Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Penumpang KRL Jabodetabek Anjlok 29 Persen Akibat Kebijakan WFA

Mohammad Fadil Djailani | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Senin, 16 Maret 2026 | 14:11 WIB
Penumpang KRL Jabodetabek Anjlok 29 Persen Akibat Kebijakan WFA
Aktivitas penumpang menunggu kedatangan Commuterline di Stasiun Manggarai, Jakarta, Selasa (30/7/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Penumpang KRL turun 29% menjadi 323.455 orang pada Senin (16/3/2026).
  • Stasiun Bogor tertinggi (22 ribu orang); Manggarai tetap jadi pusat transit utama.
  • Layanan KRL Merak hanya sampai Stasiun Cilegon pada 13–20 Maret 2026.

Suara.com - Kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang direstui pemerintah bagi ASN dan sektor swasta menjelang mudik Lebaran 2026 mulai menunjukkan taji. Tak hanya melonggarkan kepadatan jalan raya, kebijakan ini sukses menguras volume penumpang Commuter Line hingga hampir sepertiganya.

Berdasarkan data KAI Commuter, pada hari pertama penerapan WFA, Senin (16/3/2026), jumlah penumpang merosot tajam sebesar 29 persen. Hingga pukul 10.00 WIB, tercatat hanya ada 323.455 pengguna yang melintas di rel Jabodetabek.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, mengungkapkan meski terjadi penurunan signifikan secara persentase, denyut aktivitas di stasiun-stasiun penyangga ibu kota masih terasa.

"Pengguna Commuter Line masih terpantau cukup ramai di stasiun-stasiun pemberangkatan untuk menuju tempat aktivitasnya sehari-hari," ujar Karina dalam keterangan resminya, Senin (16/3/2026).

Berdasarkan data yang dihimpun hingga pagi hari, Stasiun Bogor masih menjadi titik keberangkatan terpadat dengan lebih dari 22 ribu penumpang. Disusul oleh Stasiun Citayam (18.385 orang), Stasiun Bekasi (18.143 orang), Stasiun Sudimara (10.282 orang), dan Stasiun Tangerang (10.175 orang).

Jika ditarik lebih jauh, sepanjang 25 hari Ramadan (19 Februari - 15 Maret), total mobilitas masyarakat di Jabodetabek menggunakan KRL mencapai angka fantastis, yakni 24,22 juta orang. Sementara itu, Commuter Line Bandara Soetta dan Merak masing-masing melayani 162.393 dan 252.501 penumpang.

Meski volume harian menurun akibat WFA, stasiun transit tetap menjadi titik temu yang padat seperti stasiun Manggara dengan rata-rata 150 ribu orang transit per hari, stasiun Tanah Abang dengan 136 ribu orang per hari dan stasiun Duri dengan 80 ribu orang per hari.

Untuk integrasi antarmoda, Stasiun Sudirman dan Cawang yang terhubung dengan LRT Jabodebek mencatat angka penurunan penumpang masing-masing sebesar 934.216 dan 616.291 orang selama periode Ramadan.

Menghadapi sisa masa angkutan Lebaran, KAI Commuter tetap tancap gas dengan mengoperasikan 1.065 perjalanan Jabodetabek dan 70 perjalanan KA Bandara.

Namun, ada catatan khusus bagi pemudik arah Merak. Pada periode 13–20 Maret 2026, layanan Commuter Line Merak hanya sampai Stasiun Cilegon.

"Bagi pengguna yang akan menuju Stasiun Krenceng dan Stasiun Merak, akan disediakan angkutan lanjutan dari Stasiun Cilegon," pungkas Karina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lebaran Makin Dekat, Daging Sapi 'Ngadat' di Harga Normal: DPR Desak Pasar Murah Secara Masif

Lebaran Makin Dekat, Daging Sapi 'Ngadat' di Harga Normal: DPR Desak Pasar Murah Secara Masif

News | Senin, 16 Maret 2026 | 09:05 WIB

Mudik Laut Samarinda-Parepare Mulai Padat Jelang Lebaran

Mudik Laut Samarinda-Parepare Mulai Padat Jelang Lebaran

Foto | Senin, 16 Maret 2026 | 07:00 WIB

Mudik Lebih Santai? Menhub Ajak Pemudik Manfaatkan WFA untuk Hindari Macet

Mudik Lebih Santai? Menhub Ajak Pemudik Manfaatkan WFA untuk Hindari Macet

News | Minggu, 15 Maret 2026 | 12:02 WIB

Terkini

Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun

Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 23:27 WIB

Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS

Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 22:48 WIB

Laba Citi Indonesia Naik 10 Persen di 2025

Laba Citi Indonesia Naik 10 Persen di 2025

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 20:29 WIB

Emiten Sawit SSMS Tebar Dividen Rp 800 Miliar

Emiten Sawit SSMS Tebar Dividen Rp 800 Miliar

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:53 WIB

DJP Perpanjang Lapor SPT PPh Badan hingga Akhir Mei 2026

DJP Perpanjang Lapor SPT PPh Badan hingga Akhir Mei 2026

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:46 WIB

Tekan Emisi 286 Ribu Ton CO2, PLN NP Genjot Cofiring Biomassa

Tekan Emisi 286 Ribu Ton CO2, PLN NP Genjot Cofiring Biomassa

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:41 WIB

Panas! Menteri Ara Siap Lawan Hercules Demi Bangun Rusun di Tanah Abang

Panas! Menteri Ara Siap Lawan Hercules Demi Bangun Rusun di Tanah Abang

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:31 WIB

UMKM Digenjot Naik Kelas lewat Pemanfaatan Teknologi AI

UMKM Digenjot Naik Kelas lewat Pemanfaatan Teknologi AI

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:27 WIB

Bos Bio Farma Temui Kepala BPOM, Bahas Strategi Kuasai Pasar Global

Bos Bio Farma Temui Kepala BPOM, Bahas Strategi Kuasai Pasar Global

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:21 WIB

Pemerintah Yakin B50 Bikin Hemat Negara Rp 139,8 Triliun

Pemerintah Yakin B50 Bikin Hemat Negara Rp 139,8 Triliun

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:12 WIB