- Perang baru di Timur Tengah menyebabkan harga minyak mentah Brent melonjak 10% menjadi sekitar $80 per barel pada Minggu (1/3/2026).
- Ancaman utama kenaikan harga adalah ketidakpastian jalur distribusi vital Selat Hormuz yang melayani 20% lalu lintas minyak global.
- OPEC+ menyetujui peningkatan produksi kecil, namun negara pengimpor kini mengevaluasi cadangan dan mencari sumber pasokan alternatif seperti Rusia.
Sementara itu, para pemimpin di kawasan Teluk telah memperingatkan Washington bahwa konsekuensi dari perang ini bisa membawa stabilitas ekonomi dunia ke jurang resesi akibat harga energi yang tak terkendali.