Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Pertamina Tegaskan Stok BBM Aman: Cadangan Nasional Bisa Tahan hingga 35 Hari

Dythia Novianty | Suara.com

Sabtu, 07 Maret 2026 | 11:58 WIB
Pertamina Tegaskan Stok BBM Aman: Cadangan Nasional Bisa Tahan hingga 35 Hari
Ilustrasi SPBU penjual BBM Pertamina. (pertaminaretail.com)
  • Pertamina mengonfirmasi cadangan BBM nasional aman, berada di kisaran 21–23 hari, menghadapi potensi lonjakan permintaan Ramadan–Idulfitri 2026.
  • Penguatan pasokan energi telah dilakukan perusahaan sebagai mitigasi risiko, menjaga level cadangan terus terisi ulang secara berkelanjutan.
  • Pemantauan stok BBM secara *real-time* memanfaatkan Pertamina Digital Hub untuk mengawasi seluruh rantai pasok dari hulu ke hilir.

Suara.com - Isu kekhawatiran kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang sempat memicu aksi panic buying di sejumlah daerah dan PT Pertamina (Persero) membuka faktanya.

Perusahaan energi milik negara itu memastikan cadangan BBM nasional berada dalam kondisi aman, bahkan di atas batas minimum yang ditetapkan pemerintah.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, mengatakan perusahaan telah melakukan penguatan pasokan energi menjelang periode permintaan tinggi selama Ramadan hingga Idulfitri 2026.

Menurutnya, cadangan energi nasional saat ini berada pada kisaran 21 hingga 23 hari, bahkan untuk beberapa jenis produk bisa mencapai 35 hari.

“Acuan cadangan pemerintah menjadi ambang batas pengamanan yang harus selalu dipertahankan. Selama distribusi dan suplai berjalan normal, stok terus bergerak karena pasokan terus ditambah,” ujar Baron dalam keterangan resmi, Sabtu (7/3/2026).

Ia menegaskan bahwa angka 21–23 hari bukan berarti stok akan habis setelah periode tersebut. Pertamina terus menjaga level cadangan dengan melakukan pengisian ulang pasokan secara berkelanjutan.

Warga antre untuk mendapatkan BBM di salah satu SPBU di Medan. [Suara.com]
Warga antre untuk mendapatkan BBM di salah satu SPBU di Medan. [Suara.com]

“Ini merupakan langkah mitigasi risiko sekaligus komitmen Pertamina dalam menjaga ketahanan energi nasional,” tambahnya.

Pengawasan Stok BBM Real-Time

Untuk memastikan ketersediaan energi tetap terjaga, Pertamina mengandalkan sistem pemantauan digital terintegrasi bernama Pertamina Digital Hub. Platform ini memungkinkan perusahaan memonitor pasokan energi secara menyeluruh dari sektor hulu hingga hilir.

Melalui sistem tersebut, Pertamina dapat memantau pergerakan kapal pengangkut minyak mentah dan produk BBM, jadwal kedatangan pasokan, hingga proses pengolahan di enam kilang milik perusahaan.

Di sisi hilir, teknologi ini juga memungkinkan pemantauan distribusi BBM secara detail, termasuk pergerakan mobil tangki serta stok bahan bakar di setiap SPBU.

“Melalui satu dashboard terpadu, Pertamina dapat mengidentifikasi pergerakan konsumsi BBM dan LPG di setiap wilayah sehingga langkah antisipatif dapat dilakukan lebih dini,” jelas Baron.

Menurutnya, sistem tersebut sangat penting untuk mengantisipasi lonjakan permintaan energi, terutama saat periode mudik Lebaran, kondisi cuaca ekstrem, maupun dinamika global yang dapat memengaruhi rantai pasok energi.

Dengan penguatan pasokan dan sistem pengawasan digital tersebut, Pertamina menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas distribusi energi nasional agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama Ramadan dan Idulfitri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bahlil Jelaskan soal Stok BBM Nasional Cuma 25 Hari: Mau Simpan di Mana?

Bahlil Jelaskan soal Stok BBM Nasional Cuma 25 Hari: Mau Simpan di Mana?

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 17:48 WIB

Bahlil Buka Suara Nasib Dua Kapal Pertamina yang Terjebak di Selat Hormuz

Bahlil Buka Suara Nasib Dua Kapal Pertamina yang Terjebak di Selat Hormuz

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 10:53 WIB

Pertamina Bicara Harga BBM Nonsubsidi Setelah Selat Hormuz Ditutup, Naik?

Pertamina Bicara Harga BBM Nonsubsidi Setelah Selat Hormuz Ditutup, Naik?

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 08:48 WIB

Indonesia Mulai Impor Minyak dari AS saat Perang Iran Memanas, Antisipasi BBM Naik

Indonesia Mulai Impor Minyak dari AS saat Perang Iran Memanas, Antisipasi BBM Naik

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 07:13 WIB

Elnusa Petrofin Perkuat Mitigasi Risiko, Pastikan BBM Aman Selama Ramadan

Elnusa Petrofin Perkuat Mitigasi Risiko, Pastikan BBM Aman Selama Ramadan

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 21:04 WIB

Timur Tengah Membara, Bahlil Garansi Harga BBM Subsidi Gak Bakal Naik

Timur Tengah Membara, Bahlil Garansi Harga BBM Subsidi Gak Bakal Naik

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 17:44 WIB

Terkini

BP Batam 'Ngebut' di 2026: Investasi Tembus Rp17,4 Triliun, Sektor Elektronik Jadi Jawara

BP Batam 'Ngebut' di 2026: Investasi Tembus Rp17,4 Triliun, Sektor Elektronik Jadi Jawara

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 22:01 WIB

7 Hari Menuju Ambang Batas: Trump di Ujung Tanduk, Kongres Beri 'Cek Kosong' Perang?

7 Hari Menuju Ambang Batas: Trump di Ujung Tanduk, Kongres Beri 'Cek Kosong' Perang?

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 21:33 WIB

Lewat Kartini BISA Fest, Telkom Perkuat Peran Perempuan di Era Digital

Lewat Kartini BISA Fest, Telkom Perkuat Peran Perempuan di Era Digital

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 20:42 WIB

Babak Akhir Utang 'Whoosh', RI Siap Sodorkan Skema Restrukturisasi ke China

Babak Akhir Utang 'Whoosh', RI Siap Sodorkan Skema Restrukturisasi ke China

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 20:10 WIB

Pemerintah Gunakan Cara Baru Pantau BBM Subsidi Agar Tak Bocor

Pemerintah Gunakan Cara Baru Pantau BBM Subsidi Agar Tak Bocor

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 20:06 WIB

Pengguna Aktif GoPay Tembus 26 Juta

Pengguna Aktif GoPay Tembus 26 Juta

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 20:00 WIB

Danantara Umbar Biang Kerok Kinerja Garuda Indonesia Masih Seret

Danantara Umbar Biang Kerok Kinerja Garuda Indonesia Masih Seret

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 19:50 WIB

Pegang 42 Persen Cadangan Dunia, Nikel Masih Jadi 'Raja' Investasi Hilirisasi RI

Pegang 42 Persen Cadangan Dunia, Nikel Masih Jadi 'Raja' Investasi Hilirisasi RI

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 19:05 WIB

Jumlah BUMN Dipangkas Jadi Hanya 300, Begini Klaster-klasternya

Jumlah BUMN Dipangkas Jadi Hanya 300, Begini Klaster-klasternya

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 19:02 WIB

Pemerintah Diminta Tak Wajibkan Penggunaan Dolar AS untuk Transaksi Batu Bara DMO

Pemerintah Diminta Tak Wajibkan Penggunaan Dolar AS untuk Transaksi Batu Bara DMO

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 18:57 WIB