Intelijen Basi, 2 Serangan Fatal AS dan Israel di Iran Gagal Total Akibat Data Usang

Arif Budi

Kamis, 12 Maret 2026 | 15:40 WIB
Intelijen Basi, 2 Serangan Fatal AS dan Israel di Iran Gagal Total Akibat Data Usang
Serangan AS dan Israel gagal total. (Tasnimnews)
baca 10 detik
  • Serangan AS dan sekutu ke Iran sejak 28 Februari menyebabkan sekitar 1.300 korban jiwa, sebagian besar sipil, akibat kesalahan penargetan fatal.
  • Serangan 28 Februari AS menghantam sekolah putri di Minab, menewaskan siswi dan guru, disebabkan data intelijen yang kedaluwarsa.
  • Israel menyerang gedung Majelis Ahli pada 2 Maret, namun serangan itu hanya mengenai bangunan kosong yang sudah lama tidak difungsikan.

Suara.com - Serangkaian serangan militer yang dilancarkan Amerika Serikat (AS) dan sekutunya, Israel ke wilayah Iran kini berada di bawah sorotan tajam.

Dua insiden besar menunjukkan kegagalan intelijen yang fatal, di mana target yang dihancurkan ternyata bukan sasaran strategis yang valid, melainkan fasilitas sipil dan gedung kosong.

Dugaan kuat mengarah pada penggunaan data penargetan yang sudah kedaluwarsa.
Agresi militer yang berlangsung sejak 28 Februari tersebut telah menelan korban jiwa hingga 1.300 orang di Iran. 

Sebagian besar dari korban adalah warga sipil, termasuk anak-anak sekolah, yang menjadi korban langsung dari kesalahan tragis ini.

Sebuah sekolah dasar putri di Minab, Iran yang kena rudal saat serangan militer AS dan Israel, menewaskan 165 orang dan 96 orang terluka.
Sebuah sekolah dasar putri di Minab, Iran yang kena rudal saat serangan militer AS dan Israel, menewaskan 165 orang dan 96 orang terluka.

Insiden pertama yang paling memilukan terjadi pada 28 Februari. Sebuah serangan rudal Amerika Serikat menghantam sekolah dasar putri Shajareh Tayyebeh di kota Minab, menyebabkan bangunan itu luluh lantak.

Akibatnya sedikitnya 168 siswi dan 14 guru dilaporkan tewas di lokasi.

Belakangan, investigasi internal militer AS yang dilaporkan oleh kantor berita Reuters pada Rabu (11/3/2026) menyimpulkan bahwa serangan tersebut memang sebuah kesalahan.

Akar masalahnya diduga kuat berasal dari data penargetan yang sudah tidak relevan.

Para ahli yang memverifikasi rekaman video mengonfirmasi bahwa senjata yang digunakan adalah rudal Tomahawk Land Attack Missile (TLAM) milik Angkatan Laut AS.

baca juga

Faktanya lokasi sekolah tersebut memang berdekatan dengan pangkalan angkatan laut Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).

Menurut laporan TIME, gedung sekolah itu dulunya merupakan bagian dari fasilitas militer. Namun, properti itu telah diubah fungsinya menjadi lembaga pendidikan bagi anak-anak prajurit dan warga sipil bertahun-tahun lalu, sebuah fakta krusial yang tampaknya luput dari data intelijen AS.

Kesalahan serupa terulang hanya beberapa hari kemudian. Pada 2 Maret, militer Israel dengan percaya diri mengklaim telah berhasil menyerang gedung Majelis Ahli (Assembly of Experts) Iran.

Lembaga ini memiliki peran vital, yakni bertugas memilih Pemimpin Tertinggi Iran yang baru pasca-terbunuhnya Ayatollah Ali Khamenei.

Namun, klaim tersebut segera terbantahkan. Laporan media Israel, Channel 12 mengungkap bahwa serangan itu hanya mengenai gedung yang kosong melompong.

Media Iran, Mehr juga mengonfirmasi bahwa gedung Majelis Ahli di Kota Qom yang menjadi sasaran itu adalah bangunan tua yang sudah lama tidak lagi digunakan untuk pertemuan resmi.

Kedua insiden ini secara gamblang menunjukkan konsekuensi mematikan dari penggunaan data intelijen yang usang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran Rusak Sistem Keamanan Udara Israel, Rezim Zionis Kocar-kacir Sulit Halau Rudal 'Kiamat'

Iran Rusak Sistem Keamanan Udara Israel, Rezim Zionis Kocar-kacir Sulit Halau Rudal 'Kiamat'

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 15:23 WIB

Pasukan Kurdi Bersiap di Perbatasan, Iran Balas dengan Rudal Balistik

Pasukan Kurdi Bersiap di Perbatasan, Iran Balas dengan Rudal Balistik

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 15:06 WIB

Perang AS-Iran Memanas, Batalion Perempuan Kurdi Siap Angkat Senjata

Perang AS-Iran Memanas, Batalion Perempuan Kurdi Siap Angkat Senjata

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 15:05 WIB

Pakar Militer Ungkap Fakta Kerusakan Israel hingga Warga AS Diminta Kabur

Pakar Militer Ungkap Fakta Kerusakan Israel hingga Warga AS Diminta Kabur

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 15:00 WIB

Trump Umumkan Perang Iran Hampir Selesai Usai Bicara dengan Vladimir Putin

Trump Umumkan Perang Iran Hampir Selesai Usai Bicara dengan Vladimir Putin

Video | Kamis, 12 Maret 2026 | 15:00 WIB

Terkini

Redmi Note 17 Series Siap Hadir di Indonesia, Apa yang Membuatnya Istimewa?

Redmi Note 17 Series Siap Hadir di Indonesia, Apa yang Membuatnya Istimewa?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:25 WIB

Modus Pejabat Desa Jual Kawasan Hutan Rp2 M di Bengkalis, Terungkap dari Karhutla

Modus Pejabat Desa Jual Kawasan Hutan Rp2 M di Bengkalis, Terungkap dari Karhutla

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 10:25 WIB

Anak Krakatau Sudah Siaga Sejak Juli, Lalu Mitigasi Pemerintah ke Mana?

Anak Krakatau Sudah Siaga Sejak Juli, Lalu Mitigasi Pemerintah ke Mana?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:23 WIB

Bahas Chemistry Instan, Le Sserafim Comeback dengan Lagu 'Made My Night'

Bahas Chemistry Instan, Le Sserafim Comeback dengan Lagu 'Made My Night'

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:15 WIB

7 Cara Menghilangkan Noda Bekas Setrika yang Nempel di Baju dengan Mudah

7 Cara Menghilangkan Noda Bekas Setrika yang Nempel di Baju dengan Mudah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 10:15 WIB

Harga Diri Dipertaruhkan! Wali Kota Bakar Semangat PSM Jelang Lawan Arema FC

Harga Diri Dipertaruhkan! Wali Kota Bakar Semangat PSM Jelang Lawan Arema FC

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 10:13 WIB

Kualitas Udara Jakarta Tak Sehat Minggu Pagi, Masuk Tiga Besar Terburuk di Dunia

Kualitas Udara Jakarta Tak Sehat Minggu Pagi, Masuk Tiga Besar Terburuk di Dunia

News | Minggu, 13 September 2026 | 10:10 WIB

10 Manfaat Rutin Membersihkan Pori-pori Wajah, Mencegah Penuaan Dini

10 Manfaat Rutin Membersihkan Pori-pori Wajah, Mencegah Penuaan Dini

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 10:10 WIB

Jepang Cetak Sejarah Dunia Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Cetak Sejarah Dunia Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 13 September 2026 | 10:05 WIB

Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif

Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif

Kaltim | Minggu, 13 September 2026 | 10:05 WIB

×