Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.482,878
LQ45 745,920
Srikehati 348,189
JII 516,980
USD/IDR 17.107

PITT Jual Bisnis Hotel dan Fokus Sektor Kapal Usai Diakusisi Jinlong Resources

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 26 Februari 2026 | 15:25 WIB
PITT Jual Bisnis Hotel dan Fokus Sektor Kapal Usai Diakusisi Jinlong Resources
Sebagai Ilustrasi-Indonesia Stock Exchange (IDX) [Suara.com/Hadi/Ist]
  • PT FITT keluar dari bisnis perhotelan setelah berganti pemegang saham pengendali menjadi Jinlong Resources Investment.
  • FITT melakukan divestasi dua anak usaha senilai total Rp67,25 miliar untuk fokus pada sektor maritim.
  • Perusahaan berencana menjadi *holding* dengan mengubah KBLI, nama, dan mengadakan RUPSLB pada 12 Maret 2026.

Suara.com - PT Hotel Fitra International Tbk (FITT) memulai babak baru dalam sejarah korporasinya. Pasca pergantian pemegang saham pengendali, emiten ini memutuskan untuk keluar sepenuhnya dari operasional bisnis perhotelan.

Langkah strategis ini ditandai dengan pelepasan seluruh kepemilikan saham pada dua anak usahanya guna mengubah arah bisnis menjadi perusahaan holding yang berfokus pada sektor maritim.

Harga saham FITT sendiri pada hari ini, Kamis (26/2/2026) terpantau berkisar di angka Rp735, melemah 1,34% dari pebukaan pasar.

Pergantian lini bisnis ini adalah kelanjutan dari aksi akuisisi yang dilakukan oleh Jinlong Resources Investment. Perusahaan tersebut mengambil alih 627 juta lembar saham atau setara 48,07 persen porsi kepemilikan FITT dengan harga Rp105 per saham.

Total nilai investasi yang dikucurkan Jinlong mencapai Rp65,8 miliar dengan visi untuk memperkuat ekspansi bisnis di pasar Indonesia.

Berdasarkan keterbukaan informasi yang dirilis pada Rabu (25/2/2026), FITT telah menyepakati Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat (PPJB) untuk melepas unit bisnis lamanya. Rincian divestasi tersebut mencakup:

PT Bumi Majalengka Permai (BMP): Dilepas dengan nilai Rp21,92 miliar.

PT Fitra Amanah Wisata (FAW): Dilepas dengan nilai Rp45,33 miliar.

Secara akumulatif, nilai transaksi penjualan aset ini menyentuh angka Rp67,25 miliar.

Mengingat jumlah tersebut melampaui 50 persen dari total ekuitas perseroan per September 2025, langkah ini dikategorikan sebagai transaksi material yang memerlukan transparansi dan persetujuan khusus.

Direktur FITT, Sukino, menjelaskan bahwa restrukturisasi ini bertujuan agar perusahaan dapat lebih fokus pada fungsi pengawasan strategis dan kepemilikan saham (holding).

Berdasarkan prospektus terbaru, FITT membidik industri angkutan laut, baik domestik maupun internasional, sebagai lini bisnis utama melalui anak perusahaan baru yang akan segera dibentuk.

Seiring dengan pergeseran fokus ke sektor pelayaran, perseroan berencana mengubah Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) menjadi Aktivitas Perusahaan Holding (64200). Transformasi ini juga akan diikuti dengan perubahan nama perusahaan serta pemindahan lokasi kantor pusat.

Guna memuluskan manuver besar ini, manajemen FITT dijadwalkan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 12 Maret 2026 di Jakarta Selatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BBRI Segera Lunasi Green Bond Rp879,43 Miliar, Dana Sudah Siap

BBRI Segera Lunasi Green Bond Rp879,43 Miliar, Dana Sudah Siap

Bisnis | Kamis, 26 Februari 2026 | 15:09 WIB

Pendapatan AVIA Naik Rp652 Miliar, Emiten Laporkan Laba Bersih Meningkat

Pendapatan AVIA Naik Rp652 Miliar, Emiten Laporkan Laba Bersih Meningkat

Bisnis | Kamis, 26 Februari 2026 | 15:09 WIB

Harga Saham BULL Tertekan saat Emiten Gencar Ekspansi

Harga Saham BULL Tertekan saat Emiten Gencar Ekspansi

Bisnis | Kamis, 26 Februari 2026 | 14:41 WIB

IHSG Sesi 1 Terkoreksi ke Level 8.255: BUMI Laris Manis, INDS Anjlok Paling Parah

IHSG Sesi 1 Terkoreksi ke Level 8.255: BUMI Laris Manis, INDS Anjlok Paling Parah

Bisnis | Kamis, 26 Februari 2026 | 13:23 WIB

Trading Saham Global Kini Bisa 24 Jam Nonstop

Trading Saham Global Kini Bisa 24 Jam Nonstop

Bisnis | Kamis, 26 Februari 2026 | 11:30 WIB

IHSG Fluktuatif di Awal Perdagangan, Cermati Support 8.200

IHSG Fluktuatif di Awal Perdagangan, Cermati Support 8.200

Bisnis | Kamis, 26 Februari 2026 | 09:14 WIB

Terkini

Pertegas Stabilitas Kawasan, AFMGM Ke-13 Sepakati Langkah Strategis Ekonomi ASEAN

Pertegas Stabilitas Kawasan, AFMGM Ke-13 Sepakati Langkah Strategis Ekonomi ASEAN

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 11:13 WIB

Negosiasi Buntu, Selat Hormuz Lumpuh Total! Pasar Minyak Dunia Akut

Negosiasi Buntu, Selat Hormuz Lumpuh Total! Pasar Minyak Dunia Akut

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 11:01 WIB

Harga Minyak Goreng Makin Mahal, Telur dan Cabai Rawit Bagaimana?

Harga Minyak Goreng Makin Mahal, Telur dan Cabai Rawit Bagaimana?

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 10:53 WIB

OKX Ventures dan HashKey Capital Resmi Suntik CAEX Vietnam, Siapkan Modal Rp6 Triliun

OKX Ventures dan HashKey Capital Resmi Suntik CAEX Vietnam, Siapkan Modal Rp6 Triliun

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 10:43 WIB

Ekspansi Agresif, Laba PT Multi Hanna Kreasindo (MHKI) Tumbuh Solid 24 Persen di 2025

Ekspansi Agresif, Laba PT Multi Hanna Kreasindo (MHKI) Tumbuh Solid 24 Persen di 2025

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 10:36 WIB

Dolar AS Ngamuk Setelah Negosiasi Gagal, Rupiah Jadi Korban Melemah

Dolar AS Ngamuk Setelah Negosiasi Gagal, Rupiah Jadi Korban Melemah

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 09:59 WIB

Harga Emas Pegadaian Senin 13 April 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Bertahan Stabil

Harga Emas Pegadaian Senin 13 April 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Bertahan Stabil

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 09:54 WIB

Emas Antam Lagi Diobral, Harganya Rp 2.818.000 Juta/Gram

Emas Antam Lagi Diobral, Harganya Rp 2.818.000 Juta/Gram

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 09:46 WIB

Minyak Dunia Kembali ke Levei USD 100 Barel, Gimana Harga BBM?

Minyak Dunia Kembali ke Levei USD 100 Barel, Gimana Harga BBM?

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 09:31 WIB

IHSG Jatuh ke Jurang Lagi Senin Pagi

IHSG Jatuh ke Jurang Lagi Senin Pagi

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 09:20 WIB