Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.555.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.175,535
LQ45 621,910
Srikehati 307,227
JII 366,948
USD/IDR 17.939

Ferry Irwandi Soroti Mindset Spekulatif Masyarakat Terhadap Kripto

Irwan Febri

Rabu, 04 Maret 2026 | 06:55 WIB
Ferry Irwandi Soroti Mindset Spekulatif Masyarakat Terhadap Kripto
Ferry Irwandi dalam program Q&A Metro TV (Instagram/irwandiferry)
baca 10 detik
  • Ferry Irwandi menyoroti masyarakat Indonesia berorientasi spekulasi jangka pendek daripada memahami fundamental teknologi blockchain.
  • Indodax menilai industri kripto nasional memasuki fase konsolidasi, fokus bergeser ke tata kelola dan penguatan kepercayaan publik.
  • Mukhamad Misbakhun menegaskan negara memfasilitasi inovasi kripto di bawah pengawasan OJK melalui kerangka perlindungan konsumen.

Suara.com - CEO Malaka sekaligus kreator konten Ferry Irwandi menyoroti tantangan utama industri kripto Indonesia yang menurutnya bukan hanya soal volatilitas pasar, melainkan pola pikir masyarakat yang masih berorientasi spekulasi jangka pendek.

Ia menilai narasi yang berkembang saat ini masih didominasi hype dan pencarian keuntungan instan, sehingga mengaburkan pemahaman terhadap nilai fundamental teknologi blockchain.

“Tantangan utamanya adalah masyarakat masih menjadikan kripto sekadar alat spekulasi dan mencari sinyal profit instan, mengabaikan inovasi blockchain di baliknya," ujar Ferry Irwandi.

"Karenanya, tugas influencer bukan cuma menjual narasi manis dan probabilitas profit, tapi wajib mengedukasi fundamental dan manajemen risiko di pasar yang volatil ini," imbuhnya.

Forum diskusi dalam gelaran Indodax 12th Years Anniversary:On Chain, Forever Forward. (Dok. Indodax)
Forum diskusi dalam gelaran Indodax 12th Years Anniversary:On Chain, Forever Forward. (Dok. Indodax)

Menurut Ferry, peran influencer dan figur publik menjadi krusial dalam membangun ekosistem yang lebih sehat melalui edukasi yang berimbang dan bertanggung jawab.

Industri Kripto Masuki Fase Konsolidasi

Pandangan tersebut sejalan dengan refleksi Indodax yang kini memasuki usia ke-12. Perusahaan menilai industri kripto nasional telah bergerak menuju fase konsolidasi dan pendewasaan.

Jika pada satu dekade awal fokus utama berada pada pertumbuhan pengguna dan nilai transaksi, kini perhatian mulai bergeser pada tata kelola, literasi, perlindungan konsumen, serta keberlanjutan ekosistem.

CEO Indodax, William Sutanto, menyampaikan bahwa tantangan industri saat ini bukan lagi sekadar membangun kesadaran, tetapi memperkuat kepercayaan publik.

baca juga

“Memasuki tahun ke-12, kami melihat industri kripto Indonesia mulai memasuki fase konsolidasi dan pendewasaan," tutur William.

"Tantangannya bukan lagi soal membangun awareness, tetapi bagaimana membangun kepercayaan jangka panjang melalui tata kelola yang kuat, edukasi berkelanjutan, serta kolaborasi erat dengan regulator dan komunitas,” lanjutnya.

Ia menambahkan bahwa penguatan keamanan dan transparansi menjadi prioritas utama.

“Tahun ini kami memprioritaskan penguatan keamanan dengan meningkatkan investasi pada IT security. Sejalan dengan itu, kami juga menaikkan standar transparansi, salah satunya melalui publikasi Proof of Reserves sebagai bentuk komitmen keterbukaan kepada member," ungkap alumnus Binus University itu.

"Langkah ini kami lakukan untuk memastikan kepercayaan publik tetap terjaga dalam berbagai siklus pasar, sehingga member dapat bertransaksi dengan aman, nyaman, dan berkelanjutan,” tambahnya.

Dukungan Regulasi dan Peran Negara

Dalam diskusi yang sama, Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menekankan bahwa kripto perlu ditempatkan dalam kerangka pembangunan infrastruktur keuangan digital nasional di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan.

“Kripto ini pada dasarnya adalah infant industry atau industri yang masih muda yang perlu diberi ruang tumbuh dan grace period," kata Misbakhun.

"Melalui Undang-Undang P2SK dan ruang demokratis seperti regulatory sandbox, negara hadir bukan untuk melarang, melainkan memfasilitasi inovasi seperti tokenisasi real-world asset agar tetap berjalan di dalam protokol perlindungan konsumen dan anti-pencucian uang,” tegasnya.

Kolaborasi antara regulator, pelaku industri, dan figur publik dinilai menjadi kunci agar industri kripto Indonesia dapat berkembang lebih kredibel, inklusif, dan berdaya saing di tingkat regional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Legislator Minta Polri Agar Usut Pengancaman Terhadap Ibu Almarhum Nizam Syafei

Legislator Minta Polri Agar Usut Pengancaman Terhadap Ibu Almarhum Nizam Syafei

DPR | Selasa, 03 Maret 2026 | 09:41 WIB

Komisi III DPR Gelar RDP Kematian Nizam Syafei, Ibu Kandung Hadir dan Soroti Dugaan Penyiksaan

Komisi III DPR Gelar RDP Kematian Nizam Syafei, Ibu Kandung Hadir dan Soroti Dugaan Penyiksaan

News | Senin, 02 Maret 2026 | 13:24 WIB

Ferry Irwandi: Gubernur Rudy Masud Harusnya Beli Mobil Dinas Rp8,5 M Pakai Uang Sendiri

Ferry Irwandi: Gubernur Rudy Masud Harusnya Beli Mobil Dinas Rp8,5 M Pakai Uang Sendiri

Entertainment | Sabtu, 28 Februari 2026 | 17:34 WIB

Lebih Bermanfaat dari Mobil Dinas Kaltim Rp8,5 M, Ini 4 Alokasi Alternatif Versi Ferry Irwandi

Lebih Bermanfaat dari Mobil Dinas Kaltim Rp8,5 M, Ini 4 Alokasi Alternatif Versi Ferry Irwandi

Entertainment | Sabtu, 28 Februari 2026 | 16:31 WIB

Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi

Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi

Bisnis | Sabtu, 28 Februari 2026 | 13:59 WIB

Anggaran Kaltim Disunat 75 Persen, Gubernur Malah Beli Mobil Dinas Rp 8,5 Miliar, DPR: Tidak Peka!

Anggaran Kaltim Disunat 75 Persen, Gubernur Malah Beli Mobil Dinas Rp 8,5 Miliar, DPR: Tidak Peka!

News | Jum'at, 27 Februari 2026 | 11:27 WIB

Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?

Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?

News | Kamis, 26 Februari 2026 | 20:28 WIB

Terkini

Liga Sepak Bola Kampung, Ikhtiar Jaga Anak Muda Menteng dari Bahaya Narkoba

Liga Sepak Bola Kampung, Ikhtiar Jaga Anak Muda Menteng dari Bahaya Narkoba

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:49 WIB

15 Kepala Daerah Hasil Pilkada 2024 Kena OTT KPK, Ongkos Politik Mahal Jadi Pemicu?

15 Kepala Daerah Hasil Pilkada 2024 Kena OTT KPK, Ongkos Politik Mahal Jadi Pemicu?

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:39 WIB

Membaca, Menunda, Lupa: Ketika Balasan Chat Hanya Berakhir di Kepala

Membaca, Menunda, Lupa: Ketika Balasan Chat Hanya Berakhir di Kepala

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:30 WIB

Dompet Karyawan Alfamart Dicuri, Polisi Lampung Utara Temukan Fakta Tak Terduga Saat Tangkap Pelaku

Dompet Karyawan Alfamart Dicuri, Polisi Lampung Utara Temukan Fakta Tak Terduga Saat Tangkap Pelaku

Lampung | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:21 WIB

Bobby Nasution Dorong Warisan Sejarah Nias Jadi Destinasi Wisata Dunia

Bobby Nasution Dorong Warisan Sejarah Nias Jadi Destinasi Wisata Dunia

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:18 WIB

Dominasi Toyota di Pasar Hybrid Indonesia Belum Terbendung Meski Digempur Kehadiran Produk China

Dominasi Toyota di Pasar Hybrid Indonesia Belum Terbendung Meski Digempur Kehadiran Produk China

Otomotif | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:15 WIB

Dicap Penakut karena Inggris Parkir Bus Lawan Argentina, Thomas Tuchel: Saya Tak Menyesal

Dicap Penakut karena Inggris Parkir Bus Lawan Argentina, Thomas Tuchel: Saya Tak Menyesal

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:10 WIB

Viral Anak Bakar Ayah Hidup-hidup di Medan, Pelaku Diamuk Massa

Viral Anak Bakar Ayah Hidup-hidup di Medan, Pelaku Diamuk Massa

Sumut | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:03 WIB

977 Burung Korban Penyelundupan Kembali ke Langit Gunung Rajabasa

977 Burung Korban Penyelundupan Kembali ke Langit Gunung Rajabasa

Lampung | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:02 WIB

Proyek LNG Masela Prioritaskan 30 Persen Lapangan Kerja untuk Warga Lokal

Proyek LNG Masela Prioritaskan 30 Persen Lapangan Kerja untuk Warga Lokal

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:01 WIB

×