Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Minyak Mentah Cetak Rekor, Harga Sawit Ikutan Meroket!

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 09 Maret 2026 | 13:01 WIB
Minyak Mentah Cetak Rekor, Harga Sawit Ikutan Meroket!
Ilustrasi - Pelabuhan di Dumai yang mendukung kegiatan ekspor CPO asal Riau. [Antara]
  • Gejolak Timur Tengah pada 9 Maret 2026 memicu kenaikan harga minyak mentah hingga 25 persen.
  • Iran menunjuk Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi, mengindikasikan garis keras mengendalikan situasi konflik.
  • Kenaikan energi berdampak pada komoditas pangan dan logam, sementara harga emas terkoreksi akibat penguatan dolar.

Suara.com - Gejolak di Timur Tengah semakin memanas pada Senin (9/3/2026), memicu lonjakan harga minyak mentah hingga 25%.

Kenaikan ini membawa harga energi ke level tertinggi sejak pertengahan 2022, sementara harga emas justru terkoreksi akibat penguatan dolar AS dan memudarnya harapan pemangkasan suku bunga.

Ketegangan mencapai titik baru setelah Iran resmi menunjuk Mojtaba Khamenei untuk menggantikan ayahnya, Ali Khamenei, sebagai Pemimpin Tertinggi.

Langkah ini dipandang pasar sebagai sinyal kuat bahwa kelompok garis keras tetap memegang kendali penuh di tengah konflik bersenjata dengan Amerika Serikat dan Israel yang telah berlangsung selama sepekan.

"Reaksi keras pasar muncul karena tidak ada jalur keluar (offramp) yang jelas dalam eskalasi konflik ini. Kedua belah pihak tampak tidak ada yang mau mengalah," ujar Tony Sycamore, analis pasar dari IG, seperti dikutip via Reuters.

Rekor Kenaikan Harga Minyak

Minyak jenis Brent mencatatkan potensi kenaikan harian terbesar sepanjang sejarah, baik secara persentase maupun nominal. Penutupan jalur logistik di Selat Hormuz dan keputusan sejumlah produsen besar untuk memangkas pasokan menjadi pemicu utama.

  • Brent Crude: Melambung hingga menyentuh $119,50 per barel.
  • WTI (AS): Menyentuh angka $119,48 per barel.

Analis dari ING mencatat bahwa produksi minyak mulai terhenti karena kendala penyimpanan di negara-negara produsen seperti Irak, Kuwait, dan Uni Emirat Arab (UEA).

Dampak Berantai pada Pangan dan Logam

Lonjakan harga energi ini merembet ke sektor agrikultur karena penggunaan minyak nabati yang luas dalam produksi biofuel:

Minyak Sawit (CPO): Harga sawit Malaysia melonjak 9%.

Minyak Kedelai: Mencapai level tertinggi sejak akhir 2022.

Gandum & Jagung: Harga gandum mencapai titik tertinggi sejak Juni 2024, sementara jagung menyentuh rekor tertinggi dalam 10 bulan terakhir.

Di sektor logam, Aluminium melonjak ke harga tertinggi dalam empat tahun terakhir (sekitar $3.544 per ton). Hal ini terjadi setelah produsen besar seperti Qatalum (Qatar) dan Aluminium Bahrain (Alba) menyatakan status force majeure atau keadaan darurat pada pengiriman mereka akibat ketegangan di kawasan Teluk.

Berbeda dengan komoditas lain, harga emas justru merosot lebih dari 2%. Penguatan dolar AS membuat emas yang dihargai dalam greenback menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rekaman Video Buktikan Rudal AS Serang Sekolah di Iran, Ratusan Siswi Tewas

Rekaman Video Buktikan Rudal AS Serang Sekolah di Iran, Ratusan Siswi Tewas

News | Senin, 09 Maret 2026 | 12:46 WIB

Kejagung Geledah Rumah dan Kantor Komisioner Ombudsman, Diduga Terkait Kasus CPO

Kejagung Geledah Rumah dan Kantor Komisioner Ombudsman, Diduga Terkait Kasus CPO

News | Senin, 09 Maret 2026 | 12:30 WIB

Jejak Mojtaba Khamenei: Sosok di Balik Layar yang Kini Jadi Pemimpin Tertinggi Iran

Jejak Mojtaba Khamenei: Sosok di Balik Layar yang Kini Jadi Pemimpin Tertinggi Iran

Lifestyle | Senin, 09 Maret 2026 | 12:16 WIB

Siapa Mojtaba Khamenei? Pemimpin Baru Iran Pengganti Ali Khamenei

Siapa Mojtaba Khamenei? Pemimpin Baru Iran Pengganti Ali Khamenei

News | Senin, 09 Maret 2026 | 11:52 WIB

Bencana Mahal! Meninjau Ulang Dampak Intervensi Militer AS di Dunia

Bencana Mahal! Meninjau Ulang Dampak Intervensi Militer AS di Dunia

News | Senin, 09 Maret 2026 | 11:47 WIB

Siapa Mojtaba Khamenei? Pemimpin Tertinggi Iran Pengganti Ali Khamenei

Siapa Mojtaba Khamenei? Pemimpin Tertinggi Iran Pengganti Ali Khamenei

Lifestyle | Senin, 09 Maret 2026 | 12:34 WIB

Terkini

BP Batam 'Ngebut' di 2026: Investasi Tembus Rp17,4 Triliun, Sektor Elektronik Jadi Jawara

BP Batam 'Ngebut' di 2026: Investasi Tembus Rp17,4 Triliun, Sektor Elektronik Jadi Jawara

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 22:01 WIB

7 Hari Menuju Ambang Batas: Trump di Ujung Tanduk, Kongres Beri 'Cek Kosong' Perang?

7 Hari Menuju Ambang Batas: Trump di Ujung Tanduk, Kongres Beri 'Cek Kosong' Perang?

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 21:33 WIB

Lewat Kartini BISA Fest, Telkom Perkuat Peran Perempuan di Era Digital

Lewat Kartini BISA Fest, Telkom Perkuat Peran Perempuan di Era Digital

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 20:42 WIB

Babak Akhir Utang 'Whoosh', RI Siap Sodorkan Skema Restrukturisasi ke China

Babak Akhir Utang 'Whoosh', RI Siap Sodorkan Skema Restrukturisasi ke China

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 20:10 WIB

Pemerintah Gunakan Cara Baru Pantau BBM Subsidi Agar Tak Bocor

Pemerintah Gunakan Cara Baru Pantau BBM Subsidi Agar Tak Bocor

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 20:06 WIB

Pengguna Aktif GoPay Tembus 26 Juta

Pengguna Aktif GoPay Tembus 26 Juta

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 20:00 WIB

Danantara Umbar Biang Kerok Kinerja Garuda Indonesia Masih Seret

Danantara Umbar Biang Kerok Kinerja Garuda Indonesia Masih Seret

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 19:50 WIB

Pegang 42 Persen Cadangan Dunia, Nikel Masih Jadi 'Raja' Investasi Hilirisasi RI

Pegang 42 Persen Cadangan Dunia, Nikel Masih Jadi 'Raja' Investasi Hilirisasi RI

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 19:05 WIB

Jumlah BUMN Dipangkas Jadi Hanya 300, Begini Klaster-klasternya

Jumlah BUMN Dipangkas Jadi Hanya 300, Begini Klaster-klasternya

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 19:02 WIB

Pemerintah Diminta Tak Wajibkan Penggunaan Dolar AS untuk Transaksi Batu Bara DMO

Pemerintah Diminta Tak Wajibkan Penggunaan Dolar AS untuk Transaksi Batu Bara DMO

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 18:57 WIB