- 400 mal se-Indonesia gelar diskon hingga 70% pada 6-30 Maret 2026 dukung konsumsi Ramadan.
- Pemerintah targetkan transaksi belanja Lebaran Rp53 triliun didorong berbagai stimulus bansos.
- Diskon transportasi 30% dan IKK level 127 perkuat optimisme ekonomi menjelang Mudik 2026.
Suara.com - Sebanyak 400 pusat perbelanjaan di Indonesia resmi menggelar program promo besar-besaran menyambut Idulfitri 1447 Hijriah. Tak tanggung-tanggung, potongan harga hingga 70 persen siap memanjakan masyarakat mulai 6 hingga 30 Maret 2026.
Program bertajuk "Belanja di Indonesia Aja" (BINA) ini melibatkan sekitar 80.000 toko dan ratusan merek dari berbagai kategori, mulai dari fesyen, elektronik, hingga kebutuhan pokok. Langkah masif ini diharapkan menjadi mesin utama penggerak konsumsi domestik di tengah momentum Ramadan.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa periode Ramadan dan Lebaran adalah tulang punggung konsumsi rumah tangga nasional. Ia optimistis daya beli masyarakat tahun ini jauh lebih kuat.
"Kami melihat sejak Januari konsumsi masyarakat sudah cukup bergeliat. Hal ini tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang berada di level 127, menunjukkan optimisme tinggi terhadap kondisi ekonomi," ujar Airlangga dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (11/3/2026).
Guna memastikan roda ekonomi berputar kencang, pemerintah telah menyuntikkan berbagai stimulus pada triwulan pertama 2026. Salah satunya adalah penyaluran bantuan sosial berupa beras 10 kg dan minyak goreng kepada 35 juta keluarga dengan total anggaran mencapai Rp11,92 triliun.
Tak hanya itu, pemerintah juga memberikan subsidi tarif transportasi. "Ada diskon tarif transportasi rata-rata 30 persen, dan sekitar 17–18 persen untuk tiket pesawat kelas ekonomi. Kami juga mendorong kebijakan Work From Anywhere (WFA) agar masyarakat bisa fleksibel melakukan perjalanan," tambah Airlangga.
Dengan dukungan stimulus tersebut, pemerintah mematok target transaksi program BINA mencapai Rp53 triliun, atau melonjak 20 persen dibandingkan capaian tahun lalu.
Ketua Umum HIPPINDO, Budihardjo Iduansjah, mengungkapkan bahwa pesta diskon ini didukung oleh 800 brand ternama. "Sekitar 80.000 outlet di seluruh Indonesia menghadirkan promo hingga 70 persen. Ini mencakup sektor mamin (makanan-minuman), fesyen, hingga kebutuhan sehari-hari," jelasnya.
Senada dengan itu, Ketua Umum APPBI Alphonzus Widjaja mencatat adanya tren positif kunjungan mal yang naik 10-15 persen sejak awal tahun. Puncaknya diperkirakan terjadi pada arus mudik dan libur Lebaran, di mana mal menjadi destinasi rekreasi keluarga.
Baca Juga: Menko Zulhas: Konflik Iran-AS-Israel Tak Bakal Goyang Pasokan Pangan RI
Sektor digital pun tak ketinggalan. Head of Government Affairs Lazada Indonesia, Yovan Sudarma, menyatakan kolaborasi lintas ekosistem antara platform e-commerce dan ritel fisik menjadi strategi kunci untuk menyukseskan agenda penguatan ekonomi nasional tahun ini.