Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Penerimaan Pajak Naik, Nilai Tukar Rupiah Kembali Menguat pada Kamis

Liberty Jemadu, Rina Anggraeni

Kamis, 26 Februari 2026 | 16:01 WIB
Penerimaan Pajak Naik, Nilai Tukar Rupiah Kembali Menguat pada Kamis
Nilai tukar rupiah menguat pada penutupan perdaganan Kamis (26/2/2026). [Antara]
baca 10 detik
  • Rupiah menguat menjadi Rp16.759 per dolar AS pada Kamis (26/2/2026), naik 0,24% dari hari sebelumnya.
  • Penguatan rupiah didorong lonjakan penerimaan pajak Januari 2026 sebesar 30,7% (yoy) dan intervensi BI.
  • Faktor eksternal lain adalah pelemahan dolar AS akibat ketidakpastian kebijakan tarif global yang dipicu Donald Trump.

Suara.com - Nilai tukar rupiah kembali menguat pada Kamis (26/2/2026). Berdasarkan data Bloomberg, kurs rupiah adalah Rp16.759 per dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan sore ini, atau menguat 0,24 persen dibanding penutupan pada Rabu (25/2/2026) yang berada di level Rp 16.800 per dolar AS.

Sebelumnya pada Rabu kemarin, rupiah juga ditutup menguat 0,17 persen dibandingkan pada Selasa. Adapun kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat di Rp16.758 per dolar AS.

Analis Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan penguatan rupiah didorong dari penerimaan pajak yang melonjak. Sehingga, investor makin percaya pada fundamental ekonomi Indonesia.

"Rupiah sendiri juga didukung oleh ruang fiskal yang lebih baik setelah pendapatan pajak melonjak 30,7 persen yoy hingga akhir Januari. Selain itu tentunya BI yang secara berkala mengintervensi menguatkan rupiah," jelasnya.

Diwartakan sebelumnya Kementerian Keuangan mencatat penerimaan pajak Januari 2026 sebesar Rp116,2 triliun, tumbuh 30,7 persen (yoy) atau setara 4,9 persen dari target APBN 2026.

Kenaikan terutama ditopang PPN dan PPnBM yang melonjak 83,9 persen (yoy) menjadi Rp45,3 triliun, mencerminkan konsumsi domestik yang tetap kuat, serta penurunan restitusi 23 persen berkat perbaikan manajemen restitusi.

Lalu, PPh badan tumbuh 37 persen (yoy) menjadi Rp5,7 triliun, sementara PPh orang pribadi dan PPh21 sebesar Rp13,1 triliun masih terkontraksi 20,4 persen (yoy) akibat faktor administratif, termasuk deposit Rp6,1 triliun yang belum dipindahbukukan (jika disesuaikan), pertumbuhannya bisa mencapai 16,5 persen (yoy).

Kemudian, PPh final, PPh 22, dan PPh 26 turun 11 persen (yoy) menjadi Rp26 triliun. Adapun pajak lainnya melonjak 685,8 persen (yoy) menjadi Rp16,1 triliun, dengan tambahan deposit Rp15,4 triliun yang juga belum dipindahbukukan.

Selain itu, faktor eksternal yang sangat penting terhadap menguatnya rupiah adalah dolar AS yang masih tertekan. Ini disebabkan oleh ketidakpastian global yang dipicu oleh sengkarut kebijakan tarif Donald Trump.

baca juga

"Dolar AS sendiri terpantau cukup tertekan beberapa sesi terakhir oleh ketidakpastian tarif," katanya saat dihubungi Suara.com

Dampaknya terlihat dari mayoritas mata uang Asia menguat terhadap dolar AS sore ini. Yuan China mencatat penguatan terbesar yakni 0,34 persen, disusul dolar Taiwan yang menguat 0,27 persen. Diikuti oleh yen Jepang menguat 0,21 persen.

Lalu, ringgit Malaysia menguat 0,18 persen, rupee India menguat 0,08 persen, dolar Singapura menguat 0,05 persen. Ditambah baht Thailand menguat 0,01 persen terhadap dolar AS.

Sedangkan mata uang Asia lainnya melemah terhadap dolar AS sore ini. Peso Filipina melemah 0,19 persen, won Korea melemah 0,09 persen dan dolar Hong Kong yang melemah 0,03 persen.

Sementara itu, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang Utama dunia ada di 97,61, turun dari sehari sebelumnya yang ada di 97,70.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dolar AS Melemah, Rupiah Menguat ke Level Rp16.754

Dolar AS Melemah, Rupiah Menguat ke Level Rp16.754

Bisnis | Kamis, 26 Februari 2026 | 09:54 WIB

Rupiah Menguat, Dolar Melemah Setelah Pidato Kenegaraan Trump yang Kontroversial

Rupiah Menguat, Dolar Melemah Setelah Pidato Kenegaraan Trump yang Kontroversial

Bisnis | Rabu, 25 Februari 2026 | 15:51 WIB

Rupiah Masih Belum Punya Tenaga, Dolar AS Masih di Level Rp16.839

Rupiah Masih Belum Punya Tenaga, Dolar AS Masih di Level Rp16.839

Bisnis | Rabu, 25 Februari 2026 | 09:41 WIB

Penerimaan Pajak Naik 30,7% di Awal 2026, Negara Kantongi Rp 116,2 Triliun

Penerimaan Pajak Naik 30,7% di Awal 2026, Negara Kantongi Rp 116,2 Triliun

Bisnis | Selasa, 24 Februari 2026 | 17:40 WIB

Rupiah Masih Berotot Hari Ini, Ditutup di Level Rp 16.829/USD

Rupiah Masih Berotot Hari Ini, Ditutup di Level Rp 16.829/USD

Bisnis | Selasa, 24 Februari 2026 | 16:43 WIB

Terkini

Bersinergi dalam Prestasi, PNM Dorong Peningkatan Produktivitas Lewat Kegiatan Sportivitas

Bersinergi dalam Prestasi, PNM Dorong Peningkatan Produktivitas Lewat Kegiatan Sportivitas

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 18:39 WIB

BRI Salurkan Ambulans untuk SMA Taruna Nusantara, Perkuat Layanan Kesehatan Sekolah

BRI Salurkan Ambulans untuk SMA Taruna Nusantara, Perkuat Layanan Kesehatan Sekolah

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 18:24 WIB

19.539 Unit Kopdes Segera Dibangun, Menkop: 83.000 KDMP Sudah Berbadan Hukum

19.539 Unit Kopdes Segera Dibangun, Menkop: 83.000 KDMP Sudah Berbadan Hukum

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 17:59 WIB

Rupiah Terancam! Siap-siap Hadapi Tekanan Berat Senin Besok

Rupiah Terancam! Siap-siap Hadapi Tekanan Berat Senin Besok

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 17:34 WIB

Aturan Free Float, Puluhan Saham Big Caps Berisiko Kena Tekanan Jual

Aturan Free Float, Puluhan Saham Big Caps Berisiko Kena Tekanan Jual

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:54 WIB

Bahlil Buka Peluang Aceh Dapat Porsi Manfaat Lebih Besar dari Blok Andaman

Bahlil Buka Peluang Aceh Dapat Porsi Manfaat Lebih Besar dari Blok Andaman

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 15:06 WIB

Ancaman Resesi Global! Trump Deklarasikan Perang, Pangkalan Militer AS Diserang Iran

Ancaman Resesi Global! Trump Deklarasikan Perang, Pangkalan Militer AS Diserang Iran

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 14:46 WIB

IHSG Sepekan Menguat ke Level 5.924, Kapitalisasi Pasar BEI Meroket

IHSG Sepekan Menguat ke Level 5.924, Kapitalisasi Pasar BEI Meroket

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 14:19 WIB

Jaga Rekening Tetap Aktif, BRI Perkuat Sistem Keamanan dan Perlindungan Nasabah

Jaga Rekening Tetap Aktif, BRI Perkuat Sistem Keamanan dan Perlindungan Nasabah

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 12:42 WIB

Emas Antam Tembus Rp2,7 Juta per Gram, Cek Rincian Harga di Pegadaian Hari Ini

Emas Antam Tembus Rp2,7 Juta per Gram, Cek Rincian Harga di Pegadaian Hari Ini

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 11:30 WIB

×