Investasi Perak, Ketahui Keuntungan dan Kerugiannya sebelum Mulai

Yasinta Rahmawati Suara.Com
Selasa, 10 Maret 2026 | 10:37 WIB
Investasi Perak, Ketahui Keuntungan dan Kerugiannya sebelum Mulai
Ilustrasi perak.

Keuntungan lain dari investasi perak adalah potensi kenaikan harga yang cukup cepat. Dibandingkan beberapa logam mulia lainnya, pergerakan harga perak sering kali lebih fluktuatif.

Meskipun hal ini bisa menjadi risiko, kondisi tersebut juga membuka peluang keuntungan yang lebih besar bagi investor yang mampu memanfaatkan momentum pasar.

Perak juga tergolong lebih terjangkau dibandingkan logam mulia lainnya, terutama emas. Harga perak yang relatif ekonomis membuatnya lebih mudah diakses oleh berbagai kalangan, termasuk investor pemula.

Dengan modal yang tidak terlalu besar, seseorang sudah bisa mulai berinvestasi dalam bentuk perak batangan atau koin.

Keterjangkauan ini menjadi salah satu alasan mengapa perak sering dianggap sebagai pintu masuk bagi masyarakat yang baru belajar berinvestasi di logam mulia.

Kerugian Investasi Perak

Meskipun memiliki berbagai keunggulan, investasi perak juga tidak lepas dari sejumlah risiko. Salah satu tantangan utama adalah volatilitas harga yang cukup tinggi.

Karena sebagian besar permintaannya berasal dari sektor industri, harga perak sangat dipengaruhi oleh kondisi ekonomi global.

Ketika aktivitas industri menurun, permintaan terhadap perak juga bisa berkurang sehingga berdampak pada penurunan harga. Fluktuasi ini dapat terjadi dalam waktu yang relatif singkat.

Baca Juga: ICE Suntik OKX USD 25 Miliar, Siap Boyong Saham NYSE ke Blockchain

Oleh sebab itu, investasi perak umumnya lebih cocok untuk strategi jangka panjang, bukan untuk mencari keuntungan dalam waktu cepat.

Risiko lain yang perlu diperhatikan adalah spread atau selisih harga jual dan beli yang cukup besar. Dibandingkan emas, selisih harga pada perak cenderung lebih tinggi.

Hal ini berarti investor mungkin akan memperoleh keuntungan yang lebih kecil jika menjual perak dalam waktu singkat setelah membelinya.

Selain itu, investasi perak fisik juga memerlukan perawatan khusus. Perak mudah mengalami oksidasi yang membuat permukaannya menghitam atau kusam jika terpapar udara lembab. Kondisi tersebut dapat mempengaruhi nilai jualnya di pasaran.

Untuk menjaga kualitasnya, perak perlu disimpan dengan baik, misalnya di dalam brankas atau safe deposit box. Perawatan tambahan ini tentu bisa menambah biaya dan perhatian bagi investor.

Di Indonesia, likuiditas pasar perak juga masih relatif terbatas jika dibandingkan dengan emas. Pasar emas sudah sangat luas dan transparan karena hampir semua toko emas menerima transaksi jual beli.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI