Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG 7.129,490
LQ45 690,764
Srikehati 337,455
JII 482,445
USD/IDR 17.273

Investasi Perak, Ketahui Keuntungan dan Kerugiannya sebelum Mulai

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Selasa, 10 Maret 2026 | 10:37 WIB
Investasi Perak, Ketahui Keuntungan dan Kerugiannya sebelum Mulai
Ilustrasi perak.

Keuntungan lain dari investasi perak adalah potensi kenaikan harga yang cukup cepat. Dibandingkan beberapa logam mulia lainnya, pergerakan harga perak sering kali lebih fluktuatif.

Meskipun hal ini bisa menjadi risiko, kondisi tersebut juga membuka peluang keuntungan yang lebih besar bagi investor yang mampu memanfaatkan momentum pasar.

Perak juga tergolong lebih terjangkau dibandingkan logam mulia lainnya, terutama emas. Harga perak yang relatif ekonomis membuatnya lebih mudah diakses oleh berbagai kalangan, termasuk investor pemula.

Dengan modal yang tidak terlalu besar, seseorang sudah bisa mulai berinvestasi dalam bentuk perak batangan atau koin.

Keterjangkauan ini menjadi salah satu alasan mengapa perak sering dianggap sebagai pintu masuk bagi masyarakat yang baru belajar berinvestasi di logam mulia.

Kerugian Investasi Perak

Meskipun memiliki berbagai keunggulan, investasi perak juga tidak lepas dari sejumlah risiko. Salah satu tantangan utama adalah volatilitas harga yang cukup tinggi.

Karena sebagian besar permintaannya berasal dari sektor industri, harga perak sangat dipengaruhi oleh kondisi ekonomi global.

Ketika aktivitas industri menurun, permintaan terhadap perak juga bisa berkurang sehingga berdampak pada penurunan harga. Fluktuasi ini dapat terjadi dalam waktu yang relatif singkat.

Oleh sebab itu, investasi perak umumnya lebih cocok untuk strategi jangka panjang, bukan untuk mencari keuntungan dalam waktu cepat.

Risiko lain yang perlu diperhatikan adalah spread atau selisih harga jual dan beli yang cukup besar. Dibandingkan emas, selisih harga pada perak cenderung lebih tinggi.

Hal ini berarti investor mungkin akan memperoleh keuntungan yang lebih kecil jika menjual perak dalam waktu singkat setelah membelinya.

Selain itu, investasi perak fisik juga memerlukan perawatan khusus. Perak mudah mengalami oksidasi yang membuat permukaannya menghitam atau kusam jika terpapar udara lembab. Kondisi tersebut dapat mempengaruhi nilai jualnya di pasaran.

Untuk menjaga kualitasnya, perak perlu disimpan dengan baik, misalnya di dalam brankas atau safe deposit box. Perawatan tambahan ini tentu bisa menambah biaya dan perhatian bagi investor.

Di Indonesia, likuiditas pasar perak juga masih relatif terbatas jika dibandingkan dengan emas. Pasar emas sudah sangat luas dan transparan karena hampir semua toko emas menerima transaksi jual beli.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Emas Antam Lebih Mahal Hari Ini, Tembus Rp 3.047.000/Gram

Emas Antam Lebih Mahal Hari Ini, Tembus Rp 3.047.000/Gram

Bisnis | Selasa, 10 Maret 2026 | 09:53 WIB

Edukasi Finansial Dorong Masyarakat Lebih Cermat Menyusun Strategi Investasi Jangka Panjang

Edukasi Finansial Dorong Masyarakat Lebih Cermat Menyusun Strategi Investasi Jangka Panjang

Lifestyle | Selasa, 10 Maret 2026 | 09:45 WIB

Harga Emas Antam Menyusut Jadi Rp 3.004.000/Gram Hari Ini

Harga Emas Antam Menyusut Jadi Rp 3.004.000/Gram Hari Ini

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 10:15 WIB

Terkini

Emas Jadi Primadona Saat Dunia Bergejolak, Minat Investasi Melonjak

Emas Jadi Primadona Saat Dunia Bergejolak, Minat Investasi Melonjak

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 13:02 WIB

Perusahaan Ritel China Gencar Ekspansi Buka Toko Fisik di RI

Perusahaan Ritel China Gencar Ekspansi Buka Toko Fisik di RI

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 12:55 WIB

Perhatian Emak-emak! Beli Beras SPHP Dijatah Hanya 5 Buah

Perhatian Emak-emak! Beli Beras SPHP Dijatah Hanya 5 Buah

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 12:34 WIB

Heboh PPN Jalan Tol dan Tarik Pajak Orang Kaya, Purbaya: Itu Masih Rezim Lama

Heboh PPN Jalan Tol dan Tarik Pajak Orang Kaya, Purbaya: Itu Masih Rezim Lama

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 12:09 WIB

Ber-Qurban bersama BRImo: Cukup dalam Genggaman, Kebaikan jadi Nyata

Ber-Qurban bersama BRImo: Cukup dalam Genggaman, Kebaikan jadi Nyata

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 12:03 WIB

Concept Store Kopi Premium Dikenalkan ke Surabaya

Concept Store Kopi Premium Dikenalkan ke Surabaya

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 11:52 WIB

Gerai Smart Home dengan Konsep Experiential Retail Space Resmi Dikenalkan

Gerai Smart Home dengan Konsep Experiential Retail Space Resmi Dikenalkan

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 11:37 WIB

Survei BI: Penyaluran Kredit Bank Lesu di Kuartal I-2026

Survei BI: Penyaluran Kredit Bank Lesu di Kuartal I-2026

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 10:54 WIB

UMKM Jadi Ujung Tombak Ekonomi Hijau ASEAN, Kolaborasi Lintas Sektor Diperkuat

UMKM Jadi Ujung Tombak Ekonomi Hijau ASEAN, Kolaborasi Lintas Sektor Diperkuat

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 10:46 WIB

Dana Rp 3,01 T Kabur Dalam Sehari, Asing Ramai-Ramai Jual BBCA hingga BMRI

Dana Rp 3,01 T Kabur Dalam Sehari, Asing Ramai-Ramai Jual BBCA hingga BMRI

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 10:37 WIB