Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG 7.129,490
LQ45 690,764
Srikehati 337,455
JII 482,445
USD/IDR 17.273

Pasar Global Berdarah, Bursa Saham Israel Justru Menguat Sendirian

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 12 Maret 2026 | 15:54 WIB
Pasar Global Berdarah, Bursa Saham Israel Justru Menguat Sendirian
penampakan Kota Tel Aviv Israel usai dihantam rudal Iran. (bidik layar video)
  • Bursa global kompak rontok, hanya saham Israel yang mampu tumbuh positif 1,8%.
  • IHSG alami rapor merah paling parah dengan penurunan tajam hingga 10,8%.
  • Ketidakpastian geopolitik seret bursa AS, Eropa, dan Asia ke zona merah.

Suara.com - Peta kekuatan pasar modal global menunjukkan anomali yang mengejutkan dalam kurun waktu dua pekan terakhir selama kondisi perang timur tengah antara Amerika Serikat-Israel Vs Iran.

Di tengah situasi itu bursa saham mayoritas negara-negara besar dunia justru terjerembap ke zona merah, kontras dengan pergerakan bursa Israel yang melaju sendirian di jalur hijau.

Berdasarkan data performa pasar sejak 26 Februari 2026, indeks saham global mengalami aksi jual masif. Fenomena "anomali" ini memicu tanda tanya besar di kalangan investor mengenai daya tahan pasar tertentu di tengah situasi sulit.

Kondisi paling memprihatinkan terlihat pada pasar modal dalam negeri. Bursa saham Indonesia tercatat mengalami kontraksi paling tajam dibandingkan negara-negara lainnya, dengan penurunan hingga -10,8%. Angka ini jauh melampaui pelemahan yang dialami oleh Korea Selatan (-8,5%) dan Thailand (-7,2%).

Keterpurukan ini menunjukkan sentimen negatif yang sangat kuat di pasar domestik, yang kemungkinan dipicu oleh aliran modal keluar (capital outflow) seiring dengan ketidakpastian ekonomi global yang kian memuncak.

Tidak hanya pasar berkembang, bursa saham negara maju pun tak luput dari hantaman badai ekonomi:

  • Amerika Serikat mencatatkan pelemahan sebesar -2,5%.
  • Inggris (UK) terkoreksi cukup dalam di angka -5,0%.
  • Prancis menyusul dengan penurunan signifikan sebesar -6,4%.
  • Bahkan China, yang biasanya stabil, harus rela terkoreksi tipis -0,2%.

Di tengah "banjir darah" di pasar modal dunia, bursa saham Israel secara mengejutkan justru tumbuh positif sebesar +1,8%. Tren "naik sendirian" ini dianggap di luar nalar oleh sebagian pelaku pasar, mengingat kondisi geopolitik yang tengah berlangsung.

Pergerakan ini bisa disebabkan oleh sentimen internal spesifik atau relokasi aset investor ke sektor-sektor yang dianggap diuntungkan dalam situasi konflik, namun bagi mayoritas investor global, tren ini tetap menjadi anomali besar di awal Maret 2026.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Angkasa Pura Sumbar Mulai Stop Penerbangan Umrah Sementara

Angkasa Pura Sumbar Mulai Stop Penerbangan Umrah Sementara

Bisnis | Kamis, 12 Maret 2026 | 15:40 WIB

Intelijen Basi, 2 Serangan Fatal AS dan Israel di Iran Gagal Total Akibat Data Usang

Intelijen Basi, 2 Serangan Fatal AS dan Israel di Iran Gagal Total Akibat Data Usang

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 15:40 WIB

Indonesia dan Inggris Raya Jalin Kemitraan untuk Dorong Startup Go Global

Indonesia dan Inggris Raya Jalin Kemitraan untuk Dorong Startup Go Global

Bisnis | Kamis, 12 Maret 2026 | 15:28 WIB

Terkini

Harga Emas Antam, Galeri 24 dan UBS Stabil, Kesulitan Tembus Level Rp 3 Juta

Harga Emas Antam, Galeri 24 dan UBS Stabil, Kesulitan Tembus Level Rp 3 Juta

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 07:56 WIB

Isu Uang Kas Negara 'Cuma' Sisa Rp120 T saat Beban Bunga Utang Mengancam

Isu Uang Kas Negara 'Cuma' Sisa Rp120 T saat Beban Bunga Utang Mengancam

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 07:46 WIB

Wall Street Terguncang Setelah Konflik Timur Tengah Terus Memanas

Wall Street Terguncang Setelah Konflik Timur Tengah Terus Memanas

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 07:32 WIB

Larangan Total Vape Dinilai Berisiko Ganggu Iklim Investasi

Larangan Total Vape Dinilai Berisiko Ganggu Iklim Investasi

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 07:20 WIB

Target Harga Saham BCA Berubah Jadi Segini

Target Harga Saham BCA Berubah Jadi Segini

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 07:14 WIB

Bukan Energi Listrik Saja, Ini Cara Pertamina Dorong Pemanfaatan Panas Bumi untuk Ekonomi Rakyat

Bukan Energi Listrik Saja, Ini Cara Pertamina Dorong Pemanfaatan Panas Bumi untuk Ekonomi Rakyat

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 23:50 WIB

Jakarta Pertamina Enduro Juara Proliga 2026, Bukti Konsistensi Disiplin dan Semangat Juang

Jakarta Pertamina Enduro Juara Proliga 2026, Bukti Konsistensi Disiplin dan Semangat Juang

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 19:39 WIB

BRI Beri Reward Spesial untuk Agen BRILink, Bisa Dapat Emas Batangan 2 Gram

BRI Beri Reward Spesial untuk Agen BRILink, Bisa Dapat Emas Batangan 2 Gram

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 18:37 WIB

Purbaya Ungkap Rahasia Indonesia Masih Kuat di Tengah Krisis Minyak

Purbaya Ungkap Rahasia Indonesia Masih Kuat di Tengah Krisis Minyak

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 17:05 WIB

Jurus Bos BI Jaga Stabilitas Ekonomi RI

Jurus Bos BI Jaga Stabilitas Ekonomi RI

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 16:42 WIB