Ambisi RI Jadi Raja Chip, Airlangga Targetkan 15.000 Talenta Semikonduktor

Kamis, 05 Maret 2026 | 14:44 WIB
Ambisi RI Jadi Raja Chip, Airlangga Targetkan 15.000 Talenta Semikonduktor
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menegaskan, penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor desain chip adalah kunci masa depan ekonomi Indonesia. Foto Fakhri-Suara.com
Baca 10 detik
  • Pemerintah gandeng Arm Limited cetak 15.000 talenta semikonduktor demi kemandirian teknologi.
  • Sektor chip jadi kunci target pertumbuhan ekonomi 8% di era Presiden Prabowo Subianto.
  • RI fokus pada desain semikonduktor dibanding bangun pabrik yang butuh investasi jumbo.

Suara.com - Pemerintah Indonesia tancap gas memperkuat ekosistem teknologi nasional. Tak main-main, target ambisius dipatok: mencetak 15.000 talenta ahli di bidang semikonduktor. Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar transformasi ekonomi digital di bawah komando Presiden Prabowo Subianto.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menegaskan, penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor desain chip adalah kunci masa depan ekonomi Indonesia. Untuk mewujudkannya, pemerintah menggandeng raksasa teknologi asal Inggris, Arm Limited.

"Dengan Arm Limited Inggris ini, dengan basis engineers di Cambridge, ini yang akan ikut mengembangkan talenta kita. Ditargetkan 15.000 talenta dalam waktu yang tidak terlalu lama," ujar Airlangga di Jakarta, Kamis (5/3/2026).

Airlangga menjelaskan, penguasaan teknologi semikonduktor bukan sekadar gaya-gayaan. Sektor ini adalah jantung dari digitalisasi yang pertumbuhannya bersifat eksponensial, jauh melampaui sektor ekonomi konvensional.

Langkah ini juga menjadi mandat langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional hingga menyentuh angka 8 persen pada periode 2028-2029.

"Untuk tumbuh di sektor digitalisasi, ada satu core yang harus dikuasai, yaitu terkait dengan semiconductor," imbuhnya.

Menariknya, pemerintah memilih jalan yang lebih taktis. Alih-alih langsung membangun pabrik manufaktur (foundry) yang menelan biaya puluhan miliar dolar AS, Indonesia memilih fokus pada penguatan kemampuan desain dan pengembangan teknologi.

Strategi ini diambil agar Indonesia memiliki kemandirian teknologi dan tidak terjatuh ke lubang yang sama di masa lalu. Airlangga mengingatkan sejarah industri semikonduktor nasional yang sempat tumbang saat pemain global hengkang.

"Begitu Fairchild pergi, ya industrinya juga ikut terangkat (hilang). Kita tidak ingin itu terulang," tegasnya.

Baca Juga: Rincian Fitur MacBook Neo, Laptop Termurah Apple Pakai Chip Milik iPhone 16 Pro

Untuk mendukung ekosistem ini, pemerintah akan melibatkan berbagai perguruan tinggi guna menyusun kurikulum yang relevan dengan kebutuhan industri teknologi global. Dengan talenta yang mumpuni, Indonesia bersiap menjadi pemain kunci dalam rantai pasok semikonduktor dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI