Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.090

Transformasi Bisnis Pupuk Indonesia: Turunkan HET 20% Hingga Revitalisasi 7 Pabrik

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Senin, 16 Maret 2026 | 07:57 WIB
Transformasi Bisnis Pupuk Indonesia: Turunkan HET 20% Hingga Revitalisasi 7 Pabrik
Direktur Utama PT Pupuk Indonesia Rahmad Pribad. Foto Antara.
  • Pupuk Indonesia borong penghargaan Anugerah BUMN 2026 berkat efisiensi dan GCG kuat.
  • Dirut Rahmad Pribadi jadi CEO Visionary Leadership, fokus revitalisasi 7 pabrik pupuk.
  • Transformasi Pupuk Indonesia dukung swasembada pangan dan sukses turunkan HET pupuk 20%.

Suara.com - PT Pupuk Indonesia (Persero) terus memperkuat posisinya sebagai tulang punggung ketahanan pangan nasional melalui penguatan efisiensi dan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG). Komitmen ini pun membuahkan apresiasi luas dalam ajang bergengsi Anugerah BUMN 2026.

Upaya strategis perseroan dinilai tidak hanya meningkatkan daya saing industri pupuk di kancah global, tetapi juga menjadi fondasi kuat bagi program swasembada pangan jangka panjang pemerintah.

Atas kepemimpinan transformatif tersebut, Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, dinobatkan sebagai The Best CEO Visionary Leadership pada kategori BUMN dan Anak Perusahaan BUMN Tbk. Tak hanya kepemimpinan, secara korporasi Pupuk Indonesia juga menyabet tiga penghargaan utama yakni Terbaik 1 Strategi Pertumbuhan Terbaik, Terbaik 1 Kolaborasi Strategi Terbaik, dan Terbaik 2 Transformasi Organisasi Perusahaan Terbaik.

"Bagi Pupuk Indonesia, transformasi bisnis merupakan keniscayaan melalui perbaikan revitalisasi pabrik yang diikuti penguatan tata kelola sebagai fondasi utama untuk menjaga kinerja perusahaan," ujar Rahmad Pribadi dalam keterangannya.

Rahmad menekankan bahwa penguatan ini bertujuan utama untuk memastikan keberlanjutan swasembada pangan Indonesia. Di bawah kepemimpinannya, Pupuk Indonesia tengah memacu revitalisasi 7 pabrik dalam lima tahun ke depan serta memperkuat jaringan distribusi di seluruh pelosok negeri.

Salah satu dampak nyata dari efisiensi ini adalah keberhasilan pemerintah menurunkan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi sebesar 20% pada Oktober 2025 lalu. Langkah ini sejalan dengan mandat Perpres Nomor 113 Tahun 2026 tentang penyempurnaan tata kelola pupuk subsidi.

Selain fokus domestik, Pupuk Indonesia juga kian agresif di pasar internasional. Kolaborasi strategis dengan raksasa seperti PETRONAS Chemicals Group dan Somiphos asal Aljazair menjadi bukti nyata penguatan rantai pasok bahan baku urea, amonia, dan fosfat.

Ke depan, Pupuk Indonesia telah menyiapkan peta jalan ekspansi melalui pengembangan metanol, clean ammonia, hingga bisnis industrial support.

"Penghargaan ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus meningkatkan efisiensi dan memastikan Pupuk Indonesia Grup berkontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi nasional," pungkas Rahmad.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peringati 1 Tahun Danantara, Pupuk Indonesia Group Salurkan Paket Perlengkapan Sekolah

Peringati 1 Tahun Danantara, Pupuk Indonesia Group Salurkan Paket Perlengkapan Sekolah

Bisnis | Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:57 WIB

Dukung Swasembada, Pupuk Indonesia Jaga Ketersediaan Pupuk Nonsubsidi di Wilayah Indonesia Timur

Dukung Swasembada, Pupuk Indonesia Jaga Ketersediaan Pupuk Nonsubsidi di Wilayah Indonesia Timur

Bisnis | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:51 WIB

Gegara Perang, Zulhas Klaim RI Kebanjiran Order Pupuk Urea dari Negara Lain

Gegara Perang, Zulhas Klaim RI Kebanjiran Order Pupuk Urea dari Negara Lain

Bisnis | Kamis, 12 Maret 2026 | 19:34 WIB

Terkini

Bergerak di Tengah Tantangan Global, Armada Kapal Pertamina Topang Distribusi Energi

Bergerak di Tengah Tantangan Global, Armada Kapal Pertamina Topang Distribusi Energi

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 21:33 WIB

Mulai dari Tuban, Pertamina Gulirkan Pasar Murah Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Pokok

Mulai dari Tuban, Pertamina Gulirkan Pasar Murah Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Pokok

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 21:30 WIB

ASDP Tunda Alihkan Rute Kapal Ferry Bajoe-Kolaka, Ini Penyebabnya

ASDP Tunda Alihkan Rute Kapal Ferry Bajoe-Kolaka, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 18:59 WIB

Pertamina Raih Efisiensi Setelah Ubah Sistem Distribusi FAME Lewat Pipa

Pertamina Raih Efisiensi Setelah Ubah Sistem Distribusi FAME Lewat Pipa

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 18:54 WIB

Perhatian! 18 Emiten Diusir BEI dari Pasar Modal RI, Ini Daftarnya

Perhatian! 18 Emiten Diusir BEI dari Pasar Modal RI, Ini Daftarnya

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 18:46 WIB

OJK Masih Telusuri Pelanggaran Kasus Debt Collector Mandiri Tunas Finance

OJK Masih Telusuri Pelanggaran Kasus Debt Collector Mandiri Tunas Finance

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 16:40 WIB

Siap-siap! Pergi ke Stadion JIS Bisa Naik KRL Mulai Juni

Siap-siap! Pergi ke Stadion JIS Bisa Naik KRL Mulai Juni

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 16:27 WIB

Awas, Kendaraan 'STNK Only' Bisa Jadi Awal Petaka! Ini Penjelasan OJK

Awas, Kendaraan 'STNK Only' Bisa Jadi Awal Petaka! Ini Penjelasan OJK

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 15:53 WIB

IHSG Tertekan Rekor Teburuk Kurs Rupiah, BBRI Jadi Salah Satu Rekomendasi Analis

IHSG Tertekan Rekor Teburuk Kurs Rupiah, BBRI Jadi Salah Satu Rekomendasi Analis

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 15:41 WIB

Anggaran EO BGN Tembus Rp113 Miliar: Publik Minta Transparansi, BGN Klarifikasi

Anggaran EO BGN Tembus Rp113 Miliar: Publik Minta Transparansi, BGN Klarifikasi

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 15:12 WIB