Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.630.000
Beli Rp2.525.000
IHSG 5.875,780
LQ45 581,783
Srikehati 287,931
JII 348,084
USD/IDR 17.955

OJK Keluarkan 3 Jurus Hadapi Ancaman Perang AS-Iran

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Selasa, 03 Maret 2026 | 17:38 WIB
OJK Keluarkan 3 Jurus Hadapi Ancaman Perang AS-Iran
Friderica Widyasari Dewi ditetapkan sebagai Ketua OJK pada Sabtu (31/1/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Pjs Ketua OJK, Friderica Widyasari Dewi, menyatakan eskalasi geopolitik Iran-AS-Israel berpotensi memengaruhi stabilitas keuangan Indonesia.
  • Risiko geopolitik terwujud melalui kenaikan harga minyak, inflasi global, dan perpindahan dana investor ke instrumen aman.
  • OJK bersama SRO menyiapkan instrumen kebijakan dan meminta lembaga jasa keuangan memperkuat manajemen risiko serta koordinasi KSSK.

Suara.com - Pejabat sementara (Pjs) Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi, menilai eskalasi geopolitik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel bisa berdampak pada stabilitas keuangan Indonesia.

Menurutnya, dalam situasi global yang penuh ketidakpastian, pasar negara berkembang seperti Indonesia dituntut untuk menunjukkan integritas dan likuiditas yang kuat agar tetap kompetitif dan menarik bagi aliran modal asing.

"Kita harus memastikan integritas pasar terjaga, likuiditas kuat, serta ekosistem yang kredibel agar tetap menarik bagi investor, khususnya di tengah dinamika global saat ini," ujarnya dalam Rapat Dewan Komisioner OJK di Gedung Perkantoran Bank Indonesia, Selasa (3/3/2026).

Rapat Dewan Komisioner OJK secara bulanan di Gedung Perkantoran Bank Indonesia, Selasa (3/3/2026). [Suara.com/Rina Anggraeni].
Rapat Dewan Komisioner OJK secara bulanan di Gedung Perkantoran Bank Indonesia, Selasa (3/3/2026). [Suara.com/Rina Anggraeni].

OJK melihat, setidaknya terdapat tiga saluran transmisi utama dari risiko geopolitik tersebut terhadap sektor keuangan.

Pertama, potensi kenaikan harga minyak dunia. OJK menyoroti risiko gangguan pasokan energi global apabila terjadi penutupan jalur strategis seperti Selat Hormuz, yang dilalui sekitar 30 persen suplai minyak dunia serta volume signifikan LNG. Gangguan berkepanjangan di jalur tersebut dapat memicu lonjakan harga energi dan berdampak pada perekonomian global.

Kedua, kenaikan harga energi berpotensi mendorong inflasi global yang kemudian memengaruhi kebijakan suku bunga bank sentral di berbagai negara. Kondisi ini, dapat berdampak pada likuiditas global, pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan persaingan perebutan dana investasi antarnegara.

"Karena itu kita harus memastikan kesiapan domestik agar mampu menghadapi volatilitas global yang tinggi," katanya.

Ketiga, meningkatnya ketidakpastian global yang dapat mendorong fenomena flight to quality, yakni peralihan dana investor ke instrumen safe haven yang dinilai lebih aman. Kondisi ini berisiko memicu tekanan pada arus modal di pasar negara berkembang.

Menghadapi potensi tersebut, OJK bersama Self-Regulatory Organizations (SRO) telah menyiapkan serangkaian instrumen kebijakan yang dapat diaktivasi apabila terjadi fluktuasi pasar yang tidak diharapkan.

baca juga

Selain itu, OJK meminta seluruh lembaga jasa keuangan untuk memperkuat manajemen risiko, melakukan stress testing dalam berbagai skenario, serta memonitor secara ketat dinamika global dan potensi dampaknya terhadap sektor keuangan domestik.

Koordinasi juga terus diperkuat melalui forum Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang melibatkan Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Bank Indonesia, serta Lembaga Penjamin Simpanan.

OJK menegaskan komitmennya untuk melanjutkan reformasi struktural guna memperkuat fundamental sektor keuangan nasional, termasuk peningkatan integritas pasar dan penguatan likuiditas, agar ketahanan sistem keuangan Indonesia tetap terjaga di tengah tekanan geopolitik global.

"Kami memastikan sinergi dan koordinasi erat antarotoritas tetap terjaga, khususnya dalam situasi penuh ketidakpastian seperti ini,” tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bak Gugur 1 Tumbuh 1.000, OJK Terus Blokir 30.000 Rekening Judol

Bak Gugur 1 Tumbuh 1.000, OJK Terus Blokir 30.000 Rekening Judol

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 15:28 WIB

Anehnya Emiten Kaesang! Rugi Rp238 M di 2025, Tapi Manajemennya Optimis Kondisi Perusahaan

Anehnya Emiten Kaesang! Rugi Rp238 M di 2025, Tapi Manajemennya Optimis Kondisi Perusahaan

Bisnis | Senin, 02 Maret 2026 | 14:59 WIB

OJK Bongkar Skema Dana IPO IPPE, Denda KGI Sekuritas Rp4,6 Miliar

OJK Bongkar Skema Dana IPO IPPE, Denda KGI Sekuritas Rp4,6 Miliar

Bisnis | Minggu, 01 Maret 2026 | 13:04 WIB

Terkini

Harga Emas Pegadaian Naik di Sabtu 4 Juli 2026

Harga Emas Pegadaian Naik di Sabtu 4 Juli 2026

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:44 WIB

Harga Emas Antam Stabil di Sabtu 4 Juli, Tapi

Harga Emas Antam Stabil di Sabtu 4 Juli, Tapi

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:32 WIB

Ekspor Indonesia Terancam Melambat, Tarif AS dan Harga Komoditas Bayangi Semester II 2026

Ekspor Indonesia Terancam Melambat, Tarif AS dan Harga Komoditas Bayangi Semester II 2026

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:44 WIB

Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda

Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:12 WIB

Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax

Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:04 WIB

Semester II-2026 Penuh Tekanan, Investor Saham Diminta Bersiap

Semester II-2026 Penuh Tekanan, Investor Saham Diminta Bersiap

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:35 WIB

Sinar Mas Land dan 2 Universitas Terkemuka Perluas Akses Pendidikan Global di BSD City

Sinar Mas Land dan 2 Universitas Terkemuka Perluas Akses Pendidikan Global di BSD City

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:27 WIB

Purbaya Akhirnya Turun Tangan soal Pajak JHT usai Diprotes Buruh

Purbaya Akhirnya Turun Tangan soal Pajak JHT usai Diprotes Buruh

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Pasar Kripto RI Makin Dilirik, BTSE Indonesia Kini Jadi Pemain Baru

Pasar Kripto RI Makin Dilirik, BTSE Indonesia Kini Jadi Pemain Baru

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:05 WIB

Transformasi Industri Rendah Karbon Digenjot demi Target Net Zero Emission 2050

Transformasi Industri Rendah Karbon Digenjot demi Target Net Zero Emission 2050

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:51 WIB

×