakal Pecat Jerome Powell dari Bos The Fed

Trump Bakal Pecat Jerome Powell dari Bos The Fed

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 11:15 WIB

Harga Pangan Hari Ini Naik Tajam, Cabai Tembus Rp101 Ribu, Telur dan Beras Ikut Merangkak

Harga Pangan Hari Ini Naik Tajam, Cabai Tembus Rp101 Ribu, Telur dan Beras Ikut Merangkak

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 11:14 WIB

Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.134 per Dolar AS, Simak Prediksi Pergerakannya

Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.134 per Dolar AS, Simak Prediksi Pergerakannya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:51 WIB